Info Nutrisi

4 Cara Alami Merangsang Kontraksi Kehamilan

By: Alia An Dhiva 2016-11-10 23:55:56 (UTC)
Saat waktu melahirkan semakin dekat, Mam akan diminta melakukan kontrol kehamilan lebih sering. Dalam pemeriksaan tersebut, dokter akan melakukan USG kehamilan untuk memantau posisi serta kesiapan janin untuk dilahirkan. Terkadang, meski usia kehamilan sudah lewat dari 38 minggu, namun bayi masih betah saja di dalam kandungan. Padahal, dari cek USG kehamilan terlihat bahwa si kecil sudah cukup bulan dan bisa lahir kapan saja. Tetapi, kenapa sampai sekarang Mam belum juga merasakan tanda-tanda melahirkan, ya?

Baca Juga : 3 Cara Menghitung Usia Kehamilan 2 Sampai 7 bulan

Bila kondisi kehamilan Mam sehat dan tidak terdapat potensi komplikasi, biasanya dokter akan meminta Mam menunggu datangnya tanda-tanda persalinan sampai usia kandungan mencapai 42 minggu. Pada saat usia kehamilan Mam mencapai 40 minggu, dokter kembali akan melakukan pemeriksaan USG kehamilan. 


Menurut dr. Irman Christiono, Sp.OG, spesialis obstetri dan ginekologi dari Siloam Hospital Simatupang, pemeriksaan itu bertujuan mengetahui berat janin, jumlah indeks air ketuban, derajat ketuaan plasenta serta rekaman jantung janin setiap tiga hari sekali, sampai usia kehamilan 42 minggu. Jika sampai hari tersebut tanda-tanda persalinan belum juga muncul, maka akan dilakukan induksi persalinan atau kemungkinan persalinan Caesar bila ternyata kondisi bayi tergolong berisiko. 


Jadi, jika usia kehamilan sudah cukup bulan, Mam bisa melakukan berbagai langkah berikut untuk merangsang timbulnya kontraksi.
 
  • Banyak berjalan


Meski tubuh terasa berat, jangan sampai Mam malas bergerak, ya. Justru, Mam perlu memperbanyak aktivitas berjalan kaki untuk merangsang bayi turun ke jalan lahir. Selain itu, aktivitas ini juga dapat menguatkan otot dan memperlancar sirkulasi darah.
 
  • Lakukan senam hamil


Banyak rumah sakit bersalin menyediakan kelas senam hamil bagi ibu hamil yang tengah menanti hari kelahiran. Di kelas ini, Mam akan dibimbing oleh instruktur berpengalaman, biasanya bidan, dalam melakukan berbagai gerakan yang bertujuan melemaskan area jalan lahir serta memperlancar penurunan posisi janin ke jalan lahir. Mam juga akan melakukan latihan pernapasan yang baik serta mengejan dengan benar agar persalinan dapat berlangsung efektif dan lancar. 
 
  • Menstimulasi puting payudara


Teknik ini diyakini dapat membantu merangsang timbulnya kontraksi. Mam dapat menstimulasi puting dengan cara melakukan gerakan melingkar yang lembut pada areola. Gerakan ini mirip dengan saat bayi mengisap ASI. Tindakan ini dapat merangsang produksi hormon oksitosin yang akan menimbulkan kontraksi pada rahim. 
 
  • Berhubungan intim


Bila dibayangkan, sepertinya memang sulit berhubungan intim pada saat usia kehamilan sudah 40 minggu ya, Mam. Namun, menurut para dokter, aktivitas ini mampu membantu merangsang timbulnya kontraksi. Sperma mengandung prostaglandin, yaitu hormon yang dapat menipiskan dan melemaskan leher rahim sehingga lebih siap dalam menyambut persalinan.
 

Sebelum melakukan upaya alami untuk merangsang kontraksi, jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan ya, Mam. Masukan dari dokter sangatlah penting untuk menjaga keselamatan kandungan Mam yang sudah memasuki usia “hamil tua”. 


Sumber:


ayahbunda.co.id/kehamilan-tips/cara-alami-rangsang-persalinan
1health.id/id/article/detail/cegah-telat-lahir-dengan-cara-tepat-478.html
webmd.com/baby/inducing-labor-naturally-can-it-be-done?print=true
whattoexpect.com/pregnancy/photo-gallery/natural-ways-to-induce-labor.aspx#03
whattoexpect.com/pregnancy/photo-gallery/natural-ways-to-induce-labor.aspx#09
Diakses pada 19 September 2016
Penulis
Alia An Dhiva

Setelah kelahiran putri pertamanya, Alia An Nadhiva memutuskan untuk memulai karier sebagai penulis freelance. Pengalamannya menjadi jurnalis di Majalah Good Housekeeping dan Prevention membuatnya semakin dekat dengan dunia kesehatan, hingga ia sering menulis artikel tentang modern parenting, nutrisi, kehamilan, dan kesehatan keluarga. Alia adalah lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Jurusan Ilmu Jurnalistik, dan kini tengah menetap di Tangerang Selatan bersama keluarga kecilnya.

Info Nutrisi

Sukses Lewati Trimester Pertama Kehamilan

By: dr Tirsa Verani Sp OG 2018-01-03 21:01:03 (UTC)
Kehamilan mengharuskan calon Mam untuk memerhatikan asupan nutrisinya demi kebutuhan perkembangan janin. Namun kehamilan pada trimester pertama seringkali mendatangkan keluhan yang disebut morning sickness, yang dapat dideskripsikan sebagai rasa mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan. Meski hal ini pada umumnya biasa terjadi, morning sickness yang terus menerus dan berlebihan dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi pada Mam yang tengah hamil.

Ketika Mam hamil, tubuh akan memproduksi HCG (Human Chorionic Gonadotropin), yang menjadi penyebab timbulnya rasa mual. Selain itu, tubuh mereka juga mengalami peningkatan hormon estrogen dan progesteron hingga 40 kali lipat. Hal inilah yang memperparah kondisi mual. Meski demikian, munculnya rasa mual pada masa kehamilan oleh wanita di atas usia 30 tahun diyakini mengurangi risiko keguguran.

Trimester satu kehamilan merupakan masa pertumbuhan organ penting pada janin. Nutrisi seperti karbohidrat, protein, omega 3, zat besi, kalsium dan asam folat adalah beberapa nutrisi yang membantu memaksimalkan pertumbuhan janin di dalam rahim. Asam folat mampu mencegah terjadinya cacat pada janin, sementara karbohidrat menjadi sumber energi dalam proses pembentukan jaringan tubuh janin.


Agar janin tetap mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan, atasi morning sickness dengan langkah berikut:
  • Hindari makanan yang beraroma kuat. Perhatikan dan hindari makanan yang dapat menyebabkan Mam merasa mual.
  • Konsumsi makanan dalam jumlah sedikit tapi sering.
  • Coba konsumsi air lemon untuk mengurangi rasa mual yang bermanfaat sebagai antioksidan dan dapat membantu tubuh dalam menyerap zat besi.
  • Hindari makanan olahan atau kemasan.
Sumber:
https://www.livestrong.com/article/526558-why-do-you-throw-up-when-youre-pregnant/
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/morning-sickness/symptoms-causes/syc-20375254
Penulis
dr Tirsa Verani Sp OG

Dokter Tirsa Verani K. Oroh, Sp.OG lulus Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya Jakarta dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi atau Kebidanan dan Kandungan Fakultas Kedokteran UI Jakarta. Aktif sebagai Controversies in Obstetrics, Gynecology dan Infertility

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top