Cara Mengasuh

Pilih-Pilih Baju untuk Si Kecil

By: MADE AMILIA CHRISTIANA 2016-11-17 17:07:00

Bayi memiliki kulit yang lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Pemilihan baju yang tepat tentunya berhubungan dengan kesehatan anak secara keseluruhan. Selain itu, tubuh mereka juga berkembang dengan sangat pesat sehingga Mam perlu mempertimbangkan hal-hal ini saat memilih baju untuk mereka. 
 

Baca Juga : Cara Cepat Melatih Stimulasi Kepintaran Anak pada Usia Dini

 

Aman dan nyaman untuk bayi
 

Baju bayi beraneka warna dan corak memang sulit untuk ‘ditolak’, lalu akhirnya Mam akan membeli tanpa mempertimbangkan hal-hal penting demi kesehatan anak. Sebenarnya, hal paling utama yang perlu diingat Mam adalah bahwa baju-baju yang dipilih haruslah aman dan nyaman bagi bayi.
 

 

Oleh karena itu, hendaknya:
 

  • Pilihlah pakaian bayi yang tidak dihiasi dengan kancing, pita dan tali-tali yang dapat melilit lehernya. Pastikan juga bahwa dekorasi yang menempel tidak ada yang terlepas.
  • Walaupun belum terlalu umum di Indonesia, carilah baju tidur bayi dengan label fire-safe sleepwear. Baju-baju ini biasanya memiliki instruksi khusus untuk pencucian.
  • Pilihlah baju berdasarkan ukuran bayi (berat badannya), bukan usianya, karena banyak bayi yang memiliki berat badan lebih atau kurang dari berat ideal untuk usianya.
  • Baju bayi dari bahan 100% katun akan nyaman dipakai dan mudah dibersihkan.
 

 

Mudah dipakai 

 

Memakaikan baju pada bayi sering kali membuat Mam kewalahan karena si Kecil biasanya tak bisa diam. Jadi selain segi keamanan dan kenyamanan, memilih baju bayi juga hendaknya melihat sisi kemudahaan penggunaannya. Berikut tipsnya:

 

  • Pilihlah baju yang memiliki lingkar leher lebar atau dilengkapi dengan kancing tempel agar memudahkan pekerjaan Mam.
  • Kancing tempel dan ritsleting yang berada di bagian depan baju memudahkan Mam untuk memasang atau melepaskannya.
  • Baju yang tidak terlalu ketat bukan hanya baik untuk kesehatan anak, tapi juga memudahkan pemakaian.
  • Baju terusan atau baju tidur dengan bukaan di bagian bawah (selangkangan) memudahkan bagi Mam untuk mengganti popok si kecil tanpa harus membuka bajunya secara keseluruhan.


 

Bayi tumbuh dengan cepat

 

Ketika bayi baru lahir, Anda mungkin ‘kebanjiran’ hadiah pakaian si Kecil. Kebanyakan masih terlalu besar untuk digunakan. Namun beberapa bulan kemudian, baju-baju itu mungkin saja sudah tidak cukup karena bayi memang tumbuh dengan cepat. Demi kesehatan anak, pastikan Mam selalu memeriksa persediaan baju di lemari agar bisa dipakai sebelum terlalu kecil, dan belilah beberapa baju dengan ukuran lebih besar sebagai persediaan.

 

Sumber:

  • Brennan D. (2015) How to choose baby clothes. Diambil dari http://www.webmd.com/baby/choosing-baby-clothes#1
  • Newborn baby clothes: what they need and how to choose. Diambil dari http://www.newkidscenter.com/Newborn-Baby-Clothes.html
 
Cara Mengasuh

Penyebab Bayi Susah Tidur nyenyak yang Perlu Mam Ketahui

By: Wyeth Nutrition 2019-05-14 16:27:03

Penyebab Bayi Susah Tidur Nyenyak

Bayi baru lahir biasanya susah tidur dengan nyenyak dan terus menerus terbangun. Hal ini dapat membuat Mam juga jadi sulit tidur. Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab kenapa bayi susah tidur pada malam hari. Karena itu, penanganan yang tepat untuk mengatasinya pun bisa berbeda-beda.

