Info Nutrisi

4 Alasan Pentingnya Pemeriksaan Prakonsepsi

By: Alia An Dhiva 2017-06-21 21:50:57

Saat merencanakan kehamilan, sebaiknya Mam dan Pap melakukan pemeriksaan prakonsepsi sebelumnya. Banyak yang belum terlalu akrab dengan informasi kehamilan seputar pemeriksaan prakonsepsi. Itu sebabnya, pemeriksaan prakonsepsi belum terlalu populer di Indonesia. Konsepsi adalah pertemuan antara sperma dan sel telur. Dengan demikian, pemeriksaan prakonsepsi bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kesehatan calon Mam dan Pap sebelum pembuahan terjadi.

Baca Juga : 5 Tanda Tanda Persalinan Sudah Sangat Dekat
 
Mengapa pemeriksaan prakonsepsi perlu dilakukan? Ini empat alasannya:
  1. Meningkatkan keberhasilan pembuahan

    Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Mam dan Pap, termasuk riwayat kesehatan keluarga Mam dan Pap. Dokter juga akan menanyakan gangguan kesehatan yang pernah dialami Mam dan Pap akhir-akhir ini serta gaya hidup yang Mam dan Pap jalani selama ini. Untuk mendukung pemeriksaan, dokter mungkin akan melakukan sejumlah tes pada Mam dan Pap seperti pap smear, tes darah atau uji lab sperma. Bila terdeteksi ada masalah yang dapat mengganggu proses pembuahan, dokter bisa memberikan terapi yang sesuai untuk meningkatkan keberhasilan pembuahan.

  2. Mengetahui risiko kesehatan yang dapat terjadi pada Mam dan janin

    Dari hasil pemeriksaan prakonsepsi, dokter dapat melihat risiko-risiko kesehatan yang mungkin bisa menimpa Mam dan janin dalam kandungan. Misalnya, jika Mam dan Pap sama-sama mengidap thalasemia (penyakit kelainan pembentukan sel darah merah) mayor, janin bisa berisiko meninggal dalam kandungan atau si Kecil akan terlahir dengan penyakit thalasemia mayor. Saat dokter memberikan informasi kehamilan ini, dokter juga memaparkan kemungkinan yang akan terjadi. Pemeriksaan prakonsepsi memungkinkan Mam dan Pap menyiapkan mental menghadapi risiko kesehatan yang bisa terjadi pada Mam dan janin.

  3. Memungkinkan terapi dini bila ada gangguan kesehatan

    Jika dokter menemukan masalah kesehatan yang dapat mengganggu pembuahan atau pertumbuhan janin dalam kandungan, dokter bisa segera merekomendasikan terapi yang diperlukan. Contohnya, bila Mam mengidap diabetes melitus atau hipertensi, selain meresepkan obat untuk mengontrol penyakit tersebut, dokter juga akan menyarankan Mam mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat. Dengan demikian, risiko komplikasi kehamilan bisa diturunkan.  

  4. Mengantisipasi komplikasi yang terjadi di kehamilan sebelumnya

    Meskipun Mam pernah hamil dan melahirkan sebelumnya, Mam tetap perlu melakukan pemeriksaan prakonsepsi saat hamil anak kedua dan seterusnya. Pasalnya, kondisi kesehatan Mam mungkin saja telah mengalami perubahan. Pemeriksaan prakonsepsi terutama juga perlu dilakukan jika Mam pernah mengalami komplikasi pada kehamilan sebelumnya. Dengan pemeriksaan prakonsepsi, Mam bisa mencegah komplikasi yang sama berulang pada kehamilan Mam kali ini.
     



Setelah memahami informasi kehamilan tentang pemeriksaan prakonsepsi, jangan ragu untuk melakukannya, ya, Mam. Setelah hamil, Mam juga perlu merawat kehamilan dengan asupan nutrisi yang bergizi seimbang ditambah suplemen penting lainnya untuk ibu hamil. Pastikan Mam dan Pap telah melakukan yang terbaik agar si Kecil terlahir sehat dan sempurna.  
 

Sumber:
  • marchofdimes.org/pregnancy/your-checkup-before-pregnancy.aspx
  • babycenter.com/0_preconception-checkup-why-you-need-one-and-what-to-expect_730.bc
  • webmd.com/infertility-and-reproduction/pre-pregnancy-checkup?page=1
Diakses pada 15 November 2016
Penulis
Alia An Dhiva

Setelah kelahiran putri pertamanya, Alia An Nadhiva memutuskan untuk memulai karier sebagai penulis freelance. Pengalamannya menjadi jurnalis di Majalah Good Housekeeping dan Prevention membuatnya semakin dekat dengan dunia kesehatan, hingga ia sering menulis artikel tentang modern parenting, nutrisi, kehamilan, dan kesehatan keluarga. Alia adalah lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Jurusan Ilmu Jurnalistik, dan kini tengah menetap di Tangerang Selatan bersama keluarga kecilnya.

