Bijak Sikapi Stereotip Gender

Rabu, 01 November 2017, 17:31 WIB0 Shares
Suka atau tidak, stereotik gender masih berlaku di masyarakat kita. Tugas Mam dan Pap sebagai orangtua adalah memberi pengertian dengan cara yang bijak pada anak. Jangan sampai anak menerima mentah-mentah stereotip gender sehingga ia kurang percaya diri dan enggan mengembangkan bakatnya.
 
Saat anak sudah bisa memahami apa yang terjadi dengan lingkungannya, tak ada salahnya membicarakan stereotip gender (penggambaran sederhana satu dimensi dari orang-orang, berdasarkan gender, ras, usia, dll). Misalnya, ketika mengajak anak outbound di akhir pekan, tiba-tiba anak menolak memakai celana panjang dan bilang,” Mam, aku kan cewek, pakai rok, dong, bukan celana”. Berikan pemahaman kalau tak masalah seorang perempuan mengenakan celana panjang asalkan sesuai dengan kondisinya. 
 
Kiat hindarkan anak dari stereotip gender
  • Lewat buku, tv, atau film kartun

    Bantu ia memahami peran stereotip gender dalam buku cerita dan kartun yang mereka nikmati. Bantu anak-anak menjadi sadar akan jumlah karakter wanita dan pria di media yang mereka tonton. Karakter wanita sering kali merupakan minoritas dalam program anak-anak, dan hanya ada satu karakter. Bahkan serial kartun Paw Patrol lalu menambahkan satu tokoh perempuan lagi karena isu stereotip gender ini. Dorong anak untuk menciptakan karakter tambahan yang dapat mereka gabungkan ke dalam permainan imajinatif mereka.

  • Buat pengasuhan dengan tidak berdasarkan jenis kelamin

    Biarkan anak mengembangkan bakat seluas-luasnya. Sudah hal yang jamak kalau perempuan bisa menjadi pilot, dan laki-laki menjadi koki. Bahkan anak perempuan pun bisa menjadi pemimpin bangsa, lho. Jangan pernah membatasi bakatnya hanya karena satu profesi tersebut tidak cocok dilakukan anak perempuan. 

  • Dorong keterampilan motoriknya

    Berikan kesempatan untuk mendorong pengembangan keterampilan motorik 

    kasar pada anak perempuan dan keterampilan motorik halus pada anak laki-laki. Jangan hanya anak laki-laki yang boleh memanjat, melompat, dan bermain bola. Latih semua motoriknya dan biarkan ia berkembang. 

  • Tumbuhkan rasa percaya dirinya

    Hilangkan stereotip kalau anak perempuan cantik itu harus bertubuh tinggi, langsing, dan kulit cerah. Katakan kalau yang penting itu bukan penampilan fisik, melainkan kecantikan dari dalam dan otak yang pintar.  

  • Dukung sifat-sifat positifnya

    Selalu beri semangat dan dukung sifat-sifat positifnya untuk mengasah kemampuannya. Selalu dampingi anak dan beri pengertian tentang konsekuensinya. Misalkan, boleh saja anak perempuan bercita-cita jadi Pilot, tapi diperlukan kerja keras untuk meraihnya. Yakinkan kalau Mam dan Pap akan selalu ada untuk mendukungnya.

 
Masih banyak tips menarik lainnya seputar pengasuhan si Kecil yang bisa menjadi referensi Mam dan Pap; kunjungi halaman ini
 
Sumber:
  • http://www.parents.com/toddlers-preschoolers/development/behavioral/avoiding-gender-stereotypes/
  • http://www.huffingtonpost.co.uk/chrissy-chittenden/10-ways-to-avoid-gender-stereotyping-in-children_b_5123203.html
  • http://mediasmarts.ca/tipsheet/talking-kids-about-gender-stereotypes-tip-sheet

0 Komentar

Artikel Terkait

Cara Mengasuh

Berbagi Tugas, Harus Itu!

Baca selengkapnya

Cara Mengasuh

Hindari Stres Mam… (Happy Mam, Happy Baby)

Baca selengkapnya

Cara Mengasuh

Smart Parenting Workshop: Kenali Perilaku Anak di Usia Prasekolah

Baca selengkapnya
Hubungi Kami
Hubungi KamiHubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top