Kesehatan

Berbagai Tes Kehamilan yang Perlu Mam dan Pap Ketahui

By: Myra Anastasia 2018-01-17 12:16:25
Setelah menikah, masa berikutnya yang paling ditunggu adalah kehamilan. Bahagia rasanya bila si Kecil yang dinantikan akan segera hadir. Ingin segera memberi kabar kepada keluarga dan kerabat terdekat setelah mengetahui hasil tes kehamilan. Namun, sebagai pasangan baru terkadang bingung apakah sedang hamil atau tidak ketika menstruasi datang terlambat dari biasanya. Sebetulnya ada 3 cara alami untuk mengetahui tentang kehamilan[1] , yaitu:
  1. Perubahan pada payudara. Setelah terjadi pembuahan, selama 1-2 minggu payudara menjadi lebih sensitif, besar, keras, dan juga terasa sakit. Daerah di sekitar puting atau aerola juga lebih berwarna kehitaman.
  2. Mudah lelah. Mam bila sedang hamil sering merasa lebih lelah daripada biasanya. Perbanyak istirahat dan konsumsi asupan bergizi agar tubuh tetap fit.
  3. Mual (morning sickness). Tidak semua wanita hamil mengalami mual. Apabila mengalami mual, durasinya pun berbeda-beda. Ada yang seharian selalu mual. Namun, umumnya Mam mengalami mual pada pagi hari.

 

Mam masih belum yakin dengan cara alami ini? Masih ada dua cara lagi untuk tes kehamilan, yaitu melalui urine dan darah. Sebelumnya, Mam harus tahu terlebih dahulu bagaimana tes kehamilan ini bekerja.
 
Setelah sel telur dibuahi dan menempel pada dinding uterus, tubuh Mam akan mengeluarkan human chorionic gonadotropin (HCG). Hormon ini disebut juga hormon kehamilan karena dihasilkan oleh plasenta pada masa kehamilan yang meningkatkan urine dan darah seminggu setelah konsepsi.
 
Tes Kehamilan Melalui Urine

Tes ini paling banyak digunakan karena mudah. Alatnya juga bisa dibeli di minimarket dan Mam bisa melakukannya sendiri di rumah. Hasilnya pun sudah bisa diketahui dalam hitungan menit. Pada pagi hari, kadar hormon HCG sedang berada di titik tertinggi. Karena itu, waktu terbaik untuk menggunakan alat ini adalah pagi hari setelah Mam bangun tidur. 

Hasil tes terkadang kurang akurat. Bisa saja pada saat melakukan tes urine, kadar HCG sedang rendah sehingga hasilnya negatif, padahal Mam sebetulnya sudah hamil. Mam yang mengalami keguguran, aborsi, atau kehamilan ektopik juga terkadang hasil tesnya positif. Bila hasilnya negatif, Mam bisa melakukan tes ulang tiga hari kemudian. Pada enam minggu masa kehamilan pertama, kadar HCG mengalami peningkatan ganda setiap 2-3 hari.

Tes Kehamilan Melalui Darah

Mungkin Mam masih tetap ragu dengan hasil dari tes urine karena garis yang terlihat masih samar. Atau bahkan hasilnya negatif padahal Mam sudah terlambat menstruasi. Mam bisa melakukan tes kehamilan dengan cara lain untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat yaitu dengan tes darah.

Berbeda dengan tes kehamilan melalui urine, tes ini harus dilakukan oleh dokter. Tentu biayanya lebih besar, Mam. Hasilnya pun baru bisa diketahui setelah beberapa waktu. Namun, hasil tesnya lebih akurat dibandingkan tes kehamilan dengan urine.

Bila Mam memilih melakukan tes kehamilan sendiri dulu dengan tes urine, ada baiknya membaca instruksi yang tertulis di alat tes yang akan digunakan. Hasil tes bisa semakin akurat bila digunakan sesuai instruksi. Sebaiknya menggunakan alat tes kehamilan dengan urine paling cepat seminggu setelah terlambat menstruasi. Ini karena biasanya embrio menempel ke dinding rahim butuh waktu antara 6-12 hari.
 
Sources:
lifestyle.kompas.com/read/2010/05/08/14533173/kapan.sebaiknya.mulai.memastikan.kehamilan
https://www.starthealthystayhealthy.in/when-will-pregnancy-test-be-positive
Penulis
Myra Anastasia

Seorang mom blogger dengan dua anak (Keke dan Nai) yang gemar jalan-jalan bersama keluarga dan memasak. Ia membagikan pengalaman bersama keluarga dalam blognya. Selain didominasi pengalaman perjalanan keluarga dan keseharian kedua anaknya yang menggemaskan, ia juga berbagi tentang tips parenting seputar kegiatan kreativitas bersama anak serta metode belajar dan sekolah kedua anaknya.

Load More
Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top