Kesehatan

Hamil dengan Kondisi Berat Badan Berlebih

By: Annisa Steviani 2018-01-17 01:15:24 (UTC)
Obesitas atau kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor yang memeengaruhi kesuburan. Pada wanita, obesitas bisa menghambat program hamil dan proses ovulasi sehingga jadi sulit hamil. Seseorang dikatakan obesitas atau memiliki berat badan berlebih jika indeks masa tubuh lebih dari 25.


Jika sudah hamil, kehamilan dengan berat badan berlebih juga akan meningkatkan banyak risiko. Berikut risiko yang bisa terjadi pada ibu obesitas.
  • pKeguguran

    Keguguran bisa terjadi spontan dan tidak diketahui penyebabnya. Perempuan hamil dengan obesitas memiliki risiko keguguran dua kali lebih besar dari perempuan dengan berat badan normal.

  • Pre-eklamsia

    Risiko pre-eklamsia atau tekanan darah tinggi saat hamil juga lebih tinggi pada perempuan obesitas. Pre-eklamsia sangat berbahaya karena bisa membahayakan nyawa ibu serta bayi lahir prematur.

  • Obesitas

    Perempuan obesitas juga punya risiko diabetes lebih tinggi saat hamil karena resistensi pada insulin. Obesitas juga bisa “menurun” pada anak. Di masa depan, anak dengan ibu obesitas punya risiko lebih tinggi pada obesitas juga dan serangan jantung.

  • Pertumbuhan janin dan metode melahirkan

    Pertumbuhan janin bisa turut terganggu dan melahirkan pun rata-rata sulit dengan metode vaginal sehingga harus melalui operasi caesarian. Pendarahan pasca melahirkan juga lebih sering terjadi pada ibu obesitas.

Jika hamil dengan berat badan normal, Mam butuh menaikkan berat sekitar 11,5-16 kg selama kehamilan untuk menjaga agar janin tetap terpenuhi kebutuhan nutrisinya. Namun, jika berat badan Mam sudah berlebih, kenaikan berat badan sekitar 7-11,5 kg masih terhitung aman. 

Maka yang terbaik adalah menjaga berat badan di kondisi normal sejak sebelum program hamil, saat hamil, dan setelah melahirkan.

Bagaimana cara mengatasi kondisi ini?

Memiliki berat badan berlebih sebelum hamil adalah masalah utamanya. Karena itu, Mam harus berusaha mendapatkan berat badan ideal. Konsultasikan dengan dokter apakah berat badan Mam masih aman untuk program hamil. Tanyakan pula kemungkinan bayi menjadi berat berlebih saat dalam kandungan karena hal tersebut wajar terjadi bagi wanita obesitas.

Ingat untuk selalu rutin cek berat badan janin setiap bulan karena kenaikan berat badan Mam, tidak selalu sebanding dengan kenaikan berat janin. Makan sehat, olahraga teratur, dan memantau berat badan harus terus dilakukan. Jika mual dan muntah terus-menerus, pastikan cairan tubuh tetap terjaga dan makanlah makanan bernutrisi dengan porsi kecil, tapi sering.

Kurangi gula dan perbanyak camilan sayur dan buah. Roti dan pasta gandum serta makanan berserat tinggi bisa membantu menjaga berat badan dan membuat si Kecil tetap terpenuhi nutrisinya. Jika indeks masa tubuh lebih dari 30, Mam butuh 5 gram asam folat dan 10 mcg vitamin D sebagai suplemen tambahan. Dosis ini lebih tinggi dibanding dengan hamil tanpa obesitas.

Olahraga teratur juga membuat tubuh lebih fit saat hamil. Hanya saja jangan lakukan berlebihan, terutama jika Mam tidak terbiasa berolahraga saat sebelum hamil. Berjalan atau berenang bisa jadi solusi. Tambah durasi perlahan-lahan dan minum banyak air saat sedang dan usai berolahraga.

Jangan lupa selalu berpikir positif terhadap kehamilan karena meski berisiko tinggi, tidak semua perempuan obesitas hamil mengalami risiko yang disebutkan.
 
Other Sources:
ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2621047/
babycentre.co.uk/a1015666/how-to-have-a-healthy-pregnancy-if-youre-overweight
https://www.starthealthystayhealthy.in/getting-pregnant-overweight
Penulis
Annisa Steviani

Ibu satu anak yang rutin menulis kesehariannya, terutama suka duka menjadi ibu. Ia pernah bekerja sebagai jurnalis di media online terbesar di Indonesia (2011-2013) dan Social Media & Community Manager di sebuah edisi online surat kabar berbahasa Inggris (2013-sekarang). Selain berisi keseharian sebagai ibu, blognya juga berisi tentang lifestyle dan beauty.

