Gigiku Bersih dan Sehat

Selasa, 24 Oktober 2017, 14:12 WIB1 Shares
Merawat gigi anak bagi beberapa Mam cukup menyulitkan. Terlebih si Kecil gemar menyantap makan makanan manis yang bisa berbahaya bagi kesehatan giginya jika tidak dibersihkan dengan benar. Mengajarkan si Kecil membersihkan gigi memang membutuhkan kesabaran Mam, kerap kali hanya sekedar membuka mulut saja ia enggan. Meski demikian, jangan patah semangat karena pembiasaan perawatan sejak dini akan membentuk prilaku sehat di masa yang akan datang.
 
Jangan menunggu gigi si Kecil tumbuh untuk membiasakan membersihkan giginya. Kebiasaan membersihkan ini bisa dimulai sejak bayi, dengan menggosokan kain kasa/handuk lembut pada gusi dan lidah si Kecil untuk membersihkannya dari kotoran ataupun sisa makanan. Setelah gigi susu pertamanya tumbuh, mulai gunakan sikat gigi lembut untuk membersihkannya dua kali sehari. Mam bisa perhatikan hal-hal berikut agar si Kecil lebih semangat membersihkan giginya!
 
  • Hindari menggunakan pasta gigi dengan fluoride secara berlebihan pada anak usia balita karena bisa membahayakan mereka. Gunakan pasta gigi sedikit saja tanpa perlu menutupi permukaan sikatnya. Sedapat mungkin, gunakan pasta gigi dengan formula khusus untuk anak-anak.
  • Sebagai langkah awal gunakan air matang untuk berkumur karena pada usia di bawah 3 tahun beberapa anak kesulitan melakukannya kemudian menelan sebagian airnya. 
  • Pada usia 3-4 tahun, Mam bisa bantu si Kecil menyikat gigi dengan benar. Jangan lupa untuk selalu mengingatkan si Kecil akan langkah-langkahnya agar ketika dia mandiri ia sudah bisa melakukannya dengan benar. 
  • Biarkan si Kecil memilih sendiri sikat giginya. Kini banyak tersedia sikat gigi dengan bentuk menarik dan lucu yang menarik perhatiannya. 
  • Berikan contoh menggosok gigi. Lakukan kegiatan sikat gigi bersama Mam atau Pap agar menyenangkan. Bisa sambil bernyanyi, bermain dengan boneka atau memberikan si Kecil stiker lucu setiap kali berhasil melakukannya dengan benar.
Sebenarnya sejak usia setahun dan telah tumbuh beberapa gigi susu, Mam sudah bisa mengajak si Kecil ke dokter gigi untuk melihat pertumbuhan giginya dan juga risiko gigi bermasalah. Membawa si Kecil ke dokter gigi sejak dini membantu Anda untuk berkonsultasi lebih banyak mengenai kondisi pertumbuhan gigi anak, penggunaan fluoride, nutrisi untuk gigi, juga penggunaan botol minum yang tepat. Selain itu, anak akan terbiasa dokter gigi dan tidak takut lagi ketika ia harus kembali berkunjung ke sana.
 
Agar si Kecil nyaman, pilih dokter gigi khusus anak yang memiliki peralatan dan perlengkapan menarik dengan interior ruangan yang tidak menakutkan. Jadwalkan kunjungan di saat anak dalam kondisi mood terbaiknya, seperti sudah kenyang, cukup istirahat dan puas bermain. Ceritakan mengenai hal menarik tentang kesehatan gigi sehingga ia tidak merasa ketakutan untuk pergi ke dokter gigi.
 
Yuk Mam, ajarkan hal-hal baik kepada si Kecil agar pintarnya beda, dengan memperkaya wawasan Mam dengan berbagai bacaan menarik di sini

Sumber:
  • http://www.alodokter.com/mencegah-lubang-pada-gigi-si-kecil
  • https://familydoctor.org/dental-hygiene-how-to-care-for-your-childs-teeth/

0 Komentar

Artikel Terkait

Kesehatan

Dukung Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini

Baca selengkapnya

Kesehatan

Proteksi si Kecil Lewat Imunisasi

Baca selengkapnya

Kesehatan

Imunisasi Wajib Bagi Si Kecil

Baca selengkapnya
Hubungi Kami
Hubungi KamiHubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top