Cara Mengasuh

5 Sikap Yang Harus Dimiliki Saat Mendidik Anak

By: Wyeth Nutrition 2015-08-09 17:00:00 (UTC)
Membantu proses belajar anak dengan menjadi tutor di rumah adalah keharusan bagi setiap orang tua. Oleh karena itu, persiapkan diri Anda untuk menjadi tutor yang baik bagi si kecil. Berikut adalah lima sikap yang sebaiknya Anda miliki saat mendidik si kecil.

Baca Juga : Cara Mendidik Anak Yang Baik, Benar & Pintar Menurut Psikolog
 
  • Kreatif dengan Manfaatkan Ketertarikan Si Kecil

Proses belajar dengan si kecil akan menjadi menyenangkan, jika Anda memasukkan unsur ketertarikan anak pada pelajaran yang akan dipelajari. Misalnya, Anda memiliki anak yang sangat menyukai permen, Anda bisa memanfaatkan permen sebagai media hitung untuk pelajaran matematika. Memanfaatkan ketertarikan anak dapat membantu proses berpikirnya lebih cepat.
 
  • Jangan Selalu "Mengajari"

Ketika menjadi tutor untuk si kecil, jangan selalu bersikap seperti tutor atau guru di sekolah. Tapi, Anda harus menjadi murid juga. Katakan pada si kecil "kita belajar  bersama ya, nak" dan "kita pasti bisa menyelesaikan soal ini". Dengan cara ini anak akan tahu bahwa dia tidak sendirian. Sebab, belajar bersama memang selalu menyenangkan bagi anak.
 
  • Menjadi Pendengar Yang Baik

Saat si kecil mengalami kesulitan di sekolah, jadilah pendengar yang baik bagi anak. Jangan sering memotong pembicaraan, sebelum anak menyelesaikan kata-katanya. Dimisalkan, nilai ujian si kecil jelek padahal menurut si kecil dia sudah berusaha dengan maksimal. Anda harus bersikap positif untuk menghadapinya, katakan bahwa saat ujian berikutnya, si kecil akan mendapat nilai yang lebih baik dengan belajar lebih giat.
 
  • Menjadi Pengingat Yang Baik

Ketika si kecil asyik bermain, mereka sering melupakan waktu belajarnya. Anda harus selalu mengingatkan anak bilamana waktu belajar telah tiba. Jadikan belajar suatu kebiasaan dan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh si kecil.
 
  • Jadilah Pemaaf Yang Sabar

Ketika si kecil tidak kunjung mengerti apa yang Anda ajarkan, janganlah marah dan selalu memahami sikap si kecil. Setiap anak memiliki daya tangkap yang berbeda. Oleh karena itu, jangan bosan untuk selalu membimbing anak Anda dengan sabar dan telaten.
 
Mari aplikasikan lima sikap tersebut dengan baik saat mendidik anak ya, Bu. Kemudian, lihatlah aksi pintar si kecil dan berbagai prestasi yang akan diraihnya. (sp/ay)
 
 
 
 
 
Sumber:
http://www.smartparenting.com.ph/kids/preschooler/10-guidelines-to-being-your-child-s-best-tutor/page/4 diakses pada 5 September 2014
http://kidshealth.org/parent/positive/learning/school.html# diakses pada 5 September 2014
http://www.schoolfamily.com/school-family-articles/article/824-teachers-tips-how-parents-can-help diakses pada 5 September 2014
 
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Cara Mengasuh

Lagu dan Permainan Seru bersama Pap untuk Sinergi AFS Si Kecil

By: Suria Riza 2018-01-03 00:17:52 (UTC)
Pada era serba teknologi ini, mau tidak mau kita sebagai orang tua harus mengikuti perkembangan zaman. Ini juga termasuk memilih lagu dan permainan anak yang kekinian, tapi tetap bisa menstimulasi AFS[1]  (akal, fisik, dan sosial) anak.

Luangkan waktu sejenak untuk bermain bersama si Kecil setiap hari. Jangan sampai Mam dan Pap melewatkan periode emas si Kecil yang begitu berharga. Meski demikian, masih banyak pilihan aktivitas yang melibatkan lagu dan permainan anak untuk Mam dan Pap bonding dengan si Kecil.


Permainan Anak untuk Pap Bersama si Kecil

Bermain rumah-rumahan

Ini permainan sepanjang masa yang si Kecil sukai. Pap bisa membuat tenda dari seprei atau tenda mainan anak. Si Kecil akan bermain peran seperti mengetuk pintu dan membuatkan minuman untuk Pap yang datang bertamu. Tidur-tiduran santai dalam tenda sambil bersenda gurau juga terasa bisa menyenangkan bagi si Kecil, loh!

Sepertinya asyik juga ya, kalau Pap membacakan cerita untuk si Kecil sambil main rumah-rumahan? Ide bagus, kan? Oh iya, buat Pap yang punya anak perempuan, siap-siap didandani dalam rumah-rumahan, ya. Pasti seru!

