Kesehatan

4 Tips Kurangi Rasa Takut Nyeri Selama Bersalin

By: Ayunda Pininta Kasih 2017-02-12 21:35:23 (UTC)
Mendekati waktu persalinan, Mam akan merasakan nyeri yang disebabkan oleh kontraksi rahim. Nyeri kontraksi sebenarnya datang secara bertahap dan ini merupakan reaksi alami tubuh untuk membantu si Kecil masuk ke jalan lahir. Dengan kata lain, setiap kali Mam merasakan peningkatan frekuensi kontraksi, maka itulah momen di mana si Kecil sedang berusaha untuk segera bertemu Mam dan Pap. Mam maupun si Kecil sedang sama-sama berjuang.
 
Beberapa tindakan medis memang ampuh dalam menghilangkan rasa nyeri selama persalinan, namun tentunya, setiap tindakan medis akan menambah beban biaya melahirkan di samping membuat Mam kehilangan beberapa momen dalam persalinan normal yang alami. Padahal, nyeri saat persalinan sangat bisa dikurangi secara alami tanpa tindakan medis lho, sehingga dapat menghemat biaya melahirkan nantinya.
 
Nah, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar proses persalinan dapat dilalui dengan lebih nyaman sehingga minim nyeri:

 
Kehadiran dan perhatian Pap
Genggaman tangan, pelukan, pijatan lembut, dan segala bentuk perhatian penuh cinta untuk Mam dari Pap maupun keluarga dapat memberikan dukungan bagi Mam selama menjalani proses persalinan. Dengan begitu, Mam tidak akan merasa sendiri sehingga secara mental akan lebih siap dan kuat. Selain itu, perhatian ini juga dapat membuat pikiran dan kondisi fisik Mam jauh lebih rileks. Kondisi-kondisi itu sangatlah diperlukan dalam upaya mengurangi nyeri secara alami.

Metode hypnobirthing
Selama trimester ketiga, Mam dapat mengikuti kelas prenatal berupa hypnobirthing. Tujuan penerapan metode ini adalah menghipnotis diri agar merasa lebih nyaman saat menghadapi proses persalinan sehingga dapat mengubah pandangan Mam terhadap rasa nyeri yang tadinya menakutkan menjadi lebih membahagiakan. Ada beberapa teknik yang akan diajarkan selama mengikuti kelas. Mam bisa mencobanya sebagai salah satu upaya mengurangi rasa nyeri secara alami.

Ruang bersalin yang nyaman bagi Mam
Mam bisa meminta Pap untuk menghadirkan aroma terapi dengan wewangian favorit, menghadirkan alunan lagu menenangkan, dan kegiatan lain yang dapat membuat otot-otot Mam terasa lebih rileks dan bernapas secara teratur. Pernapasan yang baik merupakan kunci dalam menghemat energi selama bersalin sekaligus membuat nyeri kontraksi berkurang.

Posisi berbaring yang nyaman
Jangan ragu untuk mengubah posisi bila Mam mulai merasa tidak nyaman. Carilah posisi baru sambil bernapas dalam. Mam bisa mengambil posisi miring dan meminta Pap untuk mengelus punggung Mam agar otot-otot lebih rileks. Jadi, setiap kali merasa tidak nyaman, cobalah berganti posisi.

Tak lupa, rasa tenang saat berdoa menurut keyakinan Mam juga akan sangat membantu dalam meredakan rasa nyeri. Selain merasa lebih nyaman, upaya-upaya di atas juga dapat membantu menghemat biaya melahirkan karena tindakan medis untuk meredakan sakit Mam tidak diperlukan lagi. Selain mengupayakan persalinan minim nyeri, Mam juga perlu mengetahui info seputar pemulihan pascamelahirkan di laman ini. Semoga persalinan berjalan lancar ya, Mam.
 
