Stimulasi

Ini Alasan Ibu Hamil Harus Rajin Berolahraga

By: Alia An Dhiva 2017-02-12 22:16:42 (UTC)
Meski tengah berbadan dua, Mam tetap harus rajin berolahraga, lho. Faktanya, melakukan olahraga secara rutin selama hamil memiliki segudang manfaat positif, baik bagi kehamilan maupun kesehatan Mam. Khusus untuk calon Mam yang berbadan gemuk, biasanya dokter akan menekankan pentingnya berolahraga selama hamil agar pertambahan berat badan Mam dapat terkontrol. Informasi seputar kehamilan bagi Mam berbadan gemuk bisa dilihat disini ya, Mam.

Namun, sebelum melakukan jenis olahraga tertentu, sebaiknya Mam berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Dokter dapat memberi masukan mengenai jenis olahraga yang aman dan tepat sesuai dengan kondisi kehamilan Mam. The American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan ibu hamil dengan kehamilan normal agar melakukan aktivitas olahraga moderat selama minimal 30 menit per hari. Lantas, apa sajakah manfaat olahraga untuk ibu hamil? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini, Mam.

Meningkatkan stamina

Bila kehamilan Mam tergolong normal dan sehat, usahakan untuk menjaga kehamilan dengan aktif bergerak, ya. Langkah ini dapat membantu meningkatkan energi sehingga Mam tidak mudah kelelahan. Sebaliknya, terlalu banyak duduk dan berbaring justru dapat membuat Mam lebih lelah. 

Mencegah diabetes gestasional

Aktif bergerak selama hamil dapat membantu menjaga kadar gula darah di tubuh Mam tetap normal. Dengan begitu, risiko mengalami komplikasi kehamilan seperti diabetes gestasional maupun preeklampsia pun dapat ditekan.


Meringankan nyeri punggung

Banyak ibu hamil mengeluh nyeri punggung dan nyeri pinggang saat kandungannya semakin besar. Mam dapat menjaga kehamilan tetap nyaman dengan melakukan beberapa gerakan peregangan. Selain itu, sejumlah pose yoga juga terbukti ampuh dapat meringankan sakit pada punggung hingga pinggang.

Melancarkan pencernaan

Aktif berolahraga ternyata juga dapat membantu merangsang kontraksi alami otot-otot usus. Dengan begitu, Mam akan terhidar dari masalah sembelit yang kerap dialami oleh ibu hamil. 

Memperbaiki mood

Olahraga juga merupakan salah satu cara efektif untuk meredam stres lho, Mam. Saat berolahraga, tubuh akan memproduksi endorfin, hormon yang membuat Mam merasa nyaman dan tenang. 

Melancarkan proses persalinan

Calon Mam yang aktif bergerak dan berolahraga sepanjang kehamilan memiliki peluang lebih besar untuk terhindar dari proses persalinan yang panjang. Salah satu alasannya, Mam memiliki stamina yang lebih kuat serta tidak cemas dalam menghadapi proses persalinan.

Yang tak kalah penting untuk diketahui adalah “aturan” berolahraga saat Mam sedang berbadan dua. Ini tipsnya,Mam:
  • Perhatikan asupan makanan
  • Olahraga akan memicu pembakaran kalori. Jadi, pastikan Mam mengonsumsi makanan sehat dengan kandungan kalori yang cukup, ya. Asupan kalori yang cukup dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin.
  • Pilih olahraga yang aman
  • Jenis olahraga yang direkomendasikan untuk ibu hamil antara lain berenang, berjalan kaki, joging, dan yoga. Ada baiknya juga bila Mam bergabung dalam kelas olahraga khusus untuk ibu hamil. Biasanya, kelas ini dipandu oleh instruktur yang sudah berpengalaman melatih olahraga bagi ibu hamil.
  • Berolahraga di tempat yang sejuk
  • Lakukan olahraga di tempat yang nyaman dan bersuhu sejuk. Selama hamil, terjadi peningkatan pada laju aliran darah dan metabolisme di tubuh Mam. Akibatnya, suhu badan Mam cenderung lebih hangat dibandingkan sebelumnya. Maka dari itu, hindari berolahraga di tempat bersuhu tinggi atau lembap ya, karena akan membuat suhu tubuh Mam semakin melonjak.
 
