Cara Mengasuh

Imunisasi Wajib Bagi Si Kecil

By: Rosdiana Setyaningrum, Mpsi, MHPEd 2017-09-21 20:30:34 (UTC)
Imunisasi yang tersedia di berbagai rumah sakit saat ini jenisnya banyak sekali. Tenang, Mam, pastikan buku kesehatan anak selalu siap di tangan. Jangan lupa untuk minta dokter mencatat setiap kali selesai imunisasi, agar jadwalnya tidak terlewatkan. Nah, berikut ini imunisasi yang direkomendasikan pemerintah dan didukung oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Catat ya Mam, jangan sampai lalai demi kesehatan si Kecil. 
 
Imunisasi wajib
1. BCG (Bacille Calmette-Guérin)
Untuk  mencegah penyakit tuberkulosis atau TB (bukan lagi disingkat TBC), yaitu infeksi yang disebabkan bakteri Mycobacterium Tuberculosis.  
Waktu pemberian: saat bayi baru lahir. 
 
2. Hepatitis B 
Melindungi tubuh dari virus Hepatitis B, yang bisa menyebabkan kerusakan pada hati.
Waktu pemberian: Dalam waktu 12 jam setelah lahir, dilanjutkan pada umur 2 bulan, lalu saat 3 dan 4 bulan.
 
3. Polio 
Melindungi tubuh terhadap virus polio, yang menyebabkan kelumpuhan.
Waktu pemberian: saat kunjungan pertama setelah lahir. Selanjutnya, vaksin ini diberikan tiga kali, yakni saat bayi berumur 2, 3, dan 4 bulan, lalu harus diulang (boost) pada usia 18 bulan.
 
4. DTP (Diphteria, Tetanus, Pertusis)
Mencegah tiga jenis penyakit sekaligus yakni difteri (infeksi saluran pernapasan yang disebabkan  bakteri), tetanus (infeksi bakteri pada bagian tubuh yang terluka), dan pertusis (batuk rejan). 
Waktu pemberian: saat bayi berumur 2 bulan. Pengulangan diberikan umur 3 dan 4 bulan, lalu diulang pada usia 18 bulan dan 5 tahun. Pada usia 10-12 tahun, vaksin ini diberikan lagi, biasanya di sekolah.
 
5. Campak 
Melindungi anak dari penyakit campak yang disebabkan virus.
Waktu pemberian: saat anak umur 9 bulan, lalu SD kelas 1 (6 tahun). Jika belum mendapat vaksin campak pada umur 9 bulan, bisa diberikan vaksin kombinasi dengan gondongan dan campak Jerman (MMR atau Measles, Mumps, Rubella) di usia 15 bulan. Saat ini Pemerintah sudah menyediakan vaksin baru, yaitu MR (Measles – Rubella) yang dapat diberikan sejak usia 9 bulan dan diberikan di sekolah-sekolah dan posyandu.
 
Imunisasi Tambahan
Hib
Melindungi tubuh dari virus Haemophilus influenza type B, yang bisa menyebabkan meningitis, pneumonia, dan epiglotitis (infeksi pada katup pita suara dan tabung suara).
Waktu pemberian: umur 2, 3, 4 bulan, lalu diulang pada usia 15-18 bulan.
 
Pneumokokus (PCV)
Melindungi tubuh dari bakteri pnemukokus yang bisa menyebabkan meningitis, pneumonia, dan infeksi telinga.
Waktu pemberian: umur 2, 4, 6 bulan, serta antara 12 - 15 bulan. Jika usia anak sudah 2 - 5 tahun, PCV hanya diberikan 1 kali.
 
Influenza
Melindungi tubuh dari beberapa jenis virus influenza.
Waktu pemberian: Setahun sekali sejak usia 6 bulan. Bisa terus diberikan hingga dewasa.
 
MMR (Measles, Mumps, Rubella)
Melindungi tubuh dari virus campak, gondok, dan rubella (campak Jerman).
Waktu pemberian: usia 15 bulan, dan diulang saat anak berusia 5 tahun.
 
Tifoid
Melindungi tubuh dari bakteri Salmonella typhi yang menyebabkan demam tifoid (tifus).
Waktu pemberian: di atas 2 tahun, dan diulang setiap 3 tahun.
 
Hepatitis A
Melindungi tubuh dari virus Hepatitis A, yang menyebabkan penyakit hati.
Waktu pemberian: di atas 2 tahun, dua kali dengan interval 6 - 12 bulan.
 
Varisela
Melindungi tubuh dari cacar air
Waktu pemberian: di atas 12 bulan.
 
HPV (Humanpapilloma Virus)
Melindungi tubuh dari Humanpapilloma Virus yang menyebabkan kanker mulut rahim.
Waktu pemberian: di atas 10 tahun, diberikan 2 -3 kali dengan jadwal 0, 1-2 bulan kemudian, serta 6 bulan kemudian.
 
Pastikan si Kecil mendapat imunisasi lengkap ya, Mam… agar tubuhnya tetap sehat dan lebih kuat menghindari serangan penyakit. Informasi terbaru tentang pengasuhan si Kecil bisa Mam dan Pap dapatkan di sini. 
Penulis
Rosdiana Setyaningrum, Mpsi, MHPEd

Rosdiana Setyaningrum Mpsi MHPEd adalah psikolog lulusan Universitas Indonesia dan University of New South Wales Sydney. Aktif sebagai narasumber juga pembicara dalam bidang pengembangan diri dan parenting.

Tumbuh Kembang

5 Langkah Seru Mengenalkan Olahraga Kesehatan pada Anak

By: Wyeth Nutrition 2017-08-21 20:36:54 (UTC)

Olahraga perlu dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan anak. Ada 5 hal yang bisa Anda lakukan jika si Kecil tak suka kegiatan yang menyehatkan ini. Yuk, temukan caranya di sini.

5 Langkah Seru Mengenalkan Olahraga Kesehatan pada Anak
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top