Kesehatan

Positif Hamil, Apa yang Harus Dilakukan?

By: dr Tirsa Verani Sp OG 2017-04-19 22:41:19 (UTC)
Setelah berkonsultasi dengan bidan atau dokter ahli kandungan dan Mam merasa benar-benar sudah pasti hamil, Mam bisa menyampaikan berita gembira ini kepada orang tua, kerabat, dan teman-teman. 

Berkonsultasi kepada bidan atau dokter ahli kandungan.
Walaupun hasil test pack sudah menunjukkan bahwa Mam positif hamil, untuk memastikan kehamilan, buatlah janji konsultasi dengan bidan atau dokter ahli kandungan. Awalnya, ibu hamil mungkin belum mendapatkan dokter yang dirasa pas. Dokter yang satu terlalu galak, dokter yang lain kurang komunikatif, dan banyak lagi alasan lain yang membuat sang dokter kurang mengena di hati Mam. Jangan ragu untuk berganti dokter sampai Mam benar-benar mendapatkan dokter yang “pas di hati”, yang akan menemani di sepanjang masa kehamilan. 

Untuk konsultasi pertama, pastikan Mam memiliki data tentang hari pertama menstruasi terakhir. Data ini dokter perlukan untuk menentukan perkiraan tanggal kelahiran bayi. Susun juga daftar pertanyaan yang ingin Anda sampaikan kepada dokter.

Menyusun to-do list
Berdasarkan hasil konsultasi dengan bidan atau dokter, Mam bersama pasangan bisa mulai menentukan apa-apa saja yang harus dikerjakan sehubungan dengan kehamilan dan kelahiran buah hati. 

Misalnya, menyusun kembali pola makan, menyesuaikan rutinitas olahraga dengan kehamilan, menentukan kapan harus membeli baju-baju dan bra khusus ibu hamil, memeriksa asuransi kesehatan, bertanya kepada kantor tempat kerja tentang tunjangan kelahiran, atau menentukan di mana nanti Mam akan melahirkan dan dengan cara apa. To-do list ini akan membantu Anda tetap terorganisasi dalam melakukan semuanya selama kehamilan.

Terapkan hidup sehat
Dengan janin di dalam kandungan, mulailah menerapkan pola hidup yang lebih sehat. Kalau selama ini Mam sering melewatkan waktu makan pagi, jangan lakukan lagi. Makanlah lima kali dalam sehari; yaitu waktu makan pagi, makan selingan pagi, makan siang, makan selingan sore, dan makan malam. Kalau Mam merokok dan minum minuman beralkohol, hentikan selama masa kehamilan ini. Mulailah rutin berolahraga untuk mengurangi risiko kehamilan yang bermasalah dan melancarkan proses kelahiran nantinya.

Rencanakan proses kelahiran
Rencanakan dengan sebaik mungkin, tidak hanya secara fisik dan finansial, tetapi juga secara mental. Proses melahirkan adalah suatu proses yang sangat berat. Tidak heran jika banyak ibu yang sangat khawatir menghadapinya. 


Untuk mengatasinya, carilah sebanyak mungkin informasi mengenai proses melahirkan ini, antara lain di sini. Memahami setiap tahap yang harus Mam jalani dalam proses melahirkan dan mempersiapkannya sebaik mungkin akan membuat Mam lebih tenang saat melahirkan. 

Minimal dua bulan sebelum proses melahirkan, pastikan Mam sudah memesan tempat di rumah sakit, memastikan dana sudah tersedia, dan pastikan juga bahwa pasangan tahu apa yang harus dilakukannya selama proses itu dan sesudahnya. 
Welcome to the club, Mam!

Sumber:
The Early Dayshttp://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/pages/finding-out-pregnant.aspx
Your Pregnancy To-do Listhttp://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/pages/to-do-list-pregnant.aspx
The Ultimate Pregnancy To-do List: First Trimesterhttp://www.babycenter.com/0_the-ultimate-pregnancy-to-do-list-first-trimester_10341205.bc
Symptoms of pregnancy: What happens firsthttp://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/symptoms-of-pregnancy/art-20043853?pg=2
Penulis
dr Tirsa Verani Sp OG

Dokter Tirsa Verani K. Oroh, Sp.OG lulus Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya Jakarta dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi atau Kebidanan dan Kandungan Fakultas Kedokteran UI Jakarta. Aktif sebagai Controversies in Obstetrics, Gynecology dan Infertility

Kesehatan

Mengapa Sulit Tidur?

By: dr Tirsa Verani Sp OG 2018-01-03 23:21:57 (UTC)
Semakin tua usia kehamilan, tak jarang bagi Mam untuk mengalami beragam ketidaknyamanan, di antaranya adalah mulai merasa sulit tidur atau insomnia. Jangan bersedih, karena Mam tidak sendirian, kok. Menurut sebuah artikel yang dimuat di americanpregnancy.org, 78% wanita hamil mengalami insomnia. Kondisi ini memang biasanya akan mengganggu aktivitas Mam sehari-hari, namun ia sesungguhnya tidak dapat mengganggu masa kehamilan Mam.
 
Gangguan tidur pada wanita hamil bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mereka mencakup perasaan tidak nyaman karena bagian abdomen/perut yang semakin besar, rasa pegal dan nyeri pada punggung, serta heartburn atau sensasi panas yang terasa pada bagian dada. Perasaan gelisah atau cemas yang biasa dialami calon Mam, seringnya terbangun untuk buang air kecil, serta perubahan hormon juga turut mengakibatkan gangguan tidur pada wanita hamil.

Yang bisa Mam lakukan untuk mengurangi gangguan ini adalah:
  • Mempersiapkan diri agar lebih nyaman saat tidur, misalnya dengan mandi air hangat, minum teh kamomil yang punya efek relaksasi, mendengarkan musik bernada lembut, atau pijatan ringan pada bagian kaki.
  • Pastikan posisi bantal, guling, maupun kasur Mam tidak terlalu keras, atau terlalu empuk yang bisa menambah rasa pegal pada tubuh.
  • Lampu kamar yang temaram biasanya membantu agar tidur lebih nyaman. Mam juga bisa memasang aromaterapi lavender atau mengoleskan minyak esensial lavender, yang memiliki efek relaksasi.
  • Tenangkan diri dengan berdoa, bermeditasi, atau hanya berada dalam situasi yang hening. Dalam banyak kasus, stress juga bisa dapat mengganggu kualitas tidur.
  • Jauhkan diri dari suara-suara bising saat tidur. Matikan TV dan perangkat elektronik lainnya di kamar, yang bisa mengganggu konsentrasi Mam saat ingin beristirahat.
  • Bila kamar Mam menggunakan AC, atur suhunya agar tidak terlalu dingin. Suhu yang terlalu dingin juga menyebabkan Mam ingin buang air kecil makin sering.
 
Bila kondisi sulit tidur ini makin memburuk, segera konsultasikan dengan dokter Mam untuk mendapatkan rekomendasi secara profesional.
 
Sumber:
  • https://www.babycenter.com/0_sleep-problem-insomnia-during-pregnancy_7521.bc
  • http://americanpregnancy.org/pregnancy-health/insomnia-during-pregnancy/
  • https://www.ayahbunda.co.id/kehamilan-tanya-jawab/ibu-hamil-sulit-tidur
Penulis
dr Tirsa Verani Sp OG

Dokter Tirsa Verani K. Oroh, Sp.OG lulus Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya Jakarta dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi atau Kebidanan dan Kandungan Fakultas Kedokteran UI Jakarta. Aktif sebagai Controversies in Obstetrics, Gynecology dan Infertility

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top