Kesehatan

Ini Tanda-tanda Mam Sedang Hamil Anak Kembar

By: Wyeth Nutrition 2018-07-09 00:54:44 (UTC)
Tahukah Mam? Kehamilan kembar terbagi ke dalam dua golongan, kembar identik dan kembar tidak identik (fraternal). Merencanakan bayi kembar dapat dilakukan secara natural atau melalui program bayi tabung (in vitro fertilization atau IVF).
Bayi kembar  identik berasal dari satu buah sel telur yang dibuahi satu sel sperma. Telur yang sudah dibuahi ini kemudian membelah menjadi dua atau lebih, menghasilkan dua atau lebih janin dengan DNA, golongan darah, dan karakteristik fisik serupa. Bayi kembar identik juga berbagi satu plasenta, tapi tumbuh dalam ketuban berbeda. Meski begitu, kembar identik tidak diturunkan dalam keluarga ataupun dipengaruhi usia, etnis, serta umur.
Kembar fraternal berkembang dari dua sel telur dan dua sel sperma yang berbeda. Kedua bayi tidak berbagi plasenta dan biasanya tidak memiliki kemiripan layaknya kembar identik. Angka kejadian kembar fraternal jauh lebih banyak dibandingkan kembar identik.
Nah, bagi Mam yang kini sedang berbadan dua, apakah Mam dapat merasakan berapa jumlah bayi yang berada dalam rahim Mam? Biasanya sih, tidak. Kehamilan kembar umumnya baru dapat diketahui dan dikonfirmasi setelah ibu hamil melakukan pemeriksaan USG pada trimester pertama.
Beberapa tanda penting yang menunjukkan Mam mengandung lebih dari satu bayi:
  • Berat badan naik pesat pada trimester pertama kehamilan
    Biasanya, kenaikan berat badan pada ibu hamil anak kembar lebih tinggi dari rata-rata ibu dengan kehamilan tunggal.
  • Ukuran kandungan tergolong besar bila dicocokkan dengan usia kehamilan
    Hal ini dapat diketahui sejak pemeriksaan pertama. Misalnya, melalui pemeriksaan, dokter mengatakan usia kehamilan Mam memasuki 8 minggu. Namun, secara kasat mata, kehamilan Mam seperti sudah berusia 10-12 minggu. Ketinggian kandungan ibu dengan bayi kembar juga melebihi umumnya, bisa mencapai 48 cm.
  • Kadar HCG naik dengan cepat
    HCG atau Human Chorionic Gonadotrophin menghasilkan telur yang dibuahi. Hormon ini diperlukan untuk menjaga kehamilan sampai plasenta berkembang. Pada kehamilan dengan satu bayi, HCG naik dengan cepat pada minggu pertama kehamilan, dan akan berlipat ganda setiap 2 atau 3 hari. Kadar HCG menjadi lebih tinggi pada kehamilan kembar.
  • Terdengar dua denyut jantung
    Pada akhir trimester pertama, dokter dapat mendeteksi adanya dua denyut jantung yang berbeda menggunakan alat Doppler. Hal ini sekaligus mengonfirmasi terdapat dua janin dalam kandungan Mam.
Perlu Mam ketahui, kehamilan kembar lebih berisiko dibandingkan kehamilan tunggal. Selain itu, kebanyakan kehamilan kembar berujung pada persalinan sesar. Lakukan langkah-langkah aman untuk menjaga kehamilan Mam agar terbebas dari komplikasi seperti preeklampsia, plasenta previa, dan diabetes gestasional. Penuhi juga kebutuhan nutrisi Mam dan janin selama hamil dengan mengonsumsi makanan bergizi.
 
Source:
babycenter.com/0_when-and-how-to-find-out-if-youre-carrying-twins-or-more_3579.bc
nakita.grid.id/read/025024/ini-dia-8-tanda-kehamilan-kembar-yang-bikin-ibu-penasaran
americanpregnancy.org/multiples/symptoms-of-multiple-pregnancy/
hellosehat.com/kehamilan/kesuburan/faktor-yang-mempengaruhi-kehamilan-kembar/
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top