Gambar Agar si Kecil Pintar Matematika
Gambar Agar si Kecil Pintar Matematika

Agar si Kecil Pintar Matematika

oleh: Wyeth Nutrition 2017-11-02 16:54:05
Matematika, seringkali menjadi momok bagi si Kecil. Pada beberapa kasus, mereka yang tidak menyukai pelajaran ini bahkan menolak dan menyerah saat mengerjakan tugas sekolah, sehingga harus dirayu dan ditemani oleh Mam dan Pap. Padahal, matematika sejatinya sangat menyenangkan dan memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun masa depannya, antara lain membantu life skill si Kecil untuk menganalisis informasi, menyelesaikan masalah, dan masih banyak lagi. Yuk, saatnya membuat si Kecil menyenangi dan pintar matematika. Berikut beberapa trik-nya, ya Mam.  
  • Mulailah sedari dini. Mam dan Pap dapat mulai mengajari si Kecil matematika sejak usia 1 tahun, lho. Ini adalah periode terbaik untuk mulai mengajarinya karena otaknya sudah siap dan baginya, apapun yang Mam dan Pap lakukan bersamanya terasa menyenangkan! Beberapa permainan dengan konsep matematika sederhana yang bisa dimainkan bersama si kecil, misalnya memahami kosep “pola” melalui permainan tepuk tangan, menyanyikan lagu ‘kepala pundak lutut kaki’, memahami konsep “urutan” seperti membangun balok, stacking ring, memahami beberapa tekstur yang berbeda, dan banyak lagi. Untuk anak yang lebih tua, Mam dan Pap bisa mengajaknya bermain puzzle, monopoli, atau mengenalkan konsep matematika melalui mainan Montessori sepertiknobbed cylinders, counting beadsdan lain-lain yang kini tengah populer di Indonesia. 
  • Ajak si kecil membaca buku dengan tema matematika.Beberapa buku dongeng luar negeri populer bertema matematika bisa menjadi pilihan Mam dan Pap, misalnya The Very Hungry Caterpillar (Eric Carle), Ten Little Dinosaurs (Mike Brownlow), Counting Kisses (Kren Katz), dan masih banyak lagi. Jangan khawatir, jika Mam dan Pap juga ingin mengajarkan matematika melelui buku karya anak negeri, ada banyak pilihan juga lho, salah satunya buku 30 Dongeng Matematika, serta berbagai buku berhitung dengan ilustrasi yang menarik untuknya. 
  • Integrasikan matematika dalam aktivitas seru sehari-hari. Kenali jenis permainan maupun aktivitas favorit si Kecil, dan cobalah memasukkan konsep matematika ke dalamnya. Misalnya, jika dia senang membantu Mam memasak kue, pinta si Kecil untuk menghitung jumlah choco chips dalam cookies yang tengah dibuat. Atau, Mam dan Pap bisa bertanya, “Untuk membuat kue ini, kita perlu 5 telur. Nah Mam tadi sudah masukkan 3 telur. Kurang berapa lagi ya, nak?” Contoh lainnya, jika si kecil senang menemani Pap naik mobil, Pap bisa mengajaknya berlatih matematika dengan menghitung jumlah bis yang lewat, atau memintanya menghitung waktu sampai di tempat tujuan. 
  • Berikan hadiah saat si kecil menguasai skill matematika.  Misalnya, jika si kecil memahami skill matematika yang baru, atau berhasil menyelesaikan tugas maupun menjawab pertanyaan matematika yang Pap dan Mam berikan, maka jangan ragu untuk memuji usahanya atau memberinya hadiah. Tak harus yang mahal, namun memberinya kudapan favorit ataupun jam tambahan untuk bermain atau menonton kartun favorit bisa menjadi pilihan. 


Dengan mengenalkan konsep sedari dini serta menjalani proses belajar bersama Pap dan Mam, si Kecil pun pelan-pelan diharapkan menyukai dan melihat matematika sebagai tantangan yang menyenangkan. Selamat mencoba ya, Mam dan Pap, sambil terus memperkaya wawasan dengan berbagai informasi pengasuhan si Kecil di sini
 
Referensi:
http://www.raisesmartkid.com/all-ages/1-articles/53-how-to-make-math-fun
http://raisingchildren.net.au/articles/developing_early_numeracy_skills.html
(diakses pada 12 Mei 2017)

Cek Informasi Lainnya

Hubungi Kami
Hubungi Kami di Parenting Club ID Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top