Cara Mengasuh

Merawat Bayi Baru Lahir

By: Alia An Dhiva 2017-09-15 10:33:11
Merawat bayi yang baru lahir tentu saja memerlukan persiapan yang matang ya, Mam. Apalagi bagi first time Mam yang akan menjalani ini sebagai pengalaman pertama yang mendebarkan, sekaligus menyenangkan. Apa saja yang perlu dipersiapkan? Pada dasarnya, newborn atau bayi yang baru lahir biasanya hanya akan melakukan tiga hal ini: eat, sleep and repeat. Tentu saja, dengan diselingi pipis, pup, menangis, atau sendawa. Nah, saya hendak berbagi sedikit pengalaman saat merawat bayi dulu, ya. 
 
Memandikan
Idealnya, bayi yang baru lahir dimandikan dengan air suam-suam kuku. Karena kita tinggal di negara tropis yang cenderung lembap, bayi sebaiknya dimandikan minimal sehari sekali. Beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan, adalah: 
  • Gunakan bak mandi yang bersih dan nyaman. Saya dulu menggunakan bak jenis tafel, sehingga tidak harus repot berjongkok atau membungkuk.
  • Mandikan bayi dengan santai dan tidak tergesa-gesa. Gunakan momen memandikan bayi sebagai ajang komunikasi, misalnya dengan mengajaknya mengobrol atau bersenandung. 
  • Pilih jenis produk perawatan bayi dengan formula yang aman dan lembut untuk kulit bayi, dan sebaiknya tidak mengandung bahan berbahaya seperti paraben. 
  • Selalu ganti popok bayi setiap kali ia pipis maupun pup. Sediakan kapas bulat dan air hangat untuk bersih-bersih dan amati juga apakah bayi mengalami ruam popok. 
  • Cek selalu kebersihan genital, tali pusar (jika belum puput), telinga, dan kuku jari si kecil ya, Mam. Jangan ragu untuk berkonsultasi atau meminta nasihat atau bantuan mereka yang lebih ahli (dokter, bidan) jika Mam memiliki pertanyaan. 
 
Menyusui
Seperti yang sudah Mam ketahui, WHO menganjurkan pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan. Memberi ASI pada bayi baru lahir memang memerlukan adaptasi ya, Mam. Berikut beberapa tips yang mungkin berguna: 
  • Pelajari berbagai kiat sukses menyusui, bahkan sebelum melahirkan. Mam dapat mengikuti kelas laktasi, membaca kisah-kisah sukses menyusui, serta mengonsumsi berbagai makanan bernutrisi yang dipercaya membantu mengoptimalkan volume dan kandungan ASI. 
  • Saat bayi baru lahir, beri ia ASI setiap dua jam sekali, atau kapanpun dia menghendakinya.
  • Buat bayi bersendawa setelah ia minum ASI, untuk mencegah perut kembung. Cara yang paling sederhana adalah dengan menopang bayi pada posisi berdiri sehingga dagunya berada pada pundak Mam. Sangga badan bayi, dan tepuk-tepuk ringan punggungnya hingga bersendawa.  
 
Istirahat
Bayi yang baru lahir biasanya tidur hingga 16 jam sehari. Beruntung, bayi saya tipe yang cukup mudah ditidurkan, yakni setelah kenyang menyusui. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah: 
  • Pastikan bayi telah kenyang sebelum tertidur. Ciri bayi yang kenyang, adalah badan dan ekspresi wajahnya terlihat tenang dan rileks, serta kedua tangannya terbuka atau tidak dalam posisi mengepal. 
  • Jika bayi rewel, coba tenangkan dengan meniru kondisi bayi di dalam rahim, misalnya dengan membuatnya merasa hangat seperti dibedong, atau mengayunkannya sejenak. Keduanya dapat memberinya reflek yang menenangkan. 
  • Sediakan tempat tidur/boks bayi yang nyaman, dilengkapi dengan kelambu. Hindari meletakkan terlalu banyak aksesori seperti boneka yang besar karena berbahaya untuk bayi yang baru lahir ya, Mam. 
  • Apabila Mam terbiasa memperdengarkan musik pada bayi sejak di dalam kandungan, Mam bisa menjadikannya musik pengiring tidur, lho. Dulu saat hamil, saya sering memperdengarkan Jazz for Babies untuk si kecil, dan sampai sekarang pun ia tidur nyenyak sambil mendengarkan album tersebut. 
 
Salah satu hal yang saya pelajari saat merawat bayi baru lahir, terlebih sebagai Mam baru, adalah agar mempercayai insting dan memiliki rasa percaya diri. Beberapa minggu pertama mungkin akan melelahkan, tapi begitu Mam melihat senyum pertama si Kecil dan melihatnya selalu menjadi anak sehat, maka semua rasa lelah itu akan hilang. Selamat merawat bayi Anda, ya! Jangan lupa, baca juga informasi menarik lainnya seputar pengasuhan si Kecil di sini
 
Source: 
http://www.parents.com/baby/care/newborn/newborn-tips-first-30-days/
(diakses pada 21 Agustus 2017)
Penulis
Alia An Dhiva

Setelah kelahiran putri pertamanya, Alia An Nadhiva memutuskan untuk memulai karier sebagai penulis freelance. Pengalamannya menjadi jurnalis di Majalah Good Housekeeping dan Prevention membuatnya semakin dekat dengan dunia kesehatan, hingga ia sering menulis artikel tentang modern parenting, nutrisi, kehamilan, dan kesehatan keluarga. Alia adalah lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Jurusan Ilmu Jurnalistik, dan kini tengah menetap di Tangerang Selatan bersama keluarga kecilnya.