Meski lebih sering terjadi pada bayi baru lahir, banyak pula yang “keterusan” susah tidur semalaman sampai lewat usia 6 bulan. Segala cara sudah dilakukan seperti diberi makan atau dibuat agar suhu ruangan tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Namun tetap saja si Kecil terbangun berkali-kali. Kenapa ya?

Faktor yang Membuat Bayi Susah Tidur

Sebelum mengetahui beberapa hal yang bisa menyebabkan bayi susah tidur, Mam juga perlu tahu dulu ciri-ciri gangguan tidur pada si Kecil. Kriteria gangguan tidur pada anak adalah bila si Kecil tidur terlalu malam (lebih dari jam 20.00), terbangun pada malam hari lebih dari tiga kali, dan ketika terbangun si Kecil bisa bangun hingga 30 menit.

Gangguan tidur bisa terjadi hanya sesekali. Jika demikian, Mam dan Pap bisa memeriksa dulu apakah si Kecil lapar atau popoknya terlalu basah, atau apakah ia kepanasan atau kedinginan.

Jika tidak, mungkin si Kecil sedang merasa tidak enak badan atau sedang tumbuh gigi. Bisa juga karena si Kecil terlalu lelah atau terlewat jadwal tidur siang, terlalu terstimulasi, tidak punya rutinitas, atau sedang dalam lompatan pertumbuhan (growth spurt).

Bila gangguan tidur itu sudah lama terjadi, penanganannya harus melalui dokter anak karena dikhawatirkan si Kecil menderita penyakit kronis. Penyakit yang mungkin diderita adalah alergi atau intoleransi pada makanan tertentu sehingga menimbulkan kolik, keseleo, atau gangguan berat seperti ADHD.

Bila si Kecil masih dalam masa ASI eksklusif, sebaiknya evaluasi asupan makanan Mam pada siang hari. Mam bisa mencatat makanan hari itu dan memperhatikan hari-hari saat si Kecil susah tidur.

Banyak bayi yang alergi pada makanan tertentu seperti produk dairy sehingga rewel dan susah tidur semalaman jika siang harinya Mam makan telur atau minum susu. Alergi sangat membuat tidak nyaman karena bisa berefek pada kolik, perut yang terasa tidak nyaman, gatal, perasaan ingin muntah, dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut bisa menyebabkan bayi susah tidur.

Keseleo karena kesalahan menggendong juga sangat mungkin membuat bayi tidak nyaman sehingga sulit tidur. Cobalah memanggil pemijat bayi untuk melenturkan otot-otot sehingga si Kecil merasa lebih rileks.

Menangani Bayi yang Susah Tidur

Hingga 6 bulan, bayi biasanya tidur 1 jam sekali. Lewat usia 6 bulan, si Kecil baru bisa terjaga lebih dari 2 jam. Saat balita, si Kecil bisa akan bertahan tidak tidur hingga 4-5 jam. Jika sudah lewat 5 jam, si Kecil biasanya akan langsung rewel karena kelelahan.

Saat menangani bayi susah tidur, penting bagi Mam dan Pap untuk mencatat siklus tidur si Kecil. Ini untuk mengetahui seberapa sering si Kecil susah tidur dan seberapa lama ia terbangun.

Buatlah rutinitas sebelum tidur seperti mandi, pijat bayi, ganti baju dengan piyama, dan mematikan lampu. Perhatikan juga lingkungan tempat tidur si Kecil, misalnya suhu ruangan yang terlalu dingin atau terlalu panas, kelembaban, bising, dan pakaian.

Bayi di atas usia 6 bulan sudah bisa diberi barang yang bisa memberinya rasa nyaman, seperti selimut atau boneka favorit. Mam juga bisa membiasakan dengan memeluknya saat tidur karena detak jantung Mam adalah suara yang sangat akrab dengan si Kecil sejak dalam kandungan dan bisa membuatnya lebih tenang.

Jika masih juga tidak berhasil, jangan ragu untuk mengunjungi dokter anak ya, Mam. Jangan biarkan masalah bayi susah tidur ini berlarut-larut karena dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang si Kecil.
 
Original article:
parentingclub.co.id/smart-consultation/psikolog/bayi-susah-tidur-nyenyak
 
Source:
babycentre.co.uk/a123/how-can-i-get-my-baby-to-sleep-through-the-night
sleepbabylove.com/medical-reasons-baby-wont-sleep/
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top