Nah, kini Mam sudah tahu bahwa olahraga adalah bagian penting dalam upaya menjaga kehamilan, sama pentingnya dengan mengonsumsi asupan bergizi secara rutin. Maka dari itu, yuk mulai rutin berolahraga. Selamat berolahraga ya, Mam.

Baca juga artikel menarik lainnya : Cara Mengetahui Kehamilan Secara Alami


Sumber:
Buku What to Expect oleh Heidi Murkoff, hal. 216-218
spine-health.com/conditions/pregnancy-and-back-pain/stretching-exercises-back-pain-during-pregnancy
webmd.com/digestive-disorders/exercise-curing-constipation-via-movement
babycenter.com/0_the-best-kinds-of-exercise-for-pregnancy_7880.bc
acog.org/Patients/FAQs/Exercise-During-Pregnancy
babycenter.com/0_the-13-rules-of-safe-pregnancy-exercise_622.bc
Diakses pada 13 Oktober 2016
Penulis
Alia An Dhiva

Setelah kelahiran putri pertamanya, Alia An Nadhiva memutuskan untuk memulai karier sebagai penulis freelance. Pengalamannya menjadi jurnalis di Majalah Good Housekeeping dan Prevention membuatnya semakin dekat dengan dunia kesehatan, hingga ia sering menulis artikel tentang modern parenting, nutrisi, kehamilan, dan kesehatan keluarga. Alia adalah lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Jurusan Ilmu Jurnalistik, dan kini tengah menetap di Tangerang Selatan bersama keluarga kecilnya.

Stimulasi

Mengatasi Mual saat Hamil Muda

By: Wyeth Nutrition 2019-05-07 21:05:59 (UTC)
Mual di awal kehamilan dialami sebagian besar ibu hamil dan merupakan sesuatu yang wajar. Setidaknya sembilan dari 10 ibu hamil mengalaminya. Rasa mual biasanya dialami antara trimester pertama dan ketiga kehamilan. Mual saat hamil muda bisa terjadi kapan saja. Karena itu, istilah morning sickness kurang tepat karena mual tak hanya terjadi saat pagi hari.

Selama masih bisa makan serta minum dengan normal, mual saat hamil tidak berbahaya, Mam. Namun, Mam harus waspada jika frekuensi mual dan muntah sudah berlebihan sampai tidak bisa beraktivitas normal.

Penyebab Mual saat Hamil

Mual saat hamil muda bisa terjadi karena hormon progesteron membuat dinding pembuluh darah melebar dan volume darah bertambah pada trimester pertama kehamilan. Mual juga diperburuk oleh stres, postur tubuh yang buruk, atau perubahan di mata. Mual  saat hamil juga bisa terjadi hingga akhir kehamilan.

Kurang tidur, gula darah rendah, dehidrasi, stres, dan menghentikan asupan kafein sehari-hari dapat memicu sakit kepala yang menyebabkan mual saat hamil muda. Ibu hamil yang sering migrain kondisinya bisa jadi bertambah parah. Namun, tak perlu khawatir berlebihan karena banyak pula kasus migrain yang malah tidak timbul sama sekali sepanjang kehamilan. Konsultasikan dengan dokter obat migrain yang cocok untuk ibu hamil.

Pada trimester ketiga, postur tubuh yang kurang baik karena membawa beban perut yang berat bisa juga menyebabkan sakit kepala. Kondsi sakit kepala yang sangat buruk pada trimester akhir ini bisa juga karena kondisi preeklamsia atau tekanan darah tinggi saat kehamilan. Jika Mam mengalami sakit kepala parah disertai bengkak pada telapak kaki, pergelangan kaki, wajah, dan tangan, waspadai tanda-tanda tersebut sebagai gejala preeklamsia.

Penyebab mual saat hamil muda sebenarnya tidak diketahui persis. Namun, teori paling populer adalah produksi hormon kehamilan Human Chorionic Gonadotrophin (hCG) dalam jumlah sangat banyak. Hormon ini memastikan janin mendapat asupan yang dibutuhkan saat minggu-minggu awal kehamilan. Pada minggu-minggu berikutnya, saat plasenta sudah siap untuk menyalurkan nutrisi kepada janin, jumlah hormon hCG akan berkurang sehingga mual pun perlahan hilang.

Hormon lain yang bisa berkontribusi pada mual saat hamil adalah estrogen dan hormon pemicu stres seperti cortiso. Kekurangan vitamin tertentu termasuk vitamin B6 juga bisa menyebabkan mual.

