Kesehatan

Pertimbangkan 5 Hal Ini Saat Memilih Nama Bayi

By: Alia An Dhiva 2016-10-19 11:05:01
Nama adalah doa. Dalam nama yang diberikan kepada anak, tersimpan doa orang tua. Misalnya, arti nama bayi laki-laki Adhitya Mahendra adalah anak laki-laki pertama yang memiliki kehormatan seperti raja yang sabar. Dari nama tersebut, tersirat harapan dari orang tua agar anak laki-laki pertamanya itu akan tumbuh menjadi sosok terhormat dan memiliki sifat sabar.
 
Contoh nama lainnya adalah Muhammad Ali, yang terinspirasi dari nama petinju profesional asal Amerika Serikat yang dijuluki “The Greatest”. Bisa jadi, orang tua berharap anak laki-lakinya kelak tumbuh dengan kualitas seperti yang dimiliki oleh sang petinju legendaris, yaitu pemberani, inspiratif, dan selalu menjadi yang terbaik. Sementara bila dilihat dari makna per kata, arti nama bayi laki-laki ini pun tak kalah bagus, yaitu sosok yang terpuji dan memiliki kedudukan mulia. Muhammad merupakan nama nabi terakhir dalam agama Islam, yang sangat terpuji dan dimuliakan. Sementara Ali merupakan kata dalam bahasa Arab yang berarti tinggi atau yang dimuliakan.
 
Selain mencari tahu arti nama, sebaiknya Mam dan Pap juga mempertimbangkan 5 hal berikut dalam memilihkan nama untuk si Kecil:
 
1. Mudah diucapkan dan dituliskan
Pilihlah nama yang mudah diucapkan. Tak sedikit orang tua yang menamai anaknya dengan istilah asing, misalnya Daphne, Charlotte, Eleanore, Clarence, Theodore, dan lain sebagainya. Meski nama-nama tersebut bagus dan memiliki makna positif, namun kemungkinan besar akan sulit diucapkan dan dituliskan. Bayangkan si Kecil kelak harus mengulang atau mengeja berulang kali setiap ada yang menanyakan namanya. 
 
2. Makna
Selain mudah diucapkan, pastikan nama yang dipilih memiliki makna positif yang diharapkan menggambarkan kepribadian si Kecil. Kini terdapat banyak situs serta buku yang merangkum ratusan pilihan nama bayi beserta arti di baliknya. 
 
3. Keunikan
Orang tua mana yang tak ingin anaknya memiliki nama unik dan original? Nama tersebut seolah menandakan bahwa si Kecil adalah sosok yang spesial dan berkesan. Contoh nama anak selebritis yang unik misalnya, Anakku Lelaki Hoed (anak pasangan musisi Melly Goeslaw dan Anto Hoed), Jenaka Mahila Sudiro (anak aktor Tora Sudiro dan Mieke Amalia), atau Btari Embun Anandayu (anak pembawa acara Ananda Omesh). 
 
4. Jumlah kata
Nama seseorang akan dicatat di berbagai dokumen penting sepanjang hidupnya. Mulai dari akte kelahiran, ijazah kelulusan sekolah, kartu tanda penduduk (KTP), paspor, dan lain sebagainya. Jangan sampai nama yang terlalu panjang menjadi masalah di kemudian hari karena tidak cukup untuk dicatatkan pada lembar formulir atau kartu identitas.
 
5. Gender anak
Berikan nama yang jelas menunjukkan jenis kelamin si Kecil. Memberi anak lelaki nama yang umumnya dimiliki anak perempuan tentu akan memancing pertanyaan, dan begitu juga sebaliknya. Tindakan ini memang tidak salah, tetapi kasihan si Kecil kelak bila harus selalu menjelaskan latar belakang pemberian namanya setiap kali ada yang bertanya sementara nama yang bersifat uniseks berpotensi menimbulkan kesulitan kelak saat si Kecil harus berkomunikasi dengan orang lain tanpa bertatap muka. 
Apakah Mam dan Pap sudah menemukan arti nama bayi laki-laki yang berkesan untuk diberikan pada si Kecil? Semoga kelak si Kecil tumbuh menjadi sosok yang dapat dibanggakan oleh orang tuanya, sesuai dengan doa yang tersimpan di dalam namanya, ya. Selain mencarikan nama, siapkan juga kebutuhan perlengkapan si Kecil ya, Mam. Temukan tips cermat berbelanja kebutuhan bayi di sini. Selamat mencarikan nama untuk si Kecil.
 
