Mengapa Harus ASI?

Rabu, 20 September 2017, 11:13 WIB0 Shares
Mam pasti sering mendengar atau membaca anjuran memberikan ASI ketika anak lahir sampai usia 6 bulan (ASI Eksklusif). Namun bagi sebagian Mam yang bekerja merasa susah untuk melakukannya. Padahal dengan menejemen waktu yang tepat, Mam bisa terus memberikan ASI Eksklusif meskipun Mam bekerja. Yuk, jadikan info berikut sebagai penyemangat memberikan ASI Eksklusif untuk si Kecil agar kesehatannya tetap terjaga.

 

Berikan ASI Eksklusif

 
ASI Eksklusif adalah memberikan ASI saja tanpa tambahan makanan pendamping lainnya sampai bayi berusia 6 bulan. Di masa itu bayi memerlukan asupan nutrisi yang mudah dicerna oleh lambungnya yang belum sempurna. ASI adalah satu-satunya makanan yang dirancang alam untuk memenuhi kebutuhannya begitu lahir. 
Selain bayi mendapatkan nutrisi yang cukup, proses menyusui akan meningkatkan bonding antara Mam dan si Kecil. 
 

Manfaat luar biasa ASI

 
  • ASI mengandung nutrisi lengkap untuk bayi, termasuk antibodi alami yang akan membantu mencegah terjadinya infeksi atau gangguan kesehatan lainnya. 
  • ASI mudah dicerna oleh lambung, sehingga tidak menimbulkan masalah pencernaan seperti diare yang sering dialami bayi, mengandung probiotik yang penting untuk pembentukan mikroflora dalam saluran pencernaan, dan hipoalergenik sehingga bayi terhindar dari reaksi alergi.
  • Bayi yang diberi ASI memiliki daya tahan tubuh yang kuat sehingga tidak gampang sakit. ASI membuat bayi  memiliki risiko lebih rendah untuk menderita penyakit gangguan pencernan, alergi, asma, hingga diabetes di kemudian hari. 
 

Cara menyusui yang benar 

 
Lancar tidaknya ASI yang keluar ternyata juga tergantung dari cara Mam menyusuinya. Berikut caranya agar proses menyusui menjadi lancar dan menyenangkan:
  • Rileks dan ambil posisi senyaman mungkin. 
  • Jika sambil duduk, sangga kepala bayi dengan lengan dan posisikan kepala bayi lebih tinggi dibandingkan tubuhnya untuk memudahkan bayi menelan. Tempatkan hidung bayi sejajar dengan puting untuk mendorong bayi membuka mulutnya.  
  • Tunggu mulutnya terbuka dengan lebar dengan posisi lidah ke arah bawah, lalu lakukan posisi perlekatan yang benar, di mana seluruh area aerola masuk ke mulut bayi. Jika hanya menempel pada puting saja, maka ASI tidak lancar keluar dan puting pun menjadi lecet. 
  • Bayi menyusu sekitar 5 hingga 40 menit, tergantung kebutuhannya, namun biarkan bayi menyusu sepuasnya.  
  • Jika bayi belum puas, susui dengan payudara satunya. Bia
  • Selalu lakukan menyusui dengan payudara kanan dan kiri secara bergantian untuk menghindari pembengkakan payudara (breast engorgement) yang berisiko mastitis (infeksi kelenjar payudara).
Sekarang Mam sudah mengetahui keunggulan ASI dan cara tepat memberikannya kepada si Kecil. Yuk Mam, berilah yang terbaik untuk si Kecil agar kesehatan anak terus terjaga. Untuk tau lebih dalam lagi tentang cara membuat ASI yang lebih berkualitas, click di sini
 
Sumber:
  • http://www.parenting.co.id/bayi/manfaat+asi+bagi+bayi+dan+mama
  • http://www.ayahbunda.co.id/kelahiran-tips/teknik-menyusui-bayi-
  • http://www.parents.com/baby/breastfeeding/basics/the-best-breastfeeding-positions-for-mom-and-baby-/
  • http://www.nhs.uk/Conditions/pregnancy-and-baby/Pages/benefits-breastfeeding.aspx

0 Komentar

Artikel Terkait

Info Nutrisi

Siapkan Nutrisi yang Dukung Pintarnya si Kecil

Baca selengkapnya

Info Nutrisi

Nak, Yuk Makan Serat Agar Sehat

Baca selengkapnya

Info Nutrisi

Thai-style Marinated Protein Recipe

Baca selengkapnya
Hubungi Kami
Hubungi KamiHubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top