Mengenal Istilah pada Hasil USG Kehamilan di Trimester Pertama

Kamis, 10 Agustus 2017, 13:53 WIB2 Shares
Tidak sembarang orang bisa menginterpretasikan hasil USG kehamilan. Hanya sonografer seperti dokter spesialis kandungan dan kebidanan atau dokter spesialis radiologilah yang dapat mengartikan citra (image) yang terekam serta menganalisis data pada hasil USG. Namun, tak ada salahnya Mam mengetahui singkatan yang umum terdapat pada hasil USG beserta artinya supaya dapat ‘membaca’ hasil USG sendiri. Apalagi, pemeriksaan kandungan dengan alat USG sangat penting untuk memantau perkembangan janin. Simak alasannya di sini  mengapa Mam perlu melakukan pemeriksaan USG.
 
Pada trimester pertama, biasanya pemeriksaan USG dilakukan saat usia kehamilan mencapai 5-12 minggu. Pemeriksaan dilakukan melalui vagina dengan alat USG trans-vaginal yang antara lain berfungsi untuk:
  • Mendeteksi keberadaan denyut atau gerakan jantung janin. Pada usia kehamilan sangat awal, umumnya USG hanya bisa mendeteksi embrio dan kantung kehamilan. Baru setelah masuk usia kehamilan 5-7 minggu, denyut jantung janin bisa terdeteksi.
  • Memastikan kehamilan terjadi di dalam rahim. Pemeriksaan USG dapat melihat jika ada kelainan seperti hamil anggur atau ektopik. Hamil anggur adalah tumor jinak yang tumbuh dalam rahim. Kondisi ini terjadi ketika sel telur sudah dibuahi dan plasenta tidak berkembang normal. Sedangkan kehamilan ektopik adalah saat sel telur yang sudah dibuahi tidak menempel pada rahim melainkan pada organ lain seperti tuba falopi, rongga perut, ovarium atau leher rahim.     
  • Mendeteksi adanya kelainan pada janin. Kelainan pada janin yang dapat terdeteksi melalui pemeriksaan USG antara lain kelainan kromosom (sindroma Down), hidrosefalus, bibir sumbing dan kelainan jantung.
  • Memperkirakan usia janin.
 
Berikut ini singkatan yang umum terdapat pada hasil USG kehamilan trimester pertama dan artinya:
  • LMP (Last Menstrual Period): hari pertama haid terakhir (HPHT).
  • EDD (Estimated Date of Delivery): tanggal perkiraan persalinan.
  • GS (Gestational Sac): kantung kehamilan. Kantung kehamilan mulai bisa terdeteksi USG pada usia kehamilan 5 minggu.
  • GA (Gestational Age): perkiraan usia kehamilan.
  • CRL (Crown Rump Length): ukuran panjang janin dari kepala hingga bokong. Ukuran ini mulai bisa diketahui saat usia kehamilan 7-13 minggu. Estimasi usia kehamilan akan lebih akurat dengan mengukur CRL dibandingkan dengan menghitung berdasarkan HPHT.
  • FHR (Fetal Heart Rate): frekuensi denyut jantung janin.
  • NT (Nuchal Translucency): ketebalan kulit belakang kepala. Pemeriksaan ini mulai bisa dilakukan pada usia kehamilan 11-13 minggu dan berfungsi untuk mendeteksi adanya kelainan pada janin, khususnya kelainan genetik seperti Down syndrome. NT yang lebih besar dari 3 mm mengindikasikan adanya kelainan pada janin. Untuk memastikan adanya kelainan pada janin, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan.
 
Jadi, sekarang Mam sudah lebih memahami bagaimana membaca USG kehamilan trimester pertama, kan? Jangan ragu untuk berdiskusi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan Mam apabila ada hal yang masih ingin ditanyakan seputar hasil USG. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Mam. 
 
 
Sumber:
medlineplus.gov/ency/article/003778.htm
ayahbunda.co.id/kehamilan-gizi-kesehatan/periksa-usg-di-trimester-1l
livestrong.com/article/277225-how-to-read-a-baby-sonogram/
Diakses pada 9 November 2016

0 Komentar

Artikel Terkait

Cara Mengasuh

Apa Itu Kehamilan Kosong?

Baca selengkapnya

Cara Mengasuh

10 Persiapan Menjadi Orang Tua Baru

Baca selengkapnya

Cara Mengasuh

4 Tips Menyiapkan Biaya Kehadiran si Kecil dengan Terencana

Baca selengkapnya
Hubungi Kami
Hubungi KamiHubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top