Kesehatan

Hal-hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Hamil

By: Annisa Steviani 2018-01-17 00:52:15 (UTC)
Sebenarnya banyak sekali hal yang harus dipersiapkan saat merencanakan program hamil dan menambah anggota keluarga. Mam dan Pap perlu memikirkan beberapa hal seperti persiapan mental, kondisi keuangan, dan sistem pendukung lainnya. 

Apa saja yang harus disiapkan?

Periksakan Kondisi Fisik

Jadwalkan kunjungan ke dokter kandungan dan periksakan kondisi fisik Mam dan Pap minimal tiga bulan sebelum program hamil. Dokter akan bertanya tentang riwayat penyakit, pola makan, dan menyarankan vaksin yang dibutuhkan.


Disarankan untuk vaksin cacar dan rubella sebelum kehamilan jika Mam belum imun terhadap kedua penyakit tersebut. Pemeriksaan kondisi fisik sebelum hamil sangat berpengaruh terhadap kehamilan sehat nantinya. 

Mam juga perlu memeriksa apakah berat badan sudah pas? Kelebihan atau kekurangan berat badan bisa menambah risiko pada kehamilan. Makan sayur dan buah, minum banyak air putih, kurangi konsumsi kafein, dan bersiaplah untuk hamil dengan sehat!

Persiapan Mental

Menjadi orang tua tentu membawa banyak kebahagiaan. Meski demikian, terkadang menjadi orang tua juga adalah hal membuat stres karena bertambahnya tanggung jawab. Begitu si Kecil hadir di rumah, keseharian Mam akan berubah sepenuhnya. Mam akan mengalami malam-malam tanpa tidur nyenyak dan kelelahan karena fokus merawat si Kecil.

Kehadiran si Kecil juga bisa memengaruhi rencana karier Mam atau rencana pendidikan yang lebih tinggi. Itu sebabnya banyak wanita yang depresi usai melahirkan. Ini karena mereka sudah merencanakan segalanya untuk si Kecil, tapi lupa menyiapkan mental untuk dirinya sendiri. 

Diskusi dengan pasangan akan banyak membantu. Diskusikan apakah Pap mau membantu mengganti popok atau mencuci baju? Maukah Pap bangun tengah malam untuk memberi susu? Dukungan moral dari suami akan sangat membantu persiapan mental Mam sebelum hamil.

Kondisi finansial

Status finansial adalah masalah yang sangat penting sebelum melangkah menuju peran baru Mam. Hitunglah pengeluaran bulanan untuk mengukur kemampuan finansial Mam dan Pap. Hal ini akan sangat membantu dalam mengetahui kesiapan untuk hamil. Mam dan Pap bisa mulai mengatur seberapa banyak uang yang akan mulai ditabung untuk persiapan program hamil ini.

Jika perlu, mintalah pertolongan dari perencana keuangan untuk mengatur keuangan dan simpanan masa depan demi kesehatan dan pendidikan si Kecil. Sangatlah penting untuk membatasi pengeluaran yang tidak perlu dan melakukan perencanaan keuangan sebelum merencanakan untuk memiliki bayi.

Hitung juga biaya yang dibutuhkan untuk periksa bulanan ke dokter kandungan serta melahirkan. Buat rencana B jika Mam terpaksa melahirkan secara caesar yang pasti menelan biaya lebih besar dibandingkan melahirkan normal.

Sistem pendukung lainnya

Setelah ada si Kecil, rutinitas Mam akan menjadi sangat padat dan akan sangat sulit untuk meluangkan waktu bagi diri sendiri. Bagaimana cara merawat si Kecil pun bisa jadi diskusi panjang terutama jika kedua orangtua bekerja full time di luar rumah.

Diskusikan dengan suami dengan siapa si Kecil akan tinggal selama Mam dan Pap bekerja?  Jika Mam tinggal jauh dari keluarga, apakah percaya menitipkan si Kecil kepada baby sitter tanpa pengawasan? Apakah Mam dan Pap akan mencari daycare untuk menitipkan si Kecil?

Jika semua hal di atas sudah didiskusikan, Mam dan Pap telah siap untuk program hamil dan memiliki anak. Selamat jadi orang tua!

