7 Tahap Perkembangan Motorik Anak

Rabu, 03 Januari 2018, 17:46 WIB1 Shares
Pertumbuhan si Kecil yang begitu cepat kerap membuat Mam dan Pap kagum. Pertumbuhan fisik dan kekuatannya pun bertambah dengan meningkatnya kecerdasan motor kasar dan halusnya. Perkembangan motorik ini sangat penting karena berhubungan dengan pengendalian gerak tubuh yang terkoordinasi antara susunan syaraf, otot, otak, dan spinal cord. Motor kasar berhubungan dengan gerakan otot besar yang menunjukkan kemampuan si Kecil dalam berlari, melompat, duduk, dan lain sebagainya. Motorik halus berhubungan dengan gerak otot-otot kecil seperti jari-jemari tangan yang dapat dipelajari seperti memindahkan benda, mencoret-coret, dan menyusun balok. Berikut  7 tahapan perkembangan motorik anak yang wajib Mam dan Pap ketahui!
 
  1. 0-3 bulan

    Memasuki usia 3 bulan, si Kecil akan mulai belajar untuk mengangkat kepala dan dadanya dari lantai seperti melakukan “mini push-up”. Pada usia ini, si Kecil masih menggenggam erat jemarinya. Latih motorik halusnya dengan memberikan benda yang dapat digenggam atau memberikan sentuhan halus pada jarinya, atau menyilangkan tangannya untuk menguatkan otot lengannya. 

  2. 4-6 bulan

    Pada usia ini, si Kecil mulai bisa memiringkan badannya ke sisi kanan dan kiri, tengkurap, menggulingkan badan, serta menggunakan tangannya untuk mendukungnya duduk. Motorik halusnya mulai berkembang dengan mulai mengeksplorasi mainan dengan mengenggam dan menggapainya. 

  3. 7-9 bulan

    Saat ini, si Kecil sudah terlihat lebih kuat dengan kemampuan meraih mainan sendiri tanpa jatuh. Ia sudah bisa merangkak, duduk, dan belajar berdiri sendiri. Motorik halusnya terus berkembang dengan kemampuan menggapai mainan dengan dua tangan, serta mengambil benda yang lebih kecil dengan ibu jari dan jari telunjuknya. 

  4. 10-12 bulan

    Tak terasa si Kecil sudah memasuki usia 1 tahun. Saat ini, ia telah pandai mengangkat badannya untuk berdiri dan melangkahkan kaki untuk belajar rambatan atau merambat. Ia juga sudah mampu duduk tanpa dukungan di belakangnya dan memutar kepala tanpa kehilangan keseimbangan. Ia dapat mempertahankan keseimbangan dengan posisi duduk, saat melempar bola, dan bertepuk tangan sebagai perkembangan motorik halusnya. 

  5. 1-2 tahun

    Refleks si Kecil kini kian baik. Ia sudah mampu berjalan dengan baik, berjalan mundur, naik tangga, menarik dan mendorong benda berat, serta berdiri di kursi tanpa pegangan dan melempar. Begitu juga dengan kemampuan motorik halusnya seperti bisa menyusun menara dari balok, mencoret-coret, dan belajar melepas celana atau bajunya.

  6. 2-3 tahun

    Pertumbuhan fisik si Kecil kian kuat. Ia mampu menaiki tangga, menendang bola, membuka dan memakai pakaian sendiri, memungut dan membawa benda kecil dengan mudah. Ia juga sudah bisa diajak berkreasi karena mampu menggunting kertas, membuat lingkaran serta mencoret sesuai keinginan. 

  7. 3-4 tahun

    Si Kecil sudah bisa berjalan dengan mengayunkan tangan, mampu menuruni tangga dengan dua kaki. Ia juga sudah bisa berdiri di salah satu kaki selama 5-10 detik, melompat, dan memanjat. Motorik halus si Kecil pun menunjukan kemajuan dengan pandai mengoleskan lem dengan rapi, meronce, menyusun puzzle, dan menuangkan cairan ke dalam botol dengan hati-hati. 


Yuk Mam dan Pap, perhatikan perkembangan motorik anak dari waktu ke waktu serta perbanyak informasi yang bermanfaat seperti yang ada di sini, agar pengasuhan si Kecil jadi yang terbaik. 

Sumber:
meetdoctor.com/article/cara-sederhana-merangsang-motorik-halus-dan-motorik-kasar-anak
parenting.co.id/balita/tahapan-perkembangan-motorik-kasar-anak
scribd.com/document/188359108/Makalah-Perkembangan-Motorik-Anak

0 Komentar

Artikel Terkait

Tumbuh Kembang

I Have a Great Pap!

Baca selengkapnya

Tumbuh Kembang

I’m a Strong Kid!

Baca selengkapnya

Tumbuh Kembang

Si Kecilku Aktif, Pintarnya Beda

Baca selengkapnya
Hubungi Kami
Hubungi KamiHubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top