Permainan Kinestetik

Jumat, 09 Oktober 2015, 00:00 WIB Shares
Teori kecerdasan menunjukkan bahwa manusia dilahirkan dengan delapan kecerdasan ( linguistik, logis-matematis, spasial, kinestetik-jasmani, musikal, interpersonal, intrapersonal, dan naturalistic). Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak belajar dengan baik ketika mereka diberi kesempatan belajar yang menggabungkan semua kecerdasan ganda.
 
Apa yang dimaksud pembelajaran kinestetik?
 
Pembelajaran Kinestetik merupakan bahan yang paling penting dalam perkembangan otak yang sehat.  Memahami cara belajar kinestetik ini sangat penting untuk anak-anak. Pembelajaran kinestetik adalah belajar dengan menggunakan anggota tubuh sambil menggunakan kemampuan otak secara bersamaan.
 
Bagaimana mendorong pembelajaran kinestetik?
 
Ada berbagai macam kegiatan yang akan mendorong penggunaan kecerdasan kinestetik. Hindari aktivitas yang lebih banyak berdiam dan duduk. Berkebun, memasak, menari, menyanyi, akting, boneka, melakukan percobaan sains, bermain olahraga, melakukan teka-teki, membuat seni dan kerajinan adalah cara-cara yang sangat baik untuk melibatkan si kecil dalam pembelajaran kinestetik.
 
Temukan permainan yang dapat melatih kinestetik
 
Anak-anak sangat tertarik melihat bagaimana segala sesuatu bekerja. Ajak anak untuk bermain blok, tarik menarik, teka-teki, kartu memori, kontruksi set, peralatan olahraga, perlengkapan seni dan tanah liat.
 
Sebaiknya Mam jangan hanya menyediakan mainan tersebut dan duduk kembali untuk mengawasi. Luangkan waktu untuk bermain dengan anak. Interaksi positif akan sangat menguntungkan pertumbuhan si kecil. Perkembangan seorang anak sangat dipengaruhi oleh interaksi penuh kasih dan antusias si kecil dengan orang tua dan pengasuh.
 
Dengan aktif terlibat bermain, Mam  akan membantu ia belajar untuk memecahkan masalah, mengembangkan keterampilan motorik, merangsang pertumbuhan intelektual dan memperoleh keterampilan sosial yang diperlukan untuk bergaul dengan orang lain. Selain itu dengan cara ini, Mam akan memiliki kesempatan untuk melihat dunia dari perspektif anak dan lebih memahami kebutuhan unik mereka ketika ia tumbuh dan berkembang.

0 Komentar

Artikel Terkait

Stimulasi

Permainan Edukatif Anak SD yang Mendidik

Baca selengkapnya

Cara Mengasuh

Bijak Sikapi Stereotip Gender

Baca selengkapnya

Tumbuh Kembang

Ciri-Ciri Perkembangan Akal, Fisik, dan Sosial Anak Umur 6 Tahun

Baca selengkapnya
Hubungi Kami
Hubungi KamiHubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top