 
Sumber:
alodokter.com/kurangi-nyeri-persalinan-tanpa-disuntik
ayahbunda.co.id/kelahiran-gizi-kesehatan/cara-alami-redakan-nyeri-persalinan-
merdeka.com/sehat/8-cara-alami-wanita-untuk-redakan-nyeri-persalinan.html
Sumber:
Diakses pada 13 Oktober 2016
Penulis
Ayunda Pininta Kasih

Pengalaman menjalani profesi sebagai jurnalis di media nasional, majalah CHIC, tabloid Nakita, dan Kompas.com, membuat Ayunda dekat dengan dunia penulis, perempuan, kesehatan, maupun kehamilan. Memilih untuk menjadi penulis lepas setelah kelahiran putri pertamanya, lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD and Best Employee of Kompas Gramedia 2013 ini sedang menikmati kehidupan barunya sebagai work at home Mam.

Kesehatan

Mengapa Sulit Tidur?

By: dr Tirsa Verani Sp OG 2018-01-03 23:21:57 (UTC)
Semakin tua usia kehamilan, tak jarang bagi Mam untuk mengalami beragam ketidaknyamanan, di antaranya adalah mulai merasa sulit tidur atau insomnia. Jangan bersedih, karena Mam tidak sendirian, kok. Menurut sebuah artikel yang dimuat di americanpregnancy.org, 78% wanita hamil mengalami insomnia. Kondisi ini memang biasanya akan mengganggu aktivitas Mam sehari-hari, namun ia sesungguhnya tidak dapat mengganggu masa kehamilan Mam.
 
Gangguan tidur pada wanita hamil bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mereka mencakup perasaan tidak nyaman karena bagian abdomen/perut yang semakin besar, rasa pegal dan nyeri pada punggung, serta heartburn atau sensasi panas yang terasa pada bagian dada. Perasaan gelisah atau cemas yang biasa dialami calon Mam, seringnya terbangun untuk buang air kecil, serta perubahan hormon juga turut mengakibatkan gangguan tidur pada wanita hamil.

Yang bisa Mam lakukan untuk mengurangi gangguan ini adalah:
  • Mempersiapkan diri agar lebih nyaman saat tidur, misalnya dengan mandi air hangat, minum teh kamomil yang punya efek relaksasi, mendengarkan musik bernada lembut, atau pijatan ringan pada bagian kaki.
  • Pastikan posisi bantal, guling, maupun kasur Mam tidak terlalu keras, atau terlalu empuk yang bisa menambah rasa pegal pada tubuh.
  • Lampu kamar yang temaram biasanya membantu agar tidur lebih nyaman. Mam juga bisa memasang aromaterapi lavender atau mengoleskan minyak esensial lavender, yang memiliki efek relaksasi.
  • Tenangkan diri dengan berdoa, bermeditasi, atau hanya berada dalam situasi yang hening. Dalam banyak kasus, stress juga bisa dapat mengganggu kualitas tidur.
  • Jauhkan diri dari suara-suara bising saat tidur. Matikan TV dan perangkat elektronik lainnya di kamar, yang bisa mengganggu konsentrasi Mam saat ingin beristirahat.
  • Bila kamar Mam menggunakan AC, atur suhunya agar tidak terlalu dingin. Suhu yang terlalu dingin juga menyebabkan Mam ingin buang air kecil makin sering.
 
Bila kondisi sulit tidur ini makin memburuk, segera konsultasikan dengan dokter Mam untuk mendapatkan rekomendasi secara profesional.
 
Sumber:
  • https://www.babycenter.com/0_sleep-problem-insomnia-during-pregnancy_7521.bc
  • http://americanpregnancy.org/pregnancy-health/insomnia-during-pregnancy/
  • https://www.ayahbunda.co.id/kehamilan-tanya-jawab/ibu-hamil-sulit-tidur
Penulis
dr Tirsa Verani Sp OG

Dokter Tirsa Verani K. Oroh, Sp.OG lulus Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya Jakarta dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi atau Kebidanan dan Kandungan Fakultas Kedokteran UI Jakarta. Aktif sebagai Controversies in Obstetrics, Gynecology dan Infertility

Load More
Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top