Cara Mengasuh

Apakah Mam dan Pap Sudah Siap Memiliki Si Kecil?

By: Myra Anastasia 2018-01-17 11:58:36
Setelah menikah, banyak pasangan yang langsung menginginkan segera memiliki momongan. Sebetulnya ini wajar saja. Namun, yang luput untuk dipertimbangkan adalah kesiapan Mam dan Pap untuk memiliki si Kecil. Saat merencanakan hamil, Mam dan Pap harus memiliki kondisi fisik sehat. Ini karena kesehatan sangat penting dalam persiapan kehamilan.

Persiapan kehamilan bukan hanya berbicara tentang bagaimana tubuh Mam siap mengandung selama 9 bulan, lho. Ada berbagai hal yang harus Mam dan Pap pertimbangkan ketika ingin memiliki si Kecil. Persiapan kehamilan tidak hanya fisik, tetapi juga psikologis, dimulai sejak pra kehamilan.

Biasakan Konsumsi Nutrisi yang Tepat

Idealnya kebiasaan ini dimulai sejak kecil. Jika Mam dan Pap sudah terbiasa mengonsumsi makanan sehat, tentunya ini bukan lagi sesuatu yang sulit dilakukan. Terbiasa mengonsumsi makanan bergizi seimbang membuat si Kecil dalam kandungan tumbuh, berkembang, serta lahir dalam keadaan sehat.

Kalau selama ini belum terbiasa mengkonsumsi makanan sehat, mulai sekarang coba untuk membiasakannya saat Mam mulai persiapan kehamilan. Asupan yang bergizi sangat penting untuk mendapatkan kehamilan yang sehat.


Asam folat, kalsium, dan zat besi merupakan nutrisi yang penting sejak masa persiapan kehamilan. Konsumsi asam folat yang cukup untuk mengurangi risiko cacat lahir si Kecil. Bila perlu Mam bisa mengkonsultasikan tentang pola makan dan asupan gizi yang dibutuhkan ke dokter kandungan atau ahli nutrisi.

Fisik yang Sehat

Kondisi fisik yang sehat dengan stamina yang prima juga dibutuhkan sejak masa persiapan kehamilan. Mengandung bayi selama 9 bulan butuh stamina yang baik. Mam dengan tubuh yang sehat juga mudah terhindar dari stress dan merasa percaya diri.

Olahraga teratur bisa mulai dilakukan sebelum masa kehamilan. Tidak perlu berolahraga berat, yang penting berat badan ideal sesuai Body Mass Index (BMI) tetap tejaga. Berat badan berlebih atau kurang juga bisa memengaruhi kesuburan.

Konsultasi dengan Dokter Kandungan

Konsultasi dengan dokter kandungan tidak harus menunggu kehamilan. Konsultasi ke dokter kandungan juga bagian dari persiapan kehamilan dan sangat disarankan. Terlebih saat ini banyak penyakit yang berawal dari gaya hidup yang salah.

Mam bisa cek apakah ada kemungkinan terkena diabetes dan tiroid. Gula darah yang tinggi di awal kehamilan sangatlah berbahaya. Gangguan tiroid juga bisa terjadi sebelum kehamilan dan itu bisa sangat berisiko bagi Mam dan si Kecil. Konsultasikan juga vaksinasi apa saja yang diperlukan bagi Mam untuk mempersiapkan kehamilan.

Peran Pap dalam Persiapan Kehamilan

Kehamilan sejatinya melibatkan dua pihak yaitu Mam dan Pap. Pap juga harus sehat supaya spermanya dalam kondisi yang baik. Jauhi rokok, hindari stress, berhenti konsumsi obat-obatan yang berlebihan, terapi radiasi, dan masalah hormon adalah beberapa hal yang bisa mengurangi kualitas sperma. Obesitas juga bisa memengaruhi kesuburan Pap.

Kelainan Genetik

Mam dan Pap pasti ingin si Kecil lahir dalam kondisi sehat. Namun, beberapa bayi ada yang lahir dalam kondisi kelainan kromosom, gangguan pendengaran, kanker, atau penyakit keturunan lainnya. Sebelum hamil, Mam dan Pap bisa memeriksakan kelainan genetik ini  kepada ahli kesehatan. Hal ini untuk melakukan tindakan antisipasi jika ada dugaan kelainan genetis dan menurunkan risiko si Kecil lahir dengan kondisi cacat bawaan.

