Resolusi Tahun Baru dalam Parenting

Selasa, 10 Januari 2017, 15:13 WIB8 Shares

Tidak terasa tahun telah berganti. Apa yang sudah kita persiapkan dalam momentum tahun baru ini? Tahun baru merupakan saat yang tepat untuk menyusun resolusi parenting. Kita bisa menengok kembali apa saja yang sudah kita lakukan selama setahun yang lalu. 

Sebagai orang tua, kita dapat melihat kembali:

  • Pencapaian kita setahun ini dalam pengasuhan si Kecil. Apakah si Kecil sudah melakukan toilet training tanpa rewel? Apakah kita sudah bisa membantu si Kecil mengenali dan mengelola emosinya?
  • Komitmen-komitmen yang belum terpenuhi. Mungkin kita berkomitmen untuk selalu pulang kantor tepat waktu agar bisa memiliki waktu lebih banyak bersama si Kecil. Namun, ternyata kita masih sering terlambat pulang karena lembur, atau kemacetan lalu lintas benar-benar luar biasa sehingga kita terlambat sampai rumah.

Mam dan Pap bisa mencatat keberhasilan dan kekurangan yang perlu diperbaiki. Mencatat hasil refleksi itu sangat membantu Mam dan Pap untuk mengasuh si Kecil lebih efektif. Misalnya, ketika kita berhasil membantu si Kecil mengelola emosi dengan cara membacakan buku cerita, kita dapat meneruskannya. Sebaliknya, jika Mam dan Pap melihat bahwa pengasuhan yang dilakukan kurang efektif dan perlu diperbaiki, Mam dan Pap dapat menengok kembali sumber-sumber daya (resources) yang bisa diakses dan menentukan langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya. Misalnya jika si Kecil masih sulit makan padahal Mam sudah membuatkan makanan yang dia sukai, Mam bisa berkonsultasi dengan ahli gizi atau ikut forum-forum parenting.

Baca Juga : Cara Cepat Melatih Stimulasi Kepintaran Anak pada Usia Dini

Setelah melakukan evaluasi tentang apa yang sudah kita lakukan tahun lalu, resolusi apa saja yang bisa kita tetapkan?

  • Kebersamaan. Luangkan waktu untuk membaca buku bersama sebelum tidur, misalnya. Atau ajak si Kecil bersama-sama memasak dan membereskan rumah.
  • Tingkatkan stimulasi berdasarkan perkembangan si Kecil. Amati perkembangannya dan berikan stimulasi sesuai usianya. Tingkatkan dan lanjutkan aktivitas yang menunjang, misalnya membacakan buku  selama 15 menit setiap hari, berolahraga bersama untuk menstimulasi body smart, dll.
  • Ajak semua anggota keluarga terlibat. Pengasuhan si Kecil tak hanya tanggung jawab Mam atau Pap saja jika di rumah ada anggota keluarga lain yang sudah dewasa. Mam bisa mengajak diskusi nenek atau kakek, om atau tante mengenai perkembangan dan aktivitas yang bisa dilakukan bersama si kecil. Minimalkan aktivitas yang kontraproduktif. Misalnya ketika Mam sudah menetapkan bahwa sudah waktunya si Kecil belajar makan sendiri, sebaiknya anggota keluarga yang lain juga mendukung hal ini dengan tidak terus-menerus menyuapi si Kecil. Beri kesempatan si Kecil belajar mandiri. 
  • Tetapkan resolusi sesuai dengan usia anak. Jika si Kecil memiliki kakak atau adik, Mam bisa membuat resolusi yang berbeda sesuai usia mereka masing-masing. Jika si adik berusia balita, Mam bisa menetapkan resolusi untuk membantunya lebih mandiri dalam menyikat gigi dan membereskan mainan. Sementara untuk sang kakak yang berusia 11 tahun, Mam bisa membuat resolusi untuk mengajaknya rutin mengonsumsi sayur, istirahat cukup, keseimbangan aktivitas di dalam dan luar ruangan, dll.

Jadi, setelah memahami pentingnya dan bagaimana menyusun resolusi tahun baru, apa resolusi Mam dan si Kecil tahun ini? Yuk bagikan kepada kami melalui Facebook Fanpage kami

  1. http://www.pbs.org/parents/holidays/making-new-years-resolutions-child/
  2. https://www.positiveparentingsolutions.com/parenting/the-three-best-parenting-resolutions-for-the-new-year

0 Komentar

Artikel Terkait

Cara Mengasuh

Smart Parenting Workshop: Kenali Perilaku Anak di Usia Prasekolah

Baca selengkapnya

Cara Mengasuh

5 Tips Pengawasan Video Game pada Anak

Baca selengkapnya

Cara Mengasuh

Cara Setiap Tipe Parenting dan Dampak Terhadap Si Kecil

Baca selengkapnya
Hubungi Kami
Hubungi KamiHubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top