Hormon-hormon ini memang akan membuat hidung semakin sensitif. Mungkin bau-bauan yang sebetulnya normal, bisa membuat Mam seketika merasa mual dan muntah saat hamil. Meski sebagian besar perempuan akan berhenti mengalami mual dan muntah saat usia kehamilan 4 bulan, ada pula ibu hamil yang masih mual selama 9 bulan hamil.

Mengatasi Mual saat Hamil Muda
Ada beberapa cara mengatasi, bahkan menghindari mual saat hamil muda. Mual yang disebabkan sakit kepala bisa dihindari dengan makan nutrisi seimbang, istirahat cukup, dan olahraga rutin.

Ibu hamil tidak direkomendasikan minum obat pengurang rasa sakit seperti aspirin atau ibuprofen jika mual disebabkan sakit kepala. Karena itu, Mam bisa mencoba cara natural untuk mengurangi rasa sakit kepala.
  • Kompres hangat area di antara mata dan hidung jika sakit kepala diakibatkan oleh sinus.
  • Kompres dingin area belakang leher jika kepala terasa sakit.
  • Jaga kadar gula darah dengan makan sedikit demi sedikit. Cara makan seperti ini juga akan mengurangi risiko sakit kepala dalam jangka panjang.
  • Pijat bahu dan leher bisa mengurangi rasa sakit kepala.
  • Beristirahat di ruangan gelap.
  • Mandi dengan air hangat.

Jika Mam mengalami migrain, hindari konsumsi cokelat, alkohol, yogurt, keju, kacang-kacangan, roti dengan ragi segar, daging olahan, dan sour cream. Namun, selalu ingat untuk hubungi dokter sebelum minum obat apa pun atau jika sakit kepala sudah semakin sering. Segera ke rumah sakit jika sakit kepala mengakibatkan pandangan kabur, kenaikan berat badan, sakit pada perut bagian atas, dan bengkak di tangan serta wajah.

Dikarenakan mual merupakan sesuatu yang natural dan hormonal, kondisi ini tidak bisa dihindari, Mam. Cara efektif mengatasinya pun bisa berbeda untuk satu ibu dengan ibu lainnya. Bahkan, seorang ibu bisa mengalami hal yang jauh berbeda saat hamil anak pertama dan kedua.

Makan dalam porsi kecil namun sering karena mual biasanya lebih mudah datang jika perut dalam kondisi kosong. Ubah jam makan sehari-sehari dan tidak perlu lagi terpaku dengan jadwal sarapan, makan siang, dan makan malam. Mam hanya perlu makan sesering mungkin dengan porsi kecil.

Pilih makanan yang rasanya tawar atau snack protein tinggi seperti kentang, pasta, nasi, atau selai kacang. Makanan kaya vitamin B6 juga seharusnya membuat mual membaik, seperti alpukat, pisang, dan ayam. Pastikan juga Mam menyimpan cadangan biskuit dan air minum di dekat tempat tidur untuk memudahkan jika merasa lapar pada malam hari.

Perhatikan makanan yang memperburuk mual Mam, kemudian hindari. Jika makanan seimbang tidak memungkinkan dan malah membuat mual bertambah parah, Mam bisa makan apa saja tanpa pedulikan nutrisinya. Ini karena fetus belum membutuhkan nutrisi sebanyak itu. Hal terpenting adalah Mam harus minum air minimal 8 gelas sehari. Air mineral, jus, atau minuman apa pun yang tidak membuat mual.

Jika berbagai solusi ini tidak berhasil, Mam bisa menghubungi dokter dan mintalah obat untuk mengurangi rasa mual yang dirasakan. Dalam kasus lebih serius, mual saat hamil bisa jadi sangat parah sehingga membuat Mam dehidrasi.

Jika mual sampai tidak bisa makan apa pun selama 24 jam, lemas, dan mengalami penurunan berat badan; Mam sebaiknya mendapatkan perawatan di rumah sakit dengan infus atau diberi obat antimual.

Mengatasi mual saat hamil muda bisa sangat berbeda pada setiap ibu hamil. Karena itu, pastikan Mam membaca info sebanyak-banyaknya dan selalu waspada terhadap gejala yang dialami.
 
Source:
americanpregnancy.org/pregnancy-health/headaches-and-pregnancy/
babycenter.com/morning-sickness
webmd.com/baby/features/battle-morning-sickness#1
babycentre.co.uk/a549314/morning-sickness-natural-remedies
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Load More
Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top