 
Sumber:
babycenter.com/0_how-to-pick-a-name-for-your-baby_1505.bc
webmd.com/baby/features/choosing-baby-name?print=true
ayahbunda.co.id/keluarga-tips/tips-memilih-nama-anak-
ayahbunda.co.id/balita-tips/memilih-nama-anak-
ayahbunda.co.id/kehamilan-psikologi/seni-memberi-nama-anak
Diakses pada 12 September 2016
Penulis
Alia An Dhiva

Setelah kelahiran putri pertamanya, Alia An Nadhiva memutuskan untuk memulai karier sebagai penulis freelance. Pengalamannya menjadi jurnalis di Majalah Good Housekeeping dan Prevention membuatnya semakin dekat dengan dunia kesehatan, hingga ia sering menulis artikel tentang modern parenting, nutrisi, kehamilan, dan kesehatan keluarga. Alia adalah lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Jurusan Ilmu Jurnalistik, dan kini tengah menetap di Tangerang Selatan bersama keluarga kecilnya.

Kesehatan

Keluar Flek Cokelat saat Hamil Muda? Begini Cara Tepat Penanganannya

By: Wyeth Nutrition 2019-05-14 13:55:43
Masa kehamilan tentu menjadi salah satu masa membahagiakan bagi Mam dan Pap. Meski dipenuhi suka dan duka, bayang-bayang akan segera hadirnya si Kecil tentunya membuat bahagia.

Apa yang terjadi jika Mam mengalami flek saat trimester pertama? Tentu ada timbul rasa cemas dalam benak Mam dan Pap. Khawatir flek cokelat yang keluar saat hamil muda adalah tanda-tanda keguguran.
 

Flek Cokelat saat Hamil Muda

Cemas saat mendapati flek cokelat saat hamil muda adalah hal wajar, Mam. Kendati demikian, sebaiknya Mam tetap berusaha tenang. Usahakan jangan panik demi kebaikan si Kecil. Langsung menghubungi dokter kandungan adalah langkah yang baik. Namun, ternyata tidak semua flek merupakan tanda bahaya pada kehamilan loh, Mam. ada baiknya Mam dan Pap juga mengetahui apa saja penyebab terjadinya flek cokelat saat hamil muda.
 

Penyebab Flek Cokelat Saat Hamil

Ada berbagai penyebab keluarnya flek cokelat saat hamil yang sebaiknya Mam dan Pap ketahui. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Berhubungan Intim
Saat hamil, volume darah dalam tubuh Mam meningkat. Ketika Mam dan Pap melakukan hubungan intim, terjadi penekanan pada serviks. Risiko adalah akan terjadi iritasi dan akhirnya timbul flek cokelat.

Sebetulnya iritasi tidak hanya terjadi saat berhubungan intim saja. Saat dilakukan pemeriksaan rutin atau terjadi infeksi juga bisa menyebabkan timbulnya flek cokelat. Itu karena kondisi serviks saat hamil lebih lembut dan sensitif sehingga ketika terjadi iritasi akan mudah mengeluarkan darah.

2. Proses Implantasi
Flek yang dialami Mam juga bisa menandakan sedang terjadi proses implantasi. Itu artinya embrio yang sudah dibuahi sedang menempel di leher rahim Mam. Proses implantasi menjadi sangat penting untuk tahap berikutnya. Bila proses ini tidak terjadi dengan baik akan berisiko terhadap perkembangan janin.

Saat terjadi proses implantasi, Mam mungkin akan mengalami flek atau merasa sedikit kram. Ini sebetulnya hal yang normal pada proses ini. Flek yang keluar pun bisa memiliki tiga warna yang berbeda, bisa berupa bercak berwarna merah, cokelat, bahkan hitam.

Flek warna hitam memang lebih jarang ditemui. Namun, ini bisa saja terjadi karena pengaruh alat KB atau kondisi rahim. Semuanya ini normal Mam, selama tidak terjadi pendarahan dalam jumlah banyak. Ketika bercak berwarna hitam, pastikan juga darah yang keluar bukan berupa gumpalan.

3. Hamil Ektopik
Bila proses Implantasi tidak terjadi sempurna, hamil ektopik bisa saja terjadi. Embrio yang sudah dibuahi seharusnya menempel pada dinding rahim. Namun, karena ada masalah tertentu, embrio malah tetap menetap di tuba falopi atau organ lain. Karena itu, hamil ektopik juga sering disebut dengan istilah hamil di luar kandungan.

Sebaiknya Mam segera memeriksakan kondisi ini ke dokter kandungan untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut. Kehamilan ektopik memang membutuhkan penanganan darurat. Bila tidak segera ditangani, bisa mengakibatkan terjadinya komplikasi lain yang lebih berat.

4. Hamil Anggur
Hamil anggur atau hamil molar adalah proses kehamilan yang gagal. Mam akan merasakan ciri-ciri seperti hamil, tetapi sebenarnya tidak ada janin yang terbentuk. Itu karena tumbuhnya jaringan abnormal saat pembuahan. Mam yang mengalami hamil anggur juga harus segera ditangani. Bila tidak, kondisi ini dapat berisiko berkembangnya menjadi sel kanker.

