5 Asupan yang Perlu Dihindari Ibu Hamil

Senin, 13 Februari 2017, 12:22 WIB
Salah satu informasi kehamilan yang penting untuk Mam ketahui adalah seputar makanan yang baik untuk ibu hamil. Selama hamil, pastikan Mam mengonsumsi makanan yang bersih dan bergizi untuk menunjang pertumbuhan janin, ya.
 
Di saat yang sama, Mam juga perlu menghindari jenis makanan yang tidak bermanfaat bagi kehamilan atau bahkan dapat membahayakan pertumbuhan janin. Yuk, intip informasi kehamilan mengenai 5 jenis  makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi selama Mam hamil.

Telur mentah
Tahukah, Mam? Ibu hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi telur mentah atau yang masih setengah matang. Makanan yang belum matang benar, termasuk telur, berpotensi mengandung Salmonella, bakteri pemicu gangguan atau infeksi pencernaan. Jadi, saat hendak mengonsumsi telur, pastikan telur sudah matang sempurna ya, Mam.

Jenis keju tertentu
Bagi Mam yang gemar makan keju, selama hamil perlu lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan ini, ya. Sebab, ternyata tidak semua keju aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Jenis keju yang dimatangkan secara lunak, seperti brie, feta, camembert, ricotta, dan blue-veined, berisiko mengandung bakteri listeria (Listeria monocytogenes) dan dapat menyebabkan penyakit listeriosis. Dalam situs Kementerian Kesehatan RI, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes RI, dr. H. M. Subuh, MPPM, menjelaskan, ibu hamil yang terinfeksi listeria berisiko mengalami keguguran, bayi meninggal di dalam kandungan (still birth), atau infeksi listeriosis pada bayi baru lahir.

Susu yang tidak di-Pasteurisasi
Sama seperti keju lunak, susu yang tidak melalui proses Pasteurisasi berisiko mengandung bakteri listeria. Pasteurisasi adalah proses pemanasan makanan atau minuman dalam suhu tinggi untuk membunuh bakteri yang terdapat di dalamnya. Jadi, hindari susu segar yang belum matang atau produk-produk makanan maupun minuman yang menggunakan susu yang tidak di-Pasteurisasi sebagai salah satu bahannya ya, Mam, contohnya keju kambing.

Suplemen yang mengandung vitamin A
Vitamin A merupakan nutrisi yang terdapat pada banyak makanan, seperti daging merah, ikan, telur, produk olahan susu (dairy), serta pada buah dan sayuran. Selama hamil, Mam perlu menjaga agar asupan vitamin A tidak terlalu berlebihan untuk menghindari risiko bayi terlahir cacat. Hindari mengonsumsi suplemen kehamilan secara bebas ya, Mam. Pastikan Mam hanya mengonsumsi suplemen yang diresepkan oleh dokter kandungan.

Ikan yang mengandung merkuri
Sejumlah jenis ikan laut seperti todak, marlin, dan tuna, ternyata berpotensi mengandung merkuri lho, Mam. Merkuri adalah logam berbentuk cair yang berasal dari limbah industri dan biasanya dibuang ke laut. Bila masuk ke dalam tubuh ibu hamil, merkuri dapat mengganggu perkembangan sistem saraf janin. Batasi juga asupan ikan tuna, salmon, sarden, dan forel maksimal satu porsi setiap minggunya.

Calon Mam yang cerdas tentu rajin membaca berbagai informasi kehamilan. Carilah informasi kehamilan yang akurat dari sumber-sumber terpercaya ya, Mam. Untuk mengetahui informasi mengenai asupan lemak yang tepat semasa hamil, Mam bisa membacanya disini ya.

Sumber:
The Pregnancy Book by COI for the Department of Health, 2009 
eatforhealth.gov.au/sites/default/files/files/the_guidelines/n55h_healthy_eating_during_pregnancy.pdf
depkes.go.id/article/view/15012800001/mengenal-bakteri-listeria-monocytogenes.html
babycenter.com/0_vitamin-a-in-your-pregnancy-diet_675.bc?showAll=true
Diakses pada 13 Oktober 2016

0 Komentar

Artikel Terkait

Info Nutrisi

Kehamilan dan Vegetarian

Baca selengkapnya

Tumbuh Kembang

Keseimbangan Karier Dan Keluarga: Bagaimana Mencapainya?

Baca selengkapnya

Tumbuh Kembang

5 Asupan yang Perlu Dihindari Ibu Hamil

Baca selengkapnya
Hubungi Kami
Hubungi KamiHubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top