Kesehatan

Merencanakan Kehamilan Kedua

By: Windi Teguh 2018-01-17 02:15:07 (UTC)
Melewati tahapan demi tahapan kehamilan tentunya sebuah pengalaman tak terlupakan bagi Mam dan Pap. Nah, apakah Mam dan Pap sedang berencana untuk mengalaminya lagi? Selamat ya! Cek tips kehamilan berikut sebelum merencanakan anak kedua.

Merencanakan Kehamilan Kedua

Kehamilan kedua memang sedikit berbeda dengan yang pertama. Kehamilan pertama biasanya adalah sebuah kejutan bagi Mam dan Pap. Kehamilan kedua perlu perencanaan lebih matang lagi. Ini karena banyak hal yang menjadi pertimbangan Mam dan Pap.

Jarak dengan Anak Pertama

Hal ini perlu dipikirkan. Ada orang yang berpendapat anak pertama dan kedua harus memiliki jeda agar si kakak dapat mempelajari perannya sebagai anak pertama. Ada juga orang tua yang berpendapat bahwa jarak usia anak tidak begitu menjadi masalah. Sebaiknya antara anak pertama dan kedua memiliki jarak ideal. Hal ini akan berhubungan dengan perencanaan keluarga ke depannya, seperti dana pendidikan.

Persiapan Mental Anak Pertama

Bagaimana pun, kehadiran adik baru pasti membawa perubahan bagi si kakak. Mam dan Pap tidak perlu khawatir saat waktu dan perhatian kepada si kakak berkurang. Hal itu setimpal karena Mam dan Pap memberikan teman seumur hidup. 

Persiapkan bagaimana agar si kakak tidak merasa adik baru adalah saingannya dalam merebut perhatian Mam dan Pap. Libatkan si kakak dalam setiap proses kehadiran adik, mulai dari kehamilan sampai kelahiran. Misalnya, jangan sungkan meminta bantuan si kakak untuk memilihkan baju untuk adik.


Mengatur Berat Badan

Faktanya, sehabis melahirkan, Mam akan mengalami kenaikan berat badan beberapa kilogram dari sebelum hamil. Untuk itu, Mam perlu mengatur berat badan sebelum hamil kedua. Salah satu tips kehamilan kedua jika Mam kelebihan berat badan adalah melakukan diet. Ini agar berat badan Mam lebih ideal saat kehamilan kedua. Sebaliknya, jika Mam terlalu kurus, coba naikkan berat badan agar tidak mengalami komplikasi selama kehamilan. Berat ideal akan mendukung kehamilan dan proses melahirkan yang sehat dan aman.
Proses Melahirkan

Melahirkan normal ataupun caesar harus masuk dalam perencanaan kehamilan kedua. Ini terutama jika Mam sebelumnya melahirkan secara caesar. Jika ingin melahirkan anak kedua secara normal, bisa kok, Mam. Konsultasikan ke dokter kandungan Mam untuk lebih jelasnya. Perencanaan proses kelahiran normal atau caesar juga berhubungan erat dengan persiapan cuti, jika Mam adalah wanita karier, serta persiapan dana untuk melahirkan.

Menghadapi Baby Blues Pascamelahirkan

Baby blues pascamelahirkan sebenarnya hal yang wajar. Namun, Mam tetap perlu waspada agar situasi ini tidak berkembang ke arah depresi pascamelahirkan. Untuk Mam dengan riwayat kelahiran pertama dahulu mengalami baby blues, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum memutuskan untuk hamil lagi. Tak lupa bicarakan dengan Pap dan keluarga sehubungan dengan support system yang Mam butuhkan pascamelahirkan nanti.

Pertimbangan Karier

Jika Mam merupakan wanita karier, kehadiran anak kedua tentu akan berpengaruh terhadap pekerjaan. Perhitungkan waktu yang bisa dihabiskan di kantor, termasuk jam pergi dan pulang kantor. Ini karena nantinya Mam harus mengurus dua anak sekaligus yang tentu memakan lebih banyak energi. 

Bicarakan dengan Pap dan keluarga tentang kelanjutan karier Mam. Diskusikan juga apakah Mam dan Pap akan mempekerjakan tenaga bantuan di rumah. Ataukah ada keluarga yang bisa membantu mengurus si Kecil jika Mam berencana tetap melanjutkan karier.

Mengatur Waktu

Dengan memiliki anak kedua, waktu Mam akan jauh lebih terkuras. Mam harus pikirkan bagaimana pengaturan waktu antara bekerja, tidur, menyusui, pumping, dan makan. Ajak Pap mempertimbangkan untuk menambah support system di keluarga demi membantu Mam mengurus kedua anak.