5. Polip Serviks
Meningkatnya kadar estrogen saat hamil juga bisa menimbulkan polip serviks. Umumnya Mam tidak perlu khawatir bila mengalami polip serviks. Bila tidak ada indikasi lain yang mengkhawatirkan, polip bisa hilang dengan sendirinya saat melahirkan.

Jika Mam memiliki gejala polip serviks, sebaiknya memang mulai mengurangi beberapa aktivitas yang mengakibatkan gesekan terhadap polip. Salah satu aktivitas yang sebaiknya dikurangi adalah berhubungan intim. Ini karena tekanan pada serviks serta kondisinya yang sensitif akan memicu keluarnya pendarahan.

6. Kelainan Plasenta
Plasenta memiliki peran penting selama masa kehamilan. Plasenta menjadi penghubung antara Mam dan si Kecil yang berada dalam kandungan. Nutrisi yang dikonsumsi Mam akan disalurkan melalui plasenta kepada si Kecil. Begitu juga dengan oksigen.

Plasenta yang normal seharusnya menempel di bagian atas dinding rahim. Namun, dalam beberapa kasus ada kelainan plasenta yang menutupi jalan lahir (plasenta previa). Kelainan ini bisa diketahui melalui pemeriksaan fisik dan USG oleh bidan atau dokter kandungan.

Bila Mam mengalami plasenta previa, dokter akan memberikan beberapa larangan seperti tidak melakukan aktivitas berat atau berhubungan intim untuk menghindari pendarahan. Dalam kasus yang parah, kondisi ini juga bisa mengharuskan bed rest. Biasanya ibu hamil yang mengalami plasenta previa disarankan untuk melahirkan dengan cara operasi Caesar.

7. Keguguran
Pada kehamilan muda, biasanya keguguran terjadi karena janin tidak bertumbuh kembang dengan semestinya. Ini mungkin karena fungsi plasenta yang tidak berjalan baik atau terjadi masalah pada kromosom si Kecil.
 

Langkah Penanganan saat Keluar Flek Cokelat


1. Berusaha Tetap Tenang
Keluar flek memang bisa membuat cemas. Apalagi, bagi Mam yang baru pertama kali hamil atau memiliki riwayat kehamilan berisiko. Ketika flek muncul, tetaplah berusaha tenang. Pap bisa ikut andil agar Mam tidak menjadi panik. Ini karena keluarnya flek cokelat saat hamil muda tidak selalu menjadi pertanda adanya sesuatu yang berbahaya.

Flek cokelat di awal kehamilan banyak dialami ibu hamil. Membedakan apakah flek tersebut normal atau abnormal bisa dilihat dari warna darah yang keluar. Flek yang abnormal biasanya berwarna merah segar. Volume flek normal juga biasanya hanya sedikit.

Kebalikannya, flek abnormal akan keluar dalam volume yang banyak. Meski keluar sedikit, tetapi terus-menerus juga harus mulai diwaspadai. Flek yang abnormal juga akan diikuti gejala lain misalnya kram pada bagian perut. Bila hal ini terjadi, segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

2. Lakukan Pemeriksaan Rutin
Ketika Mam mulai merasakan gejala kehamilan, bisa juga dari hasil tes kehamilan, saatnya melakukan pemeriksaan rutin. Bidan atau dokter akan memantau kesehatan Mam selama masa kehamilan.

Melakukan pemeriksaan rutin bisa membantu Mam dan Pap mengetahui tahapan perkembangan janin serta kesehatan kehamilan Mam.

3. Banyak Istirahat dan Hindari Aktivitas Berat
Saat sedang hamil, Mam akan lebih mudah lelah. Dalam keadaan hamil yang sehat pun sebaiknya Mam mengurangi aktivitas berat. Bila sampai harus bed rest, Mam harus mematuhinya demi kebaikan Mam dan si Kecil dalam kandungan.

4. Hindari Stres
Sebetulnya stres tidak berisiko menyebabkan keguguran. Namun, jika Mam mengalami stres artinya ada gangguan psikologis. Gangguan ini akan dikhawatirkan membuat kondisi Mam terganggu, misalnya jadi kurang beristirahat atau mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Ini juga bisa berakibat mengganggu tumbuh kembang si Kecil dan kemudian keluar flek.

Setelah mengetahui penyebab dan penanganan keluarnya flek cokelat, Mam dan Pap kini lebih tenang menjalani kehamilan, kan? Perhatikan juga konsumsi makanan ya, Mam. Hamil bukan berarti porsi makan menjadi dobel. Namun, tetap mengacu pada pola makan gizi seimbang agar selama kehamilan Mam tetap sehat dan si Kecil bisa tumbuh dengan baik.
 
Source:
webmd.com/baby/guide/bleeding-during-pregnancy#1
babycentre.co.uk/a3081/vaginal-spotting-or-bleeding-in-early-pregnancy
medicinenet.com/pregnancy_bleeding_during_the_first_trimester/article.htm#what_are_other_common_causes_of_bleeding_during_the_first_trimester_of_pregnancy
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top