SOURCE:
https://www.starthealthystayhealthy.in/are-you-and-your-husband-ready-baby
Penulis
Myra Anastasia

Seorang mom blogger dengan dua anak (Keke dan Nai) yang gemar jalan-jalan bersama keluarga dan memasak. Ia membagikan pengalaman bersama keluarga dalam blognya. Selain didominasi pengalaman perjalanan keluarga dan keseharian kedua anaknya yang menggemaskan, ia juga berbagi tentang tips parenting seputar kegiatan kreativitas bersama anak serta metode belajar dan sekolah kedua anaknya.

Cara Mengasuh

Pentingnya Peran Pap Selama Proses Kelahiran

By: Wyeth Nutrition 2018-07-09 14:46:06
Salah satu kecemasan Mam selama proses kehamilan adalah saat masa kelahiran tiba. Saat-saat menegangkan sekaligus paling ditunggu. Berbagai perasaan campur aduk. Excited ingin bertemu si Kecil yang sudah 9 bulan dibawa ke mana-mana, menahan sakit akibat kontraksi, sampai cemas akan keselamatan si Kecil dan diri sendiri.
Saat inilah peran Pap sangat dibutuhkan. Kehadiran Pap di samping Mam selama proses kelahiran akan memberikan ketenangan, semangat dan rasa ditemani bagi Mam. Seolah tidak berjuang sendirian.

Nah, sebenarnya seberapa penting sih peran Pap selama proses kelahiran?

1. Memberi Ketenangan
Percayalah, proses kelahiran merupakan salah satu momen paling menakutkan bagi Mam. Apalagi saat ini mudah sekali menemukan berita-berita soal apa pun di internet, termasuk tentang kegagalan proses kelahiran. Karena itu, terkadang Mam begitu khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Kehadiran Pap di sampingnya akan memberikan rasa tenang, bahwa apapun yang akan terjadi, ada seseorang yang mencintainya di sana. Hal yang harus Pap lakukan, sebisa mungkin ciptakan suasana relaks bagi Mam denganmengobrol, menyuapi makanan, atau menanyakan apa yang dirasakannya.

2. Mendukung Secara Fisik Maupun Emosional
Saat proses persalinan, Mam mengalami kondisi yang serbatidak enak. Kehadiran Pap di sana bisa memberi dukungan secara fisik dengan memijat, mengelus, ataupun mengingatkan mengatur pernafasan. Kehadiran pap juga bisa mengalihkan Mam dari rasa sakit akibat kontraksi. Karena itu, Pap bersiap-siap untuk hal-hal aneh yang mungkin dilakukan Mam, seperti mungkin mencengkeram tangan Pap keras-keras, menggigit, bahkan mungkin menangis. Peran Pap di sana meredakan kesakitan fisik maupun emosional Mam yang sedang berjuang.

3. Membantu Membuat Keputusan
Yup, terkadang selama proses persalinan terdapat hal-hal yang perlu keputusan cepat. Kondisi Mam yang sedang berjuang tentu tidak memungkinkan untuk memutuskan sesuatu jika dibutuhkan. Kehadiran Pap yang akan mengambil peran itu. Dengan adanya Pap di samping Mam, segala hal bisa dilakukan secara cepat. Hal itu juga turut memberi ketenangan batin untuk Mam, yakin bahwa ada orang yang dapat diandalkannya.

4. Menikmati Momen Kehadiran Si Kecil Bersama
Segera setelah si Kecil lahir, Mam akan sedikit emosional. Ia mungkin akan menangis dan ingin berbagi kebahagiaan bersama orang yang dicintainya. Pap adalah orang tersebut. Begitu si Kecil lahir, saat diberikan ke pelukan Mam dengan Pap di sampingnya tentu memberi perasaan dicintai dan kebahagiaan luar biasa.
Karena itu Pap, usahakan untuk mendampingi Mam saat persalinan tiba. Namun, persiapkan juga diri Pap jika memang tidak sanggup melihat proses persalinan. Tidak perlu memaksakan diri. Berikan dukungan dalam bentuk apa pun yang Pap bisa.
 
Source:
babycenter.com/0_a-dads-role-in-delivery_183.bc
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top