Info Nutrisi

Bantu Si Kecil Belajar Menggenggam Benda dengan 4 Permainan Ini

By: Wyeth Nutrition 2016-09-27 15:39:44
Tahukah, Mam? Proses perkembangan dan tumbuh kembang anak berubah-ubah sejak hari kelahirannya hingga ia beranjak besar. Sepanjang setahun pertama usianya, ia belajar menyentuh, meremas, dan menggenggam mainan kecil yang ada di dekatnya. Dan kini, saat usianya sudah mencapai 1 tahun, kemampuan jemarinya memegang benda pun semakin meningkat.
 
Bila Mam perhatikan, ia mungkin sudah dapat mengangkat benda-benda berukuran kecil hanya dengan jempol dan telunjuknya. Ia juga kini bisa mengambil benda dan memegangnya rapat-rapat. Bukan hanya itu Mam, ia pun kini tengah belajar melakukan kegiatan yang lebih kompleks dengan jemarinya, seperti memasukkan makanan ke dalam mulut, membuka tas Mam dan mengeluarkan seluruh isinya, atau mencoret-coret meja dengan krayon.
 
Memang, sebagian besar aktivitasnya masih belum beraturan. Tapi, tak perlu khawatir jika si kecil masih senang melempar-lempar balok mainan sementara Mam melihat anak lain seusianya sudah bisa menyusunnya dengan rapi. Hal ini karena proses tumbuh kembang anak tidak selalu sama. Lebih baik, Mam melakukan kegiatan untuk melatih dan mengarahkan si kecil dalam memperkuat keterampilan tangannya. Tidak perlu melakukan kegiatan yang rumit, kok. Empat permaian seru ini bisa menjadi alternatif stimulasi tumbuh kembang anak:

1. Menumpuk-numpuk
Mam bisa menggunakan mainan edukasi seperti balok susun atau lingkaran plastik yang dimasukkan ke dalam tonggak kecil. Selain itu, Mam juga bisa memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar rumah, seperti wadah plastik bekal makanan, gelas plastik, atau buku bantal. Tapi, pastikan bahwa benda-benda yang dimainkan si kecil dalam keadaan bersih dan tidak mengandung zat yang berbahaya, ya.

2. Membuka dan Menutup Boks
Tentu saja gunakan boks yang ukurannya tidak terlalu besar, serta mudah dibuka dan ditutup ya, Mam. Misalnya, boks sepatu atau kotak kado. Pilih yang ringan dan sudut-sudutnya tidak tajam.

3. Mengambil, Mengangkat, dan Menjatuhkan Barang
Saat bermain bersama si kecil, minta ia meniru tindakan Mam mengambil sebuah mainan ringan, mengangkatnya tinggi-tinggi, lalu menjatuhkannya. Atau, Mam juga bisa mengangkat mainan lalu menggoyang-goyangkannya. Ia pasti sangat girang melihat ulah Mam!

4. Mencoret-coret Menggunakan Krayon
Jangan berharap si kecil bisa membuat gambar yang bagus ya, Mam. Tujuan dari kegiatan ini adalah melatih tangannya memegang krayon dan membuat gerakan-gerakan melingkar maupun lurus. Jangan lupa, sediakan kertas yang cukup agar ia tidak mencoret-coret dinding atau perabotan rumah, ya.
 
Saat memberikan stimulasi tumbuh kembang anak untuk melatih keterampilan motoriknya, sebenarnya Mam juga sedang mengajarinya konsep ruang (spasial), lho. Mam menjelaskan dan menunjukkan apa yang dimaksud dengan “di atas”, “di bawah”, “di samping”, “di dalam”, dan “di luar”. Jadi, selain lebih pintar menggenggam, koordinasi fisik si kecil pun ikut meningkat. Permainan manakah yang jadi favorit si kecil?
 
Sumber:
healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/Pages/Hand-and-Finger-Skills-1-Year-Olds.aspx
kidshealth.org/en/parents/move12yr.html#
babycentre.co.uk/a6578/developmental-milestones-grasping
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Info Nutrisi

Nak, Yuk Makan Serat Agar Sehat

By: DR Dr Rini Sekartini SpA K 2017-10-24 14:18:56
 
Serat banyak terkandung dalam buah dan sayuran. Namun seperti kita ketahui, anak-anak sering kali tidak menyukai bermusuhan dengan jenis makanan ini. Meski demikian, serat tidak bisa diabaikan begitu saja dalam kompisisi nutrisi harian si Kecil. Menurut Angka Kecukupan Gizi untuk anak Indonesia usia 4-6 tahun setidaknya dibutuhkan 22g serat per orang per hari.
 
Serat sangat bermanfaat untuk kesehatan sistem pencernaan dan mencegah sembelit. Makan makanan kaya serat juga membantu si Kecil memiliki kebiasaan pola makan baik yang akan mengurangi risiko penyakit diabetes, jantung, obesitas dan juga kolesterol. Serat juga dapat membantu si Kecil berkonsentrasi lebih lama, karena serat membuat perut terasa penuh lebih lama, oleh sebab itu meski bermanfaat pemberian serat pada si Kecil juga sebaiknya tidak berlebihan karena perut akan cepat penuh dan tidak menyisakan ruang untuk makanan lainnya sementara dalam masa pertumbuhan si Kecil masih membutuhkan makanan yang bervariasi dan aneka gizi. 

 
Ada dua bentuk serat, yakni serat larut seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dan serat tidak larut seperti gandum utuh dan oat. Si Kecil umumnya lebih menyukai makanan manis sehingga pemberian serat dari buah menjadi lebih mudah. Setidaknya berikan si Kecil lima porsi buah dan sayuran dalam sehari, namun sesuaikan  porsinya sesuai keinginan anak. Berikan sedikit dahulu, lalu semakin lama semakin banyak. Untuk gandum dan biji-bijian, Mam bisa siasati dengan memberikannya dalam bentuk roti dan pasta. Untuk memecah kebosanan dan menarik minat si Kecil, Mam bisa berikan makanan kaya serat dalam bentuk seperti berikut ini:
 
  • Buatkan sandwich dari roti gandum dengan isian telur atau daging sesuai selera si Kecil. 
  • Buat smoothie dengan campuran buah, seperti stroberi, pisang dan lain sebagainya. 
  • Berikan cemilan berupa keripik buah atau sayuran kering dengan rasa manis dan gurih alami. 
  • Masukkan brokoli atau wortel sebagai campuran nugget atau bakso, untuk mensiasati si Kecil yang enggan makan sayur. 
  • Gunakan buah sebagai campuran puding jelly yang terbuat dari konyaku atau agar-agar yang juga kaya serat. 


Dapatkan berbagi tips menarik lainnya dengan berkunjung ke sini

Sumber:
https://klinikgizi.com/2014/10/02/kebutuhan-gizi-dan-nutrisi-anak-usia-di-bawah-5-tahun/
http://www.ayahbunda.co.id/balita-gizi-kesehatan/beri-balita-makanan-berserat
http://gizi.depkes.go.id/download/Kebijakan%20Gizi/Tabel%20AKG.pdf
Penulis
DR Dr Rini Sekartini SpA K

Dokter Spesialis Anak Konsultan alumni Fakultas Kedokteran UI Jakarta dan saat ini praktek sebagai Konsultan Tumbuh Kembang Anak di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top