Psikolog

Berat Badan Sulit Naik

By: annifa chairani

Detail: Dear Parenting Club, Anak saya usia 25 bulan, laki2.. Tb 86 Bb 9.8kg.. sudah 4 bulan ini bb nya sulit naik. Saya sudah tes untuk ADB hasilnya normal dan tes ISK, hasilnya negatif. Anak saya ini termasuk pemilih makanan, daging2 an selalu dia lepeh, padahal teksturnya kecil2. Buah2 an dia tidak suka, hanya mau jeruk. Itupun harus di juice. Dia juga tidak terlalu suka masakan manis. Selama ini dia makan hanya sedikit2. Dia pun alergi susu sapi, dan mengkonsumsi susu soya. Jadi bagaimana ya untuk pengaturan menunya, jujur saja saya bingung dan takut kalau bb nya tidak naik2.. sementara Tb nya terus naik..dia jadi kelihatan kurus.. Sebelumnya terima kasih sekali untuk jawabannya.

Astrid WEN, M.Psi
Expert

Halo Mam Annifa, terima kasih sudah bertanya..

Berdasarkan growth chart WHO, saat ini TB anak Mam kategori sehat. Namun berat badannya jauh di bawah kurva (underweight). BB seharusnya ada di 11,5-15kg untuk usia 25 bulan. 
Saran saya, Mam dapat melakukan beberapa hal berikut ini dari sisi makanan dan nutrisi

  • Membatasi susu 500 ml/hari karena sudah menginjak di atas usia 2 tahun. Pemberian susu yang terlalu sering biasanya menjadi penyebab anak "tidak lapar" sehingga tidak mau makan makanan padat.
  • Menjadwalkan jam makan, minum susu & snacking time. Tawari makanan setiap 2-3 jam. Jangan terus-terusan menawari/memaksakan makan. Setiap jam makan batasi 20-30menit saja. Lewat dari itu, simpan makanan untuk jam makan berikutnya. Ini untuk mengatur signal lapar, haus dan kenyang agar anak tergerak untuk makan saat merasa lapar.
  • Membuat menu yang biasanya anak suka, meski terkesan tidak sehat. Tujuan utama Mam sekarang adalah membiasakan anak Mam untuk terbiasa makan dan melebarkan pilihan makanannya dulu.
Contoh menu yang bisa Mam coba buat: chicken nugget/ sosis/ bakso/ siomay (kalau bisa homemade) untuk membiasakan makan sumber protein yang bertekstur padat, tapi tidak terlalu keras/kenyal. 
Mam juga bisa membuat bentuk-bentuk makanan yang unik sehingga menarik. Contohnya sushi, arancini (bola nasi digoreng), muffin yang berisi sayur dan buah, jus buah yang dibuat menjadi es lilin/ es pop sehingga bentuknya lebih menarik perhatian anak. 

Potongan buah juga dapat dipotong menggunakan cookie cutter sehingga bentuknya bisa berganti-ganti. 

Selain nasi juga bisa dicoba membuat sandwich dengan roti. Roti bisa diisi selai kacang, margarin atau telur. Atau rotinya dicelup ke telur kocok lalu di pan fried di atas teflon dengan sedikit minyak/margarin. 
  • Setiap makanan saya sarankan untuk ditambahkan sumber kalori yang tinggi untuk mengejar ketinggalan BB. Contohnya: mashed avocado, olive oil, margarin leleh, santan, coconut oil (disesuaikan dengan jenis makanannya. Misalnya sop bisa ditambah olive oil, coconut oil, margarin leleh atau santan. Kalau sandwich bisa pakai margarin lebih banyak dan ditambah alpukat tumbuk).

Sesegera mungkin dilakukan ya Mam, agar BB bisa dikejar dan tidak stunting. 

Astrid WEN, M.Psi

Astrid WEN,M.Psi, Psikolog & Praktisi Theraplay adalah Psikolog lulusan Universitas Indonesia dengan pengalaman praktek 10 tahun dan mengambil spesialisasi Theraplay dari The Theraplay Institute, Chicago. Saat ini aktif sebagai praktisi Theraplay pertama di I

ask Astrid WEN, M.Psi lihat detail
Hubungi Kami
Hubungi Kami di Parenting Club ID Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top