Cara Mengasuh

Penyebab Bayi Susah Tidur nyenyak yang Perlu Mam Ketahui

By: Wyeth Nutrition 2019-05-14 16:27:03

Penyebab Bayi Susah Tidur Nyenyak

Bayi baru lahir biasanya susah tidur dengan nyenyak dan terus menerus terbangun. Hal ini dapat membuat Mam juga jadi sulit tidur. Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab kenapa bayi susah tidur pada malam hari. Karena itu, penanganan yang tepat untuk mengatasinya pun bisa berbeda-beda.

Meski lebih sering terjadi pada bayi baru lahir, banyak pula yang “keterusan” susah tidur semalaman sampai lewat usia 6 bulan. Segala cara sudah dilakukan seperti diberi makan atau dibuat agar suhu ruangan tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Namun tetap saja si Kecil terbangun berkali-kali. Kenapa ya?

Faktor yang Membuat Bayi Susah Tidur

Sebelum mengetahui beberapa hal yang bisa menyebabkan bayi susah tidur, Mam juga perlu tahu dulu ciri-ciri gangguan tidur pada si Kecil. Kriteria gangguan tidur pada anak adalah bila si Kecil tidur terlalu malam (lebih dari jam 20.00), terbangun pada malam hari lebih dari tiga kali, dan ketika terbangun si Kecil bisa bangun hingga 30 menit.

Gangguan tidur bisa terjadi hanya sesekali. Jika demikian, Mam dan Pap bisa memeriksa dulu apakah si Kecil lapar atau popoknya terlalu basah, atau apakah ia kepanasan atau kedinginan.

Jika tidak, mungkin si Kecil sedang merasa tidak enak badan atau sedang tumbuh gigi. Bisa juga karena si Kecil terlalu lelah atau terlewat jadwal tidur siang, terlalu terstimulasi, tidak punya rutinitas, atau sedang dalam lompatan pertumbuhan (growth spurt).

Bila gangguan tidur itu sudah lama terjadi, penanganannya harus melalui dokter anak karena dikhawatirkan si Kecil menderita penyakit kronis. Penyakit yang mungkin diderita adalah alergi atau intoleransi pada makanan tertentu sehingga menimbulkan kolik, keseleo, atau gangguan berat seperti ADHD.

Bila si Kecil masih dalam masa ASI eksklusif, sebaiknya evaluasi asupan makanan Mam pada siang hari. Mam bisa mencatat makanan hari itu dan memperhatikan hari-hari saat si Kecil susah tidur.

Banyak bayi yang alergi pada makanan tertentu seperti produk dairy sehingga rewel dan susah tidur semalaman jika siang harinya Mam makan telur atau minum susu. Alergi sangat membuat tidak nyaman karena bisa berefek pada kolik, perut yang terasa tidak nyaman, gatal, perasaan ingin muntah, dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut bisa menyebabkan bayi susah tidur.

Keseleo karena kesalahan menggendong juga sangat mungkin membuat bayi tidak nyaman sehingga sulit tidur. Cobalah memanggil pemijat bayi untuk melenturkan otot-otot sehingga si Kecil merasa lebih rileks.

Menangani Bayi yang Susah Tidur

Hingga 6 bulan, bayi biasanya tidur 1 jam sekali. Lewat usia 6 bulan, si Kecil baru bisa terjaga lebih dari 2 jam. Saat balita, si Kecil bisa akan bertahan tidak tidur hingga 4-5 jam. Jika sudah lewat 5 jam, si Kecil biasanya akan langsung rewel karena kelelahan.

Saat menangani bayi susah tidur, penting bagi Mam dan Pap untuk mencatat siklus tidur si Kecil. Ini untuk mengetahui seberapa sering si Kecil susah tidur dan seberapa lama ia terbangun.

Buatlah rutinitas sebelum tidur seperti mandi, pijat bayi, ganti baju dengan piyama, dan mematikan lampu. Perhatikan juga lingkungan tempat tidur si Kecil, misalnya suhu ruangan yang terlalu dingin atau terlalu panas, kelembaban, bising, dan pakaian.

Bayi di atas usia 6 bulan sudah bisa diberi barang yang bisa memberinya rasa nyaman, seperti selimut atau boneka favorit. Mam juga bisa membiasakan dengan memeluknya saat tidur karena detak jantung Mam adalah suara yang sangat akrab dengan si Kecil sejak dalam kandungan dan bisa membuatnya lebih tenang.

Jika masih juga tidak berhasil, jangan ragu untuk mengunjungi dokter anak ya, Mam. Jangan biarkan masalah bayi susah tidur ini berlarut-larut karena dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang si Kecil.
 
Original article:
parentingclub.co.id/smart-consultation/psikolog/bayi-susah-tidur-nyenyak
 
Source:
babycentre.co.uk/a123/how-can-i-get-my-baby-to-sleep-through-the-night
sleepbabylove.com/medical-reasons-baby-wont-sleep/
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top