Pertimbangkan tips kehamilan di atas sebelum memutuskan untuk memiliki anak kedua ya, Mam. Selamat menanti kehamilan anak kedua, Mam.

SOURCES :
https://www.starthealthystayhealthy.in/planning-second-pregnancy
Penulis
Windi Teguh

Seorang ibu dari dua orang putri yang sehari-harinya bekerja di sebuah bank BUMN. Kini tinggal di Medan dan banyak menulis blog tentang pekerjaannya sebagai seorang bankir, kuliner Medan, lifestyle, dan tentu saja seputar dunia parenting.

Kesehatan

Ini Tanda-tanda Mam Sedang Hamil Anak Kembar

By: Wyeth Nutrition 2018-07-09 00:54:44 (UTC)
Tahukah Mam? Kehamilan kembar terbagi ke dalam dua golongan, kembar identik dan kembar tidak identik (fraternal). Merencanakan bayi kembar dapat dilakukan secara natural atau melalui program bayi tabung (in vitro fertilization atau IVF).
Bayi kembar  identik berasal dari satu buah sel telur yang dibuahi satu sel sperma. Telur yang sudah dibuahi ini kemudian membelah menjadi dua atau lebih, menghasilkan dua atau lebih janin dengan DNA, golongan darah, dan karakteristik fisik serupa. Bayi kembar identik juga berbagi satu plasenta, tapi tumbuh dalam ketuban berbeda. Meski begitu, kembar identik tidak diturunkan dalam keluarga ataupun dipengaruhi usia, etnis, serta umur.
Kembar fraternal berkembang dari dua sel telur dan dua sel sperma yang berbeda. Kedua bayi tidak berbagi plasenta dan biasanya tidak memiliki kemiripan layaknya kembar identik. Angka kejadian kembar fraternal jauh lebih banyak dibandingkan kembar identik.
Nah, bagi Mam yang kini sedang berbadan dua, apakah Mam dapat merasakan berapa jumlah bayi yang berada dalam rahim Mam? Biasanya sih, tidak. Kehamilan kembar umumnya baru dapat diketahui dan dikonfirmasi setelah ibu hamil melakukan pemeriksaan USG pada trimester pertama.
Beberapa tanda penting yang menunjukkan Mam mengandung lebih dari satu bayi:
  • Berat badan naik pesat pada trimester pertama kehamilan
    Biasanya, kenaikan berat badan pada ibu hamil anak kembar lebih tinggi dari rata-rata ibu dengan kehamilan tunggal.
  • Ukuran kandungan tergolong besar bila dicocokkan dengan usia kehamilan
    Hal ini dapat diketahui sejak pemeriksaan pertama. Misalnya, melalui pemeriksaan, dokter mengatakan usia kehamilan Mam memasuki 8 minggu. Namun, secara kasat mata, kehamilan Mam seperti sudah berusia 10-12 minggu. Ketinggian kandungan ibu dengan bayi kembar juga melebihi umumnya, bisa mencapai 48 cm.
  • Kadar HCG naik dengan cepat
    HCG atau Human Chorionic Gonadotrophin menghasilkan telur yang dibuahi. Hormon ini diperlukan untuk menjaga kehamilan sampai plasenta berkembang. Pada kehamilan dengan satu bayi, HCG naik dengan cepat pada minggu pertama kehamilan, dan akan berlipat ganda setiap 2 atau 3 hari. Kadar HCG menjadi lebih tinggi pada kehamilan kembar.
  • Terdengar dua denyut jantung
    Pada akhir trimester pertama, dokter dapat mendeteksi adanya dua denyut jantung yang berbeda menggunakan alat Doppler. Hal ini sekaligus mengonfirmasi terdapat dua janin dalam kandungan Mam.
Perlu Mam ketahui, kehamilan kembar lebih berisiko dibandingkan kehamilan tunggal. Selain itu, kebanyakan kehamilan kembar berujung pada persalinan sesar. Lakukan langkah-langkah aman untuk menjaga kehamilan Mam agar terbebas dari komplikasi seperti preeklampsia, plasenta previa, dan diabetes gestasional. Penuhi juga kebutuhan nutrisi Mam dan janin selama hamil dengan mengonsumsi makanan bergizi.
 
Source:
babycenter.com/0_when-and-how-to-find-out-if-youre-carrying-twins-or-more_3579.bc
nakita.grid.id/read/025024/ini-dia-8-tanda-kehamilan-kembar-yang-bikin-ibu-penasaran
americanpregnancy.org/multiples/symptoms-of-multiple-pregnancy/
hellosehat.com/kehamilan/kesuburan/faktor-yang-mempengaruhi-kehamilan-kembar/
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top