Kesehatan

Menjadi Seorang Ayah

By: Wyeth Nutrition 2016-09-26 01:22:40 (UTC)

Jangan panik
Tidak ada hal yang paling menggembirakan selain mengatahui anda akan menjadi seorang ayah. Anda akan mengalami berbagai macam perasaan dalam satu waktu, merasa gembira namun sekaligus khawatir atau cemas. Anda mungkin merasa khawatir akan menjadi ayah yang seperti apa nantinya atau bagaimana Anda akan mengatur keuangan untuk mencukupi kebutuhan keluarga baru Anda. Berdiskusilah dengan  ayah-ayah yang lain yang Anda kenal untuk bisa saling berbagi.

Ikutlah terlibat
Cobalah mendampingi pasangan Anda saat pemeriksaan kandungan dan bantulah ia merencanakan persalinannya. Rencanakan pula diet sehat bersama.

Galilah informasi
Anda akan segera menyadari bahwa banyak pertanyaan Anda akan terjawab melalui internet. Anda juga dapat ikut membaca buku-buku kehamilan yang dimiliki pasangan Anda. Cobalah untuk mengikuti kelas antenatal – Anda akan menemukan banyak calon ayah lainnya yang juga gugup dan cemas.

Cobalah untuk memahami pasangan
Pasangan Anda mungkin mengalami lonjakan emosi dan ‘ngidam' makanan yang aneh-aneh sehingga membuat anda sedikit kesulitan, tapi bayangkan bagaimana perasaannya! Bersabarlah dan luangkan waktu untuk berbicara sehingga Anda mengerti apa yang ia pikir dan rasakan dan begitu juga sebaliknya.

Jadilah ‘dewa penyelamat'
Dengan mual-mual dipagi hari yang dialami, kelelahan dan perut besarnya, pasangan Anda membutuhkan bantuan tambahan mengurus rumah. Ambillah porsi yang lebih besar dalam pekerjaan rumah sehingga memberikannya waktu beristirahat sesuai kebutuhan.

Aktivitas seksual
Kecuali disarankan lain oleh dokter ataupun bidan, hubungan seks dalam kehamilan tetap aman untuk dilakukan. Pasangan Anda mungkin merasa kurang seksi sehingga Anda harus dapat lebih sabar dan sensitif. Libido pasangan mungkin akan naik jika sudah tidak mengalami mual dan kelelahan. Sejalan dengan usia kehamilan, sebagian calon ayah merasa kurang nyaman melakukan hubungan seks dengan pasangan terutama menjelang melahirkan – jangan khawatir karena hal tersebut normal.



Menjadi partner melahirkan
Cara terbaik mempersiapkan diri untuk persalinan adalah mengikuti kelas antenatal. Disana Anda akan belajar banyak cara untuk membantu pasangan mulai dari menawarkan segelas air, memijat tubuhnya dan membantunya berubah posisi. Pasangan Anda juga dapat merasa lebih baik bila mendengar kata-kata dukungan dari Anda serta dapat juga diingatkan tentang teknik relaksasi dan pernapasan yang telah dipelajari sebelumnya saat kontraksi semakin kuat dan sering. Pastikan bahwa Anda juga terlibat dalam perencanaan persalinan sehingga Anda dapat mewakili pasangan mengkomunikasikan keinginannya kepada dokter dan bidan, jika diperlukan.

Setelah persalinan
Ibu dan bayi cenderung mendapat semua perhatian dari seluruh keluarga pada hari-hari awal kelahirannya. Usahakan agar Anda tidak merasa terkucilkan. Bantulah pekerjaan rumah sehingga pasangan Anda mendapatkan istirahat yang cukup. Anda juga perlu bertindak sebagai ‘penjaga pintu' untuk para tamu sehingga ibu dan bayi tidak terlalu lelah. Terimalah tawaran makanan dan bantuan dari orang sekitar Anda dan nikmati waktu yang melelahkan ini – semua akan berakhir dengan segera.

 

Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Kesehatan

Mengapa Sulit Tidur?

By: dr Tirsa Verani Sp OG 2018-01-03 23:21:57 (UTC)
Semakin tua usia kehamilan, tak jarang bagi Mam untuk mengalami beragam ketidaknyamanan, di antaranya adalah mulai merasa sulit tidur atau insomnia. Jangan bersedih, karena Mam tidak sendirian, kok. Menurut sebuah artikel yang dimuat di americanpregnancy.org, 78% wanita hamil mengalami insomnia. Kondisi ini memang biasanya akan mengganggu aktivitas Mam sehari-hari, namun ia sesungguhnya tidak dapat mengganggu masa kehamilan Mam.
 
Gangguan tidur pada wanita hamil bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mereka mencakup perasaan tidak nyaman karena bagian abdomen/perut yang semakin besar, rasa pegal dan nyeri pada punggung, serta heartburn atau sensasi panas yang terasa pada bagian dada. Perasaan gelisah atau cemas yang biasa dialami calon Mam, seringnya terbangun untuk buang air kecil, serta perubahan hormon juga turut mengakibatkan gangguan tidur pada wanita hamil.

Yang bisa Mam lakukan untuk mengurangi gangguan ini adalah:
  • Mempersiapkan diri agar lebih nyaman saat tidur, misalnya dengan mandi air hangat, minum teh kamomil yang punya efek relaksasi, mendengarkan musik bernada lembut, atau pijatan ringan pada bagian kaki.
  • Pastikan posisi bantal, guling, maupun kasur Mam tidak terlalu keras, atau terlalu empuk yang bisa menambah rasa pegal pada tubuh.
  • Lampu kamar yang temaram biasanya membantu agar tidur lebih nyaman. Mam juga bisa memasang aromaterapi lavender atau mengoleskan minyak esensial lavender, yang memiliki efek relaksasi.
  • Tenangkan diri dengan berdoa, bermeditasi, atau hanya berada dalam situasi yang hening. Dalam banyak kasus, stress juga bisa dapat mengganggu kualitas tidur.
  • Jauhkan diri dari suara-suara bising saat tidur. Matikan TV dan perangkat elektronik lainnya di kamar, yang bisa mengganggu konsentrasi Mam saat ingin beristirahat.
  • Bila kamar Mam menggunakan AC, atur suhunya agar tidak terlalu dingin. Suhu yang terlalu dingin juga menyebabkan Mam ingin buang air kecil makin sering.
 
Bila kondisi sulit tidur ini makin memburuk, segera konsultasikan dengan dokter Mam untuk mendapatkan rekomendasi secara profesional.
 
Sumber:
  • https://www.babycenter.com/0_sleep-problem-insomnia-during-pregnancy_7521.bc
  • http://americanpregnancy.org/pregnancy-health/insomnia-during-pregnancy/
  • https://www.ayahbunda.co.id/kehamilan-tanya-jawab/ibu-hamil-sulit-tidur
Penulis
dr Tirsa Verani Sp OG

Dokter Tirsa Verani K. Oroh, Sp.OG lulus Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya Jakarta dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi atau Kebidanan dan Kandungan Fakultas Kedokteran UI Jakarta. Aktif sebagai Controversies in Obstetrics, Gynecology dan Infertility

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top