Dukung Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini

Selasa, 14 November 2017, 15:15 WIB0 Shares
Mam dan Pap tentu cukup sering mendengar perihal perkembangan kognitif si Kecil, meskipun belum terlalu mengerti apa yang dibahas di dalamnya. Perkembangan kognitif adalah sebuah studi dalam ilmu neurosains dan psikologi yang berfokus pada perkembangan anak dalam memproses informasi, keterampilan persepsi, pembelajaran bahasa, serta aspek-aspek lain yang ada dalam tumbuh kembang otak. 

Kali ini, kita akan membahas tentang perkembangan kognitif anak usia dini, yaitu 1 tahun ke atas, khususnya yang berusia 12-18 bulan ya, Mam. Nah, pada usia sensitif ini, anak biasanya dapat: 
  • Meniru apa yang dilihat dan apa yang didengar dari lingkungan sekitarnya
  • Mencari obyek tertentu pada kumpulan gambar saat diminta. 
  • Belajar tentang dunia di sekitarnya dengan menyentuh dan memindahkan obyek. Mereka bisa saja memasukkan benda-benda ke dalam lubang, mencampur dan bermain dengan pasir, menumpukkan benda kemudian bereksperimen dengan menjatuhkan tumpukan benda-benda tersebut. 
  • Menyadari adanya rutinitas. 
  • Paham dan dapat mengikuti perintah sederhana seperti: “Ayo, ke sini dan berikan bolanya.” 
Selain kelima perkembangan kognitif penting di atas, anak berusia 12-18 bulan biasanya telah dapat bermain dengan mengelompokkan atau membedakan benda, menggunakan imajinasi saat bermain, mulai memahami beberapa warna dan bentuk serta dapat bermain dengan krayon atau pensil warna.

Lalu, bagaimana caranya mendukung perkembangan kognitifnya? Mam dan Pap dapat melakukan beberapa tips ini: 
  • Bernyanyi lagu anak bersama-sama dengan gerakan sederhana, misalnya seperti lagu “Kepala Pundak Lutut Kaki.”
  • Mengajari anak menaruh bentuk bentuk sesuai dengan tempatnya, misalnya bentuk lingkaran, kubus dan segitiga
  • Membaca sambil menghitung obyek tertentu yang terdapat pada buku bergambar lalu mengajaknya mencari obyek tersebut di kamar/rumah. 
  • Memberinya intruksi sederhana seperti: “Tolong taruh bonekanya di kotak mainan, ya.”
  • Membaca buku bersama dan mendorongnya menunjuk obyek pada buku.
  • Ajak dan ajari anak menggunakan pensil warna atau krayon untuk belajar corat-coret di kertas gambar atau kertas karton.

Jangan lupa Mam dan Pap, bahwa perkembangan kognitif anak usia dini sebagai anak sehat bersinergi dengan kepintaran Akal, Fisik dan Sosialnya. Perkembangan kognitif lebih banyak berkaitan dengan Akal, yakni meliputi kemampuannya dalam berimajinasi, bernyanyi, mengingat gambar, huruf, angka dan sebagainya. Nah, agar seimbang, ajak juga mereka mengasah Fisiknya, misalnya dengan olahraga, menari, bermain di alam dengan hewan, serta kemampuan Sosialnya, yakni dengan membiasakannya bersosialisasi, bermain dengan teman, serta memilih hobi atau minatnya sendiri. 

Mam dan Pap, yuk, perkaya wawasan tentang kepintaran Akal, Fisik, dan Sosial si Kecil, juga segala sesuatu tentang nutrisi, edukasi, dan pengasuhan si Kecil, dengan banyak membaca dan berkunjung ke sini.  

Referensi: 
  • en.wikipedia.org/wiki/Cognitive_development
  • healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/Pages/Cognitive-Development-One-Year-Old.aspx
  • healthyfamiliesbc.ca/home/articles/toddlers-cognitive-development-12-18-months

0 Komentar

Artikel Terkait

Kesehatan

Gigiku Bersih dan Sehat

Baca selengkapnya

Kesehatan

Proteksi si Kecil Lewat Imunisasi

Baca selengkapnya

Kesehatan

Imunisasi Wajib Bagi Si Kecil

Baca selengkapnya
Hubungi Kami
Hubungi KamiHubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top