Sources:
fitpregnancy.com/pregnancy/getting-pregnant/ready-set-conceive
https://www.starthealthystayhealthy.in/things-think-about-getting-pregnant
Penulis
Annisa Steviani

Ibu satu anak yang rutin menulis kesehariannya, terutama suka duka menjadi ibu. Ia pernah bekerja sebagai jurnalis di media online terbesar di Indonesia (2011-2013) dan Social Media & Community Manager di sebuah edisi online surat kabar berbahasa Inggris (2013-sekarang). Selain berisi keseharian sebagai ibu, blognya juga berisi tentang lifestyle dan beauty.

Kesehatan

Ini Tanda-tanda Mam Sedang Hamil Anak Kembar

By: Wyeth Nutrition 2018-07-09 00:54:44 (UTC)
Tahukah Mam? Kehamilan kembar terbagi ke dalam dua golongan, kembar identik dan kembar tidak identik (fraternal). Merencanakan bayi kembar dapat dilakukan secara natural atau melalui program bayi tabung (in vitro fertilization atau IVF).
Bayi kembar  identik berasal dari satu buah sel telur yang dibuahi satu sel sperma. Telur yang sudah dibuahi ini kemudian membelah menjadi dua atau lebih, menghasilkan dua atau lebih janin dengan DNA, golongan darah, dan karakteristik fisik serupa. Bayi kembar identik juga berbagi satu plasenta, tapi tumbuh dalam ketuban berbeda. Meski begitu, kembar identik tidak diturunkan dalam keluarga ataupun dipengaruhi usia, etnis, serta umur.
Kembar fraternal berkembang dari dua sel telur dan dua sel sperma yang berbeda. Kedua bayi tidak berbagi plasenta dan biasanya tidak memiliki kemiripan layaknya kembar identik. Angka kejadian kembar fraternal jauh lebih banyak dibandingkan kembar identik.
Nah, bagi Mam yang kini sedang berbadan dua, apakah Mam dapat merasakan berapa jumlah bayi yang berada dalam rahim Mam? Biasanya sih, tidak. Kehamilan kembar umumnya baru dapat diketahui dan dikonfirmasi setelah ibu hamil melakukan pemeriksaan USG pada trimester pertama.
Beberapa tanda penting yang menunjukkan Mam mengandung lebih dari satu bayi:
  • Berat badan naik pesat pada trimester pertama kehamilan
    Biasanya, kenaikan berat badan pada ibu hamil anak kembar lebih tinggi dari rata-rata ibu dengan kehamilan tunggal.
  • Ukuran kandungan tergolong besar bila dicocokkan dengan usia kehamilan
    Hal ini dapat diketahui sejak pemeriksaan pertama. Misalnya, melalui pemeriksaan, dokter mengatakan usia kehamilan Mam memasuki 8 minggu. Namun, secara kasat mata, kehamilan Mam seperti sudah berusia 10-12 minggu. Ketinggian kandungan ibu dengan bayi kembar juga melebihi umumnya, bisa mencapai 48 cm.
  • Kadar HCG naik dengan cepat
    HCG atau Human Chorionic Gonadotrophin menghasilkan telur yang dibuahi. Hormon ini diperlukan untuk menjaga kehamilan sampai plasenta berkembang. Pada kehamilan dengan satu bayi, HCG naik dengan cepat pada minggu pertama kehamilan, dan akan berlipat ganda setiap 2 atau 3 hari. Kadar HCG menjadi lebih tinggi pada kehamilan kembar.
  • Terdengar dua denyut jantung
    Pada akhir trimester pertama, dokter dapat mendeteksi adanya dua denyut jantung yang berbeda menggunakan alat Doppler. Hal ini sekaligus mengonfirmasi terdapat dua janin dalam kandungan Mam.
Perlu Mam ketahui, kehamilan kembar lebih berisiko dibandingkan kehamilan tunggal. Selain itu, kebanyakan kehamilan kembar berujung pada persalinan sesar. Lakukan langkah-langkah aman untuk menjaga kehamilan Mam agar terbebas dari komplikasi seperti preeklampsia, plasenta previa, dan diabetes gestasional. Penuhi juga kebutuhan nutrisi Mam dan janin selama hamil dengan mengonsumsi makanan bergizi.
 
Source:
babycenter.com/0_when-and-how-to-find-out-if-youre-carrying-twins-or-more_3579.bc
nakita.grid.id/read/025024/ini-dia-8-tanda-kehamilan-kembar-yang-bikin-ibu-penasaran
americanpregnancy.org/multiples/symptoms-of-multiple-pregnancy/
hellosehat.com/kehamilan/kesuburan/faktor-yang-mempengaruhi-kehamilan-kembar/
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top