Kesehatan

6 Tips Dukung Si Kecil agar Pintarnya Beda

By: Alia An Dhiva 2017-07-11 14:31:30
Salah satu cara mendidik anak usia dini yang baik dan benar adalah dengan mengembangkan kepintarannya. Mam dapat melakukan ini dengan mensinergikan kepintaran si Kecil. Temukan cara mendukung sinergi kepintaran si Kecil di laman ini.
 
Menurut Howard Gardner, profesor bidang pendidikan dari Harvard University, pada dasarnya setiap anak memiliki 8 jenis kepintaran dengan potensi berbeda-beda. Karena itu, Mam tak perlu heran bila si kakak tampak lebih melakukan berbagai aktivitas yang melibatkan gerak fisik (body smart), sementara si kecil lebih senang menggambar (picture smart) atau membaca buku (word smart).
 
Tahukah Mam? Anak usia dini (0-6 tahun) memiliki kemampuan menyerap informasi sangat tinggi, lho. Meski misalnya selama ini Mam menganggap si kecil sebagai “si picture smart”, bukan tidak mungkin ia juga memiliki kepintaran interpersonal (people smart). Berikut sejumlah tips bagi Mam untuk membantu si kecil agar pintarnya beda.
 
  1. Berikan stimulasi beragam

    Stimulasi harus dilakukan terhadap kemampuan otak kiri dan kanan agar seimbang. Kemampuan otak kiri bersifat konvergen (menajam), logik-matematik, rasional, linguistik, membaca, menulis. Kemampuan otak kanan bersifat divergen (melebar), imajinasi, kreativitas, seni, musik, menyanyi, sosio-emosional, kerja sama, kepemimpinan, dan moral-spiritual.

  2. Temani si Kecil bermain

    Bermain adalah kebutuhan penting bagi anak usia dini. Lebih jauh lagi, bermain adalah cara paling efektif bagi si kecil untuk mengembangkan kepintarannya. Usahakan untuk banyak bermain bersama si kecil atau minimal menemaninya bermain ya, Mam. Kehadiran Mam akan memberikan kesan tersendiri baginya sehingga ia lebih mudah mengingat dan memahami hal-hal baru yang sedang dipelajari. 

  3. Beri respons cepat dan penuh perhatian

    Salah satu kebutuhan utama anak usia dini adalah perhatian. Si kecil akan sangat senang bila merasa Mam memberikan perhatian besar terhadap dirinya, kegiatan yang ia lakukan, serta hal-hal yang ia sukai.

  4. Bangun rasa percaya diri si kecil

    Berikan tantangan kepada si kecil untuk meningkatkan kepintarannya. Bila selama ini ia terbiasa bermain sepeda di sekitar rumah, sekali waktu ajaklah bersepeda di bukit. Bagi si kecil yang senang membaca buku bergambar, sediakanlah buku-buku cerita yang minim gambar. Dengan begitu, ia memiliki kesempatan untuk mempelajari konteks cerita melalui kata-kata. Saat ia menyadari kepintarannya bertambah, rasa percaya dirinya otomatis akan meningkat.

  5. Berikan pujian

    Mam, salah satu cara mendidik anak usia dini yang baik dan benar adalah memberikan pujian saat ia berhasil menguasai kepintaran tertentu. Tindakan ini akan meninggikan rasa percaya diri serta semangat si kecil untuk mengembangkan kepintarannya. Sebaliknya, ketika ia tidak berhasil menyelesaikan tugas tertentu, tetap semangati dan hindari memarahi atau menghukumnya.

    Sebelum melatih kepintaran anak, pastikan Mam mengenali terlebih dahulu potensi kepintaran si kecil, ya. Cari tahu dengan memanfaatkan fitur Smart Strength Finder Tool  di Parenting Club Wyeth. Setelah itu, praktikkan lima tips di atas agar si kecil pintarnya beda.

  6. Nutrisi Seimbang

    Faktor yang tak kalah penting untuk mendukung si kecil adalah memberikan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang, Mam. Kombinasi nutrisi dan stimulasi tepat akan membentuk struktur otak anak. Tanpa dukungan nutrisi yang tepat, si kecil tidak akan dapat menyerap stimulasi secara optimal. Contoh nutrisi penting bagi si kecil adalah Omega 3, kolin, zat besi, protein, asam folat, zinc, dan vitamin A.

 
Source:
Soetjiningsih dkk. (2013). Tumbuh Kembang Anak, Edisi 2. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. hal. 208
urbanchildinstitute.org/articles/updates/nutrition-and-early-brain-development 
whattoexpect.com/toddler-nutrition/brain-food-for-kids.aspx
 
Accessed on 18 March 2017
Penulis
Alia An Dhiva

Setelah kelahiran putri pertamanya, Alia An Nadhiva memutuskan untuk memulai karier sebagai penulis freelance. Pengalamannya menjadi jurnalis di Majalah Good Housekeeping dan Prevention membuatnya semakin dekat dengan dunia kesehatan, hingga ia sering menulis artikel tentang modern parenting, nutrisi, kehamilan, dan kesehatan keluarga. Alia adalah lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Jurusan Ilmu Jurnalistik, dan kini tengah menetap di Tangerang Selatan bersama keluarga kecilnya.

Load More
Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top