Psikolog

Anak lebih suka berkegiatan di kamar

By: Nurul Aulia Wihasti

Detail: Dok, anak saya perempuan berusia 2 tahun 5 bulan (15 Februari ini) sehari-hari (Senin-Jumat lebih suka berkegiatan di kamar dan di kasur, kalau Sabtu/Minggu saya bawa keluar rumah. Sekalipun ada sudut bermain, dia pasti minta mainannya dipindah ke kamar. Yang dilakukan lebih sering minta dibacakan buku, bermain masak-masakan, coret2 di kertas, loncat-loncat di kasur, bahkan makan pun maunya di kamar. Apakah hal ini wajar? dan Apakah nantinya akan mengganggu perkembangannya?

Astrid WEN, M.Psi
Expert

Halo Mam Nurul Aulia Wihasti, terima kasih atas pertanyaannya. Saya memahami apa yang Mam rasakan saat ini. Pertanyaan Mam termasuk dalam kesehatan Anak. Mam bisa menanyakan pertanyaan tersebut kepada Psikolog dari Parenting Club, yaitu Astrid WEN M.Psi.
Sangat baik jika anak usia balita mendapatkan kesempatan eksplorasi kegiatan fisik. Si Kecil telah mendapatkan macam-macam eksplorasi permainan seperti bermain masak-masakan, mencoret-coret, meloncat-loncat, dan lain-lain dimana memegang peranan penting dalam perkembangan motorik kasar, motorik halus, dan perkembangan akalnya. Dan insting Mam juga baik sekali, bahwa kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh si Kecil ada baiknya tidak selalu dilakukan di dalam kamar. Si Kecil perlu dibiasakan untuk berkegiatan di luar kamar. Mengapa hal ini penting? Karena masih terkait dengan kebutuhan eksplorasinya dan juga perkembangan sosialnya. Jika kebiasan melakukan hampir semua kegiatan di dalam kamar, akan lebih susah nantinya untuk menarik si Kecil keluar untuk bereksplorasi dan bersosialisasi dengan dunia luar. Akan mungkin si Kecil menjadi pribadi yang kurang adaptif dan kurang mandiri. Cobalah terapkan aturan kegiatan yang jelas; dengan ia belajar bahwa ada aturan yang jelas, misal makan tidak di kamar tetapi di ruang makan; bermain masak-masakan di ruang tengah, atau ada waktunya bermain di luar rumah atau melakukan kegiatan outdoors, anak justru akan lebih mudah menyesuaikan diri dan nantinya memiliki ritme yang lebih baik dan lebih percaya diri. si Kecil juga belajar untuk tidak mengurung diri dalam kamar dan ia tahu bahwa ada kita disampingnya yang mengamati dia saat mengeksplorasi lingkungannya lebih jauh. Tidak apa-apa jika si Kecil menangis pada awalnya, yang penting kita bantu dampingi dan tenang saat bersamanya.
Terima kasih telah menggunakan fitur Smart Consultation Parenting Club. Semoga jawaban yang saya berikan dapat membantu. Jika ada keluhan atau kendala lainnya, silahkan menggunakan Smart Consultation Parenting Club lagi ya Mam.

Astrid WEN, M.Psi

Astrid WEN,M.Psi, Psikolog & Praktisi Theraplay adalah Psikolog lulusan Universitas Indonesia dengan pengalaman praktek 10 tahun dan mengambil spesialisasi Theraplay dari The Theraplay Institute, Chicago. Saat ini aktif sebagai praktisi Theraplay pertama di I

ask Astrid WEN, M.Psi lihat detail
Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top