Cara Mengasuh

Mam, Inilah Cara Membangun Pola Tidur Teratur Bagi Si Kecil

By: Wyeth Nutrition 2016-09-27 00:54:04 (UTC)
Waktu tidur yang cukup sangatlah penting bagi kesehatan anak balita. National Sleep Foundation menyebutkan, anak usia 1-3 tahun membutuhkan waktu tidur sebanyak 11-14 jam per hari. Riset yang dilakukan oleh Borge Sivertsen dari Uni Research Health dan the Norwegian Institute of Public Health di Norwegia menemukan, anak balita yang sehari-hari tidur kurang dari 10 jam per hari atau sering terbangun di tengah malam berisiko mengalami masalah emosional dan perilaku saat mencapai usia 5 tahun.
 
Meski begitu, menetapkan waktu tidur yang teratur bagi balita tidaklah semudah yang dibayangkan. Saat mencapai usia 2 tahun, fase tumbuh kembang anak terjadi sangat pesat. Pada usia ini, anak mulai memiliki kesadaran untuk berpikir sendiri, memiliki pendapat sendiri, menentukan pilihan sendiri, dan keinginan untuk bersosialisasi. Semua itu, ditambah kemampuan untuk bisa bangun tidur sendiri serta kecemasan karena harus tidur terpisah dari orang tua (separation anxiety), dapat menjadi hambatan dalam membangun pola tidur yang teratur. Anak yang di siang hari kerap mengantuk dan memperlihatkan perilaku bermasalah bisa jadi sesungguhnya karena kurang tidur atau memiliki masalah tidur.
 
Sebagian orang tua mengira, membiarkan anaknya bermain dan terjaga hingga malam hari dapat membuatnya kelelahan dan cepat mengantuk. Hal ini justru tidak benar. Anak yang kelelahan malah makin sulit tertidur lho, Mam. Kurangnya waktu tidur dapat mempengaruhi kesehatan serta proses tumbuh kembang anak. Agar si kecil dapat tidur di waktu yang sama setiap hari, Mam perlu menciptakan rutinitas atau ritual menjelang tidur. Ini caranya:
  • Tentukan jam berapa ia harus sudah terlelap, lalu mulai persiapkan ritual menjelang tidur sekitar 2 jam sebelumnya. Tujuan dari melakukan ritual menjelang tidur adalah membuatnya relaks dan dapat tertidur dengan nyenyak. Biasanya, anak membutuhkan waktu sekitar 5-30 menit untuk benar-benar melakukan ritual menjelang tidur.
  • Ajak anak untuk memilih kegiatan yang akan menjadi ritual menjelang tidurnya. Misalnya, menyikat gigi, dibacakan atau didongengkan cerita, dinyanyikan lagu, mandi air hangat, mendengarkan musik bersama-sama, atau yang lainnya.
  • Ajak si kecil mempersiapkan segala ‘kebutuhan’ yang ia perlukan untuk dapat tidur dengan nyenyak. Misalnya, memilih piyama yang akan dikenakan, memilih boneka yang akan dipeluk, dan lain sebagainya.
  • Buat suasana kamar menjadi kondusif untuk tidur. Caranya, matikan televisi, buat suasana hening, dan redupkan lampu.
Apa pun jenis ritual tidur yang dilakukan, bila si kecil sudah nyaman, ia akan meminta untuk melakukan itu setiap malam menjelang tidur. Hal ini penting karena akan membuatnya merasa memiliki kendali dalam menentukan waktu tidurnya. Yang perlu Mam perhatikan adalah agar kegiatan menjelang tidur tidak berlangsung terlalu lama sehingga memundurkan waktu tidurnya. Temani si kecil sampai ia benar-benar terlelap, lalu biarkan ia tidur hingga esok pagi. Jadi, ayo jaga kesehatan anak dengan membangun pola tidur teratur sejak dini, Mam!
 
Sumber:
kidshealth.org/en/parents/sleep.html#
huffingtonpost.com/2015/04/13/toddler-sleep-problems-_n_7056016.html
sleepfoundation.org/sleep-topics/children-and-sleep/page/0/1
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Load More
Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top