Bermain di sekitar rumah

Untuk menstimulasi motorik kasarnya, Pap bisa mengajari si kecil bersepeda atau bermain bola basket. Tidak perlu jauh-jauh, cukup sekitaran rumah selama setengah jam sangat lebih dari cukup. Pap dan si Kecil jadi tambah sehat bersama.


Membuat mainan bersama si Kecil

Tidak ada yang lebih menyenangkan dibandingkan berprakarya sendiri. Si Kecil pasti bangga dengan hasil karyanya. Pap dan si Kecil bisa saling bantu membuat mainan. Pap dan si Kecil bisa membuat busy board, slime, flash card, rumah kardus, dan sebagainya. Apalagi, kalau karya si Kecil dipajang di kamarnya, ia pasti senang sekali.

Jika ingin membuat slime, Pap dan si Kecil bisa menonton bersama cara membuatnya dan berdiskusi. Izinkan si Kecil mengaduk bahan dan jangan takut kotor ya, Pap! Kerja tim sangat dibutuhkan di sini. Kegiatan ini juga akan menstimulasi kreativitas si Kecil. Berikan penghargaan saat si Kecil sudah selesai membuatnya.

Tips: Saya seringnya membuat wayang-wayangan, misalnya bentuk pohon, orang-orangan, hewan, dan tumbuhan. Si Kecil bisa membantu saya memotong dan mewarnai wayang-wayangannya. Setelah itu, saya bercerita menggunakan wayang yang sudah kami buat. Si Kecil sangat suka dan selalu minta cerita lain lagi.

Petak umpet

Entah kenapa, permainan anak yang ini sangat disukai mulai dari kecil sampai dewasa. Coba deh, saat si Kecil masih bayi, pasti suka sekali dengan cilukba. Nah, kalau anak sudah balita, bisa coba permainan petak umpet. Pap sembunyi dan si Kecil mencari tempat persembunyian Pap. Seru loh! Kalau sudah bisa berhitung, minta si Kecil berhitung sampai sepuluh sambil Pap bersembunyi.

Menggambar dan mewarnai

Ajak si Kecil membuat gambar sederhana menggunakan pensil. Seperti lingkaran, persegi, segitiga, bintang, dan hati. Ajari si Kecil untuk mewarnai gambar tanpa keluar garis tepi. Ini sangat baik untuk melatih motorik[3]  halusnya. Jangan kaget kalau nanti si Kecil mulai corat-coret tembok, ya! Hal ini akan terus berulang sampai si Kecil masuk SD, loh. Tembok penuh coretan tidak apa-apa Pap, yang penting anak bisa mulai berkreasi.

Tips: Saya sering bermain dengan warna menggunakan pewarna makanan. Selain mengajarkan si Kecil mengenal berbagai macam warna, ia juga belajar tekstur benda. Cukup campurkan tepung (bisa beras juga) dan pewarna makanan. Sesuaikan teksturnya, cair atau kental, dengan air. Lalu beri media kertas untuk dilukis si Kecil.


Gunakan Musik untuk Aktivitas Bersama si Kecil

Stimulasi saat bermain dan belajar

Saat bermain dengan si Kecil atau menemaninya belajar, Pap bisa memasang musik berirama lembut. Misalnya, saat ia sedang belajar mengenal tata surya atau hewan lewat gambar, musik akan menstimulasi otak si Kecil untuk berimajinasi. Musik juga bisa membantu si Kecil mengingat dan memahami pelajaran.

Belajar kosakata baru dengan musik

Ada banyak lagu anak yang bisa digunakan si Kecil untuk belajar banyak kosakata baru. Pap bisa mengajak si Kecil menyanyikan lagu bersama-sama, khususnya untuk sesuatu yang harus dihafal, seperti nama hari atau anggota tubuh. Metode ini akan menajamkan daya ingat si Kecil dan memudahkannya mengingat di kemudian hari.


Pap juga bisa mencari inspirasi membuat permainan anak sendiri. Pap dapat membuat flash card, playdough, atau slime. Pap dan si Kecil bisa sama-sama senang. Tidak butuh waktu lama kok, membuat permainan anak yang seru setiap hari. Selamat mencoba ide-ide permainan anak ini, Pap! Selamat bermain.
 
Source:
health.detik.com/read/2017/04/18/134521/3477443/1625/sudah-tepatkah-cara-mendukung-si-kecil-supaya-pintar
parentingclub.co.id/smart-strength-finder/21-days-smart-stimulations
parentingclub.co.id/smart-stories/80-otak-terbentuk-di-2-tahun-pertama-si-kecil
awalsehat.nestle.co.id/manfaat-musik-untuk-daya-ingat
starthealthystayhealthy.in/toddler-toys-games
starthealthystayhealthy.in/top-baby-toys-children
Penulis
Suria Riza

Seorang ibu rumah tangga dengan dua anak yang juga cancer survivor Echa juga seorang pencinta kucing. Ia menuangkan cerita kesehariannya seputar tumbuh kembang sang buah hati perjuangannya melawan kanker hobinya akan make up sampai kecintaannya terhadap si kucing. Blognya bahkan pernah mendapat penghargaan sebagai blog terbaik kategori family and parenting pada Hari Blogger Nasional 2015.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top