Tumbuh Kembang

3 Cara Mendukung Sinergi Kepintaran si Kecil

By: Alia An Dhiva 2017-04-09 21:52:17 (UTC)
Secara umum, pola pertumbuhan dan perkembangan anak relatif sama, meski kecepatannya berbeda antara anak satu dengan yang lain. Perkembangan otak anak turut dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Faktor genetik bertanggung jawab atas pembentukan semua neuron dan sinaps utama antara berbagai bagian otak. Sementara, pengalaman atau stimulasi bertanggung jawab atas hubungan yang lebih halus dan membantu anak untuk beradaptasi terhadap lingkungannya, seperti keluarga, sekolah, teman sebaya, adat istiadat, dan sebagainya.

 
Sebelum melatih kepintaran anak, Mam perlu mengenali terlebih dahulu potensi kepintaran si Kecil. Howard Gardner, pakar pendidikan dari Harvard University, mengatakan bahwa setiap anak memiliki setidaknya 8 jenis kepintaran. Namun, potensi kepintaran anak yang satu dengan yang lain pasti berbeda-beda.  

 
Delapan jenis kepintaran yang dikemukakan Gardner dapat digolongkan ke dalam sinergi kepintaran akal, fisik, dan sosial dengan penjelasan sebagai berikut:
Akal, meliputi word smart, number smart, picture smart dan music smart.
Fisik, meliputi body smart dan nature smart.
Sosial, meliputi self smart dan people smart. 


Nah, kini saatnya mensinergikan kepintaran si Kecil. Sinergi kepintaran adalah mengembangkan kepintaran Akal, Fisik, dan Sosial si Kecil, sehingga pintarnya beda. Untuk mengetahui potensi kepintaran si Kecil, Mam bisa memanfaatkan fitur Smart Strength Finder Tool di Parenting Club Powered by Wyeth Nutrition. Sementara, contoh kegiatan untuk mendukung sinergi kepintaran si Kecil yaitu:

 
● Menggambar kain perca (Sinergi kepintaran picture smart dan self smart)

Kumpulkan kain perca, lalu minta si Kecil membuat gambar dengan menempelkan kain perca pada kartu atau potongan kertas besar. Katakan bahwa ia boleh berkreasi sebebas mungkin. Hal ini akan mendorong rasa percaya diri, semangat, sekaligus imajinasinya. Jangan lupa memberikan pujian ketika prakaryanya sudah jadi, ya, Mam.
 
Ikut kelas olahraga atau menari berkelompok (Sinergi kepintaran body smart dan people smart)

Si Kecil senang sekali bergerak dan seolah tidak bisa diam? Itu tandanya ia memiliki kepintaran body smart, Mam. Bantu kembangkan kepintarannya dengan mendaftarkannya pada kelas olahraga berkelompok seperti futsal, sepak bola, atau basket. Bila si Kecil senang bergoyang mengikuti irama musik, daftarkan saja pada kelas tari modern ataupun tradisional. Dengan begitu, ia dapat mengekspresikan kepintaran gerak tubuhnya sekaligus berkegiatan di dalam tim serta belajar berkomunikasi dan bekerja sama dengan orang lain.
 
Bermain Hujan-hujanan (Sinergi kepintaran nature smart dan number smart)

Anak dengan kepintaran number smart biasanya senang bereksperimen. Nah, pada musim hujan ini, ajaklah si Kecil bereksperimen di alam dengan cara bermain hujan-hujanan. Tujuannya adalah mengamati suasana ketika hujan turun. Misalnya, mengenali perbedaan suara air hujan yang menetes di daun, tanah, payung, atau tangan. Lalu, memperhatikan reaksi hewan-hewan ketika hujan turun. Juga, menginjak genangan air dengan cara yang berbeda untuk melihat reaksi air yang bercipratan, dan lain-lain.

 
Tentu, sebelum mengajak si Kecil bermain hujan-hujanan, Mam perlu memperhatikan beberapa hal  penting ini:


● Pastikan si Kecil  dalam kondisi benar-benar sehat.
● Lakukan saat hujan tidak terlalu deras.
● Batasi waktu bermain selama 10-15 menit.
● Gunakan payung, jas hujan, dan sepatu bot plastik bila perlu.

 
Ternyata, cara mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak tidak sulit ya, Mam. Dengan mensinergikan kepintaran si Kecil, maka ia akan menjadi anak yang pintarnya beda. Selamat mencoba!


Source:
● Soetjiningsih dkk. (2013). Tumbuh Kembang Anak, Edisi 2. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. hal. 205
● resourceful-parenting.blogspot.co.id/search/label/Balita%20Bermain

Accessed on 17 March 2017
Penulis
Alia An Dhiva

Setelah kelahiran putri pertamanya, Alia An Nadhiva memutuskan untuk memulai karier sebagai penulis freelance. Pengalamannya menjadi jurnalis di Majalah Good Housekeeping dan Prevention membuatnya semakin dekat dengan dunia kesehatan, hingga ia sering menulis artikel tentang modern parenting, nutrisi, kehamilan, dan kesehatan keluarga. Alia adalah lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Jurusan Ilmu Jurnalistik, dan kini tengah menetap di Tangerang Selatan bersama keluarga kecilnya.

Load More
Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top