Kesehatan

Mam, Ini Trik Jadi Guru Favorit Si Kecil

By: Alia An Dhiva 2017-08-27 20:43:26 (UTC)
Tahukah Mam? Proses mempersiapkan si kecil menjadi anak yang pintarnya beda sudah dimulai sejak ia lahir, lho. Memang, ia akan mendapatkan ilmu lebih banyak saat masuk sekolah nanti. Namun, guru yang paling berperan dalam mengembangkan kepintaran anak  adalah orang tua. Bagaimana  tidak, sehari-hari Mam menghabiskan waktu paling banyak bersama si kecil. Mam mengajarkan berbagai kemampuan mendasar hingga memperkenalkan si kecil kepada pengetahuan-pengetahuan baru.

Mam juga adalah orang yang paling berperan dalam memberikan stimulasi kepintaran anak. Sejak kelahiran si kecil, Mam memberikan berbagai stimulasi secara rutin untuk membantu mengembangkan kepintarannya. Seiring bertambahnya usia anak, Mam juga pasti mampu mengenali potensi kepintaran yang ia miliki (untuk memastikan, gunakan fitur Smart Strength Finder Tool .

Saat si kecil mulai masuk sekolah, ia akan mendapat bimbingan tambahan dari guru-guru. Namun, bukan berarti peran Mam sebagai pengajar utama si kecil berkurang. Mam tetap memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan kepintaran anak. 

Sebagai orang tua, Mam pun memiliki pengetahuan tentang cara mendidik anak yang baik dan benar. Agar Mam dapat tetap menjadi guru favorit si Kecil, cobalah praktikkan tiga tips ini.



Kenali gaya belajar si kecil

Belajar adalah proses alamiah. Proses perkembangan kepintaran si kecil lebih cocok bila dianalogikan dengan pertumbuhan pohon ketimbang pembangunan gedung. Pertumbuhan cabang dan daun baru bisa disamakan dengan pertambahan kepintaran baru pada si kecil.
 
Perhatikan cara si kecil mempelajari sesuatu. Apakah ia mengembangkan kepintarannya dengan banyak bertanya atau sebaliknya, lebih banyak mendengarkan, mengamati, dan mencari informasi sendiri? Apakah ia senang menuliskan pencapaiannya, atau cukup dengan mendengarkan pujian?
 
Pada dasarnya, setiap anak memiliki gaya belajar yang unik. Bila mengenali ciri si kecil, Mam akan tahu bagaimana cara paling efektif untuk membantunya mengembangkan kepintarannya.

Sering bermain bersama si kecil

Anak usia dini belajar dengan cara bermain. Bila Mam sering menyediakan waktu untuk menemani si kecil bermain, ia pasti akan menumbuhkan  kesan tersendiri terhadap kegiatan ini. Ini karena anak sangat memperhatikan bagaimana respons orang tua terhadap dirinya maupun apa yang ia lakukan. Selain menyenangkan, kegiatan bermain akan proses belajarnya lebih optimal, dan kedekatannya dengan Mam pun semakin bertambah.

Jadikan bagian dari rutinitas sehari-hari

Saat mengembangkan kepintaran anak usia dini, Mam tak perlu menetapkan jadwal khusus. Jadikan proses belajarnya bagian dari keseharian, seperti saat ia sedang bermain, menonton televisi, makan, tidur, dan membereskan mainan. Dampingi si kecil ketika melakukan kegiatan, dan ajak ia bertukar pikiran tentang hal-hal yang ia lakukan atau lihat; misalnya, kenapa mobil bisa berjalan lebih cepat daripada sepeda, kenapa sebelum hujan turun langit menjadi gelap, atau kenapa makanan di piringnya begitu berwarna-warni.

Pastikan proses belajar si kecil dilakukan dalam lingkungan yang nyaman dan suasana yang menyenangkan. Pastikan Mam menghindari melakukan 4 kesalahan  ini saat memberikan stimulasi kepintaran anak, ya.

Source:
urbanchildinstitute.org/articles/research-to-policy/practice/parents-are-a-childs-first-teacher
sesamestreetindia.org/7-ways-to-become-your-childs-favorite-teacher/ 
Penulis
Alia An Dhiva

Setelah kelahiran putri pertamanya, Alia An Nadhiva memutuskan untuk memulai karier sebagai penulis freelance. Pengalamannya menjadi jurnalis di Majalah Good Housekeeping dan Prevention membuatnya semakin dekat dengan dunia kesehatan, hingga ia sering menulis artikel tentang modern parenting, nutrisi, kehamilan, dan kesehatan keluarga. Alia adalah lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Jurusan Ilmu Jurnalistik, dan kini tengah menetap di Tangerang Selatan bersama keluarga kecilnya.

Load More
Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top