Kesehatan

Kekurangan Zat Besi Pada Ibu Hamil

By: Wyeth Nutrition 2016-09-26 00:56:30 (UTC)

Bagaimana untuk menjaga kadar zat besi Anda selama kehamilan

Sangat penting untuk menjaga kadar zat besi Anda selama kehamilan. Zat besi digunakan oleh tubuh untuk menghasilkan hemoglobi, protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Selama kehamilan, jumlah zat besi yang dibutuhkan bertambah 2x lipat. Jika anda tidak mendapatkannya dalam jumlah yang cukup,  maka anda akan mudah merasa lelah dan mudah terserang infeksi. Selain itu risiko bayi lahir dengan berat lahir rendahpun akan meningkat.

Makanan kaya zat besi

  • Daging merah
  • Sayuran hijau gelap seperti brokoli dan bayam
  • Roti gandum
  • Sarapan sereal
  • Kuning telur
  • Kacang dan biji-bijian
  • Buah kering
Meningkatkan asupan zat besi Anda
  • Cobalah untuk memasukkan makanan kaya zat besi setiap kali makan
  • Makan makanan kaya zat besi dengan makanan kaya vitamin C, seperti jeruk atau buah berry atau jus jeruk, vitamin C membantu tubuh Anda menyerap zat besi lebih baik
  • Teh dan kopi membuat tubuh Anda sulit untuk menyerap zat besi, jadi hindari mengkonsmsi teh dan kopi di waktu makan
  • Meskipun hati adalah sumber zat besi, namun tidak dianjurkan untuk dikonsumsi selama kehamilan karena mengandung kadar vitamin A yang terlalu tinggi.
  • Zat besi dari buah dan sayuran kurang mudah diserap dibandingkan zat besi dari daging atau telur.
Tanda-tanda Kekurangan zat besi (Anemia)
  • Tes darah rutin selama kehamilan akan mengidentifikasi apakah mengalami kekurangan zat besi
  • Gejala umum kekurangan zat besi antara lain kelelahan, sakit kepala dan sesak napas, namun jika anda mengalami gejala-gejala tersebut belum tentu juga anda mengalami anemia
  • Jika perlu, dokter akan meresepkan tablet zat besi

Jika Anda diresepkan tablet zat besi, cobalah untuk meningkatkan jumlah asupan serat dalam makanan anda untuk membantu menetralkan efek samping potensial seperti sembelit.

Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Kesehatan

Mengapa Sulit Tidur?

By: dr Tirsa Verani Sp OG 2018-01-03 23:21:57 (UTC)
Semakin tua usia kehamilan, tak jarang bagi Mam untuk mengalami beragam ketidaknyamanan, di antaranya adalah mulai merasa sulit tidur atau insomnia. Jangan bersedih, karena Mam tidak sendirian, kok. Menurut sebuah artikel yang dimuat di americanpregnancy.org, 78% wanita hamil mengalami insomnia. Kondisi ini memang biasanya akan mengganggu aktivitas Mam sehari-hari, namun ia sesungguhnya tidak dapat mengganggu masa kehamilan Mam.
 
Gangguan tidur pada wanita hamil bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mereka mencakup perasaan tidak nyaman karena bagian abdomen/perut yang semakin besar, rasa pegal dan nyeri pada punggung, serta heartburn atau sensasi panas yang terasa pada bagian dada. Perasaan gelisah atau cemas yang biasa dialami calon Mam, seringnya terbangun untuk buang air kecil, serta perubahan hormon juga turut mengakibatkan gangguan tidur pada wanita hamil.

Yang bisa Mam lakukan untuk mengurangi gangguan ini adalah:
  • Mempersiapkan diri agar lebih nyaman saat tidur, misalnya dengan mandi air hangat, minum teh kamomil yang punya efek relaksasi, mendengarkan musik bernada lembut, atau pijatan ringan pada bagian kaki.
  • Pastikan posisi bantal, guling, maupun kasur Mam tidak terlalu keras, atau terlalu empuk yang bisa menambah rasa pegal pada tubuh.
  • Lampu kamar yang temaram biasanya membantu agar tidur lebih nyaman. Mam juga bisa memasang aromaterapi lavender atau mengoleskan minyak esensial lavender, yang memiliki efek relaksasi.
  • Tenangkan diri dengan berdoa, bermeditasi, atau hanya berada dalam situasi yang hening. Dalam banyak kasus, stress juga bisa dapat mengganggu kualitas tidur.
  • Jauhkan diri dari suara-suara bising saat tidur. Matikan TV dan perangkat elektronik lainnya di kamar, yang bisa mengganggu konsentrasi Mam saat ingin beristirahat.
  • Bila kamar Mam menggunakan AC, atur suhunya agar tidak terlalu dingin. Suhu yang terlalu dingin juga menyebabkan Mam ingin buang air kecil makin sering.
 
Bila kondisi sulit tidur ini makin memburuk, segera konsultasikan dengan dokter Mam untuk mendapatkan rekomendasi secara profesional.
 
Sumber:
  • https://www.babycenter.com/0_sleep-problem-insomnia-during-pregnancy_7521.bc
  • http://americanpregnancy.org/pregnancy-health/insomnia-during-pregnancy/
  • https://www.ayahbunda.co.id/kehamilan-tanya-jawab/ibu-hamil-sulit-tidur
Penulis
dr Tirsa Verani Sp OG

Dokter Tirsa Verani K. Oroh, Sp.OG lulus Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya Jakarta dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi atau Kebidanan dan Kandungan Fakultas Kedokteran UI Jakarta. Aktif sebagai Controversies in Obstetrics, Gynecology dan Infertility

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top