Ini Cara yang Lebih Akurat untuk Mengetahui Jenis Kelamin Bayi

oleh: Alia An Dhiva 2017-07-07 14:27:03
Laki-laki atau perempuan, ya? Pertanyaan ini penting bagi Mam dan Pap agar bisa menyiapkan keperluan si Kecil nanti, termasuk juga namanya. Setelah tahu jenis kelaminnya, Mam dan Pap tentu akan mudah mencari arti nama bayi perempuan atau laki-laki yang Mam dan Pap inginkan untuk si Kecil. Di masyarakat kita, ada sejumlah cara yang disebut bisa menebak jenis kelamin bayi di dalam kandungan.

Baca Juga : 5 Tanda Tanda Persalinan Sudah Sangat Dekat

Misalnya saja:
 
  • Mengidam saat hamil

    Konon, Mam yang mengidam makanan manis saat hamil dipercaya tengah mengandung bayi laki-laki. Sedangkan Mam yang mengidam makanan asam saat hamil dianggap tengah mengandung bayi perempuan. Faktanya, bila Mam mengidam makanan tertentu sewaktu hamil, ini disebabkan perubahan hormon yang menjadikan indera penciuman Mam lebih sensitif.  

  • Bentuk perut Mam

    Orang bilang, bila perut Mam cenderung ‘mancung’ ke depan konon janin yang dikandung berjenis kelamin laki-laki. Sebaliknya, jika perut Mam cenderung melebar ke samping maka janinnya berjenis kelamin perempuan. Jika perut Mam nampak melebar ke samping, jangan buru-buru mencari arti nama bayi perempuan, ya, Mam. Faktanya, tidak ada bukti akurat yang menegaskan kebenaran mitos ini. “Bentuk rahim lebih dipengaruhi oleh kekuatan otot-otot perut Mam dan posisi janin,” kata Eileen Beard, CNM, FNP, MS, dari American College of Nurse-Midwives.

  • Masalah kulit wajah

    Mam yang mengalami masalah pada kulit wajah seperti berjerawat dan iritasi kulit selama hamil konon mengandung bayi perempuan. Katanya, bayi perempuan ‘mencuri’ kecantikan ibunya sehingga kulit wajah Mam bermasalah. Faktanya, masalah kulit selama hamil lebih banyak disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh Mam.

 
Lantas, bagaimana cara mendeteksi jenis kelamin bayi yang lebih akurat? Cara paling aman dan akurat untuk melihat jenis kelamin janin adalah melalui pemindaian USG. Aman, karena bersifat non-invasif, yaitu pemeriksaannya tidak bersentuhan dengan janin, hanya dari luar tubuh Mam. Umumnya, dengan USG 2D jenis kelamin janin baru dapat terdeteksi pada usia kehamilan 18-20 minggu.
 
Selain melalui pemindaian USG, Mam dapat mengetahui jenis kelamin janin lewat metode amniosintesa dan CVS (chorionic villus sampling). Kedua metode pemeriksaan ini sejatinya digunakan jika dokter spesialis kandungan dan kebidanan menduga ada kelainan kromosom pada janin. Karena meningkatkan risiko keguguran, meskipun rendah persentasenya, Mam yang kehamilannya sehat tidak disarankan menjalani kedua pemeriksaan ini. 
 
Setelah mengetahui jenis kelamin bayi, sekarang Mam dan Pap sudah bisa mulai mencari arti nama bayi perempuan atau laki-laki. Sebelum memilih nama bayi, Mam dan Pap juga bisa mempertimbangkan sejumlah hal, di laman ini. Selamat memilih nama untuk si Kecil, ya, Mam.  
 
 
Sumber:
babycentre.co.uk/q1029841/baby-gender-predictor-boy-or-girl
webmd.com/baby/guide/chorionic-villus-sampling#1-4
webmd.com/baby/guide/amniocentesis#1
ayahbunda.co.id/kehamilan-psikologi/9-mitos-27ajaib27-seputar-kehamilan
Diakses pada 15 November 2016

Cek Informasi Lainnya

Hubungi Kami
Hubungi Kami di Parenting Club ID Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top