Gambar Kenali Saat Si Kecil Merasa Stres
Gambar Kenali Saat Si Kecil Merasa Stres

Kenali Saat Si Kecil Merasa Stres

oleh: NITA SUSILAWATI 2016-11-17 16:47:07

Ternyata Mam, bukan hanya orangtua saja yang dapat merasa tertekan atau stres. Bayi pun dapat merasakannya. Bayi yang merasa stres berkepanjangan dapat mengalami masalah yang lebih serius seperti depresi dan tentunya hal ini perlu kita hindari. Mari kita pahami psikologi perkembangan anak hingga dapat membantu si Kecil agar tumbuh dengan normal.

 

Jangan sepelekan stres

Banyak penyebab seorang anak mengalami stres diakibatkan oleh tak dipenuhinya kebutuhan dasar si Kecil. Dalam studi psikologi perkembangan anak, kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan dicintai, merasa aman, memiliki harga diri, dan ruang untuk aktualisasi diri. Pada umumnya, anak yang normal atau bahagia bersikap ceria dan tenang, sedangkan anak yang stres akan terlihat kaku dan mudah panik.

 

Mam mungkin saja telah memonitor kesehatan fisiknya, namun kesehatan mental si Kecil pun amat penting. Anak yang sehat fisik maupun mental akan bertumbuh kembang secara optimal, selaras dengan lingkungannya. Jika bayi yang stres tidak segera ditangani dengan baik maka di kemudian hari ia dapat mengalami kesulitan dalam mengelola stres dan pada akhirnya mengganggu fungsi sosialnya.

 

Amati tanda-tandanya

Menurut ilmu psikologi perkembangan anak, ada beberapa tanda yang diperlihatkan oleh anak yang mengalami stres. Tanda-tanda berikut ini mungkin bisa diakibatkan hal lain, namun sebagian besar merupakan manifestasi rasa tertekan. Berikut diantaranya:

 

Menarik diri/menyendiri

Anak tidak suka bersosialisasi dan menarik diri dari lingkungan, lebih senang bermain sendiri dan sulit diajak berkomunikasi. 

Sensitif

Ia mudah marah, kesal, tersinggung, tantrum atau justru sebaliknya. Orangtua melihatnya sebagai sikap yang berlebihan dibandingkan teman-teman seusianya.

Memiliki kebiasaan buruk

Menghisap jempol, mengigit kuku atau bersikap serampangan memang menjadi bagian dari perkembangan motorik anak. Namun, waspadalah jika ia melakukannya hingga menyakiti diri sendiri atau tetap melakukan kebiasan ini hingga melewati usia 5 tahun.

 

Bantu Si Kecil atasi stres

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk membantu bayinya yang stres sebelum membawanya bertemu psikolog. Silahkan ikuti tip berikut ini:

  • Mengenali setiap tahap dalam psikologi perkembangan anak.
  • Meluangkan waktu berkualitas dengannya secara rutin.
  • Memberi dukungan dan penghargaan atas setiap pencapaiannya.
  • Ciptakan komunikasi yang efektif dengan anak, semuda apapun dirinya.
  • Memberinya ruang untuk melakukan kesalahan dan belajar dari kesalahan tersebut.
  • Memberikan cinta tanpa syarat, apapun yang terjadi padanya.

 

Mam, bila beberapa gejala stres terjadi pada si Kecil, sebaiknya beri perhatian khusus untuk menemukan penyebab dan solusinya. Bila si Kecil merasa hubungannya dengan Mam terjalin dengan menyenangkan, kemungkinan besar Mam pun tidak akan sulit membuatnya terbuka bila dia merasakan sesuatu yang mengganggunya. 

 

Sumber

Lyness D. (2013) Helping kids cope with stress. Diambil dari http://kidshealth.org/en/parents/stress-coping.html?WT.ac=p-ra

Shaw G. (2015) WebMD Survey: Parents don’t see kids’ stress signs. Diambil dari  http://www.kerngoldenempire.com/webmd/webmd-parenting/webmd-survey-parents-dont-see-kids-stress-signs

 

Cek Informasi Lainnya

Hubungi Kami
Hubungi Kami di Parenting Club ID Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top