Info Nutrisi

Makanan yang Harus Dihindari Bagi Para Calon Mam dan Pap

By: Wyeth Nutrition 2018-02-14 16:20:54
Selain 5 Nutrisi Penting Selama Kehamilan, Mam juga sebaiknya menghindari makanan-makanan berikut ini jika sedang berusaha untuk hamil.

1. Kafein
Kafein dapat ditemukan dalam kopi, teh, cokelat dan beberapa minuman bersoda ataupun energy drink. Untuk para calon Mam, pengkonsumsian kafein harus dibatasi karena dalam beberapa penelitian terhadap calon Mam yang sulit hamil, konsumsi kafein lebih dari 1 gelas per hari meningkatkan kemungkinan kegagalan kehamilan1. Namun untuk calon Mam yang tidak memiliki riwayat sulit hamil, pengkonsumsian 1-2 gelas/hari masih dianggap aman.

Untuk para calon Pap, konsumsi kafein yang berlebihan (lebih dari 3 gelas/hari) juga dapat mempengaruhi kualitas sperma dengan menyebabkan kerusakan DNA yang terkandung dalam sel sperma2. Dengan demikian, calon Pap juga dapat mengurangi asupan kafein selama mencoba untuk hamil.

2. Alkohol
Alkohol sebaiknya dihindari total saat Mam dan Pap mencoba untuk dan saat hamil. Dalam sebuah penelitian yang difokuskan pada calon Mam dan Pap, konsumsi alkohol diasosiasikan dengan menurunnya angka kelahiran yang disebabkan baik oleh keguguran maupun gagalnya kehamilan (tidak terjadi pembuahan)1.
Para calon Pap juga sebaiknya menghindari alkohol karena konsumsi alkohol tinggi dan dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan menurunnya kualitas sperma dan menyebabkan impotensi3. 

3. Vitamin A / Retinol
Vitamin A berguna untuk membantu pembelahan sel, terutama saat terjadi pembelahan yang cepat di awal kehamilan. Namun Mam harus menghindari penggunaan multivitamin, supplement atau bahkan obat luar yang mengandung vitamin A/retinol. Hal ini disebabkan oleh tingginya resiko pembelahan sel yang terlalu cepat sehingga dapat menyebabkan malformation pada janin.

Makanan yang mengandung vitamin A dalam jumlah besar juga sebaiknya dihindari, seperti hati hewan. Dengan diet yang sehat, seimbang dan beragam, kebutuhan harian vitamin A Mam dapat tercukupi kok dari makanan-makanan seperti telur, produk susu dan buah atau sayur berwarna merah dan oren.

4. Makanan tinggi kalori dan lemak jenuh
Makanan yang tinggi kalori dan lemak jenuh, serta kurangnya aktifitas tubuh, adalah penyebab utama kegemukan/ obesitas. Calon Mam yang mempunyai BMI (Body Mass Index) lebih dari 30 bisa mempunyai menstruasi yang tidak regular dan ada inflamasi di dalam tubuh sehingga membuat kehamilan menjadi lebih sulit.

Obesitas juga merupakan faktor resiko untuk diabetes gestasional, preeclampsia dan kelahiran c-section4. 

Maka, Mam sebaiknya memulai perjalanan kehamilan dengan diet yang sehat dan seimbang sehingga semua nutrisi yang diperlukan dapat terpenuhi.


References

1. Pre-conception Health Special Interest Group. The Fertility Society of Australia. https://yourfertility.org.au/Effects-of-caffeine-alcohol-and-smoking-on-fertility.pdf
accessed 6 December 2017

2. Coffee and caffeine intake and male infertility: a systematic review. Ricci, E. et al. Nutrition Journal. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5482951/
accessed 6 December 2017

3. Alcohol and Fertility. Dilip Gude. 2012. Journal of Human Reproductive Sciences. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3493844/
accessed 6 December 2017

4. The Impact of Maternal Obesity on Maternal and Fetal Health. MA Leddy, ML Power and J Schulkin. 2008. Reviews in Obstetrics & Gynecology Journal. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2621047/
accessed 15 December 2017
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top