Kesehatan

Seberapa Akurat Hasil Tes Kehamilan di Rumah?

By: Myra Anastasia 2018-01-17 02:35:08 (UTC)
Tes kehamilan yang dilakukan di rumah melibatkan keberadaan hormon hCG dalam urin sebagai dasar untuk menentukan apakah Mam sedang hamil atau tidak. Hal ini dapat dilakukan dengan bantuan berbagai alat tes yang terdapat di toko obat atau apotek.

Mam dengan siklus mentruasi normal biasanya akan mulai bertanya bisa suatu hari terlambat menstruasi. Untuk mendapatkan kepastiannya, umumnya Mam akan membeli test pack.

Tes kehamilan bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu tes urine atau tes darah. Tes urine paling banyak dipilih karena hasilnya cepat diketahui dan bisa dilakukan di rumah. Alatnya pun mudah didapat di berbagai toko obat dan apotek. Namun, seberapa akurat hasil tes kehamilan di rumah?

Jangan terlalu dini melakukan tes kehamilan

Tunggulah sekitar 6-8 hari setelah pembuahan. Pada masa ini bila terjadi kehamilan, sel telur sudah menempel pada dinding rahim dan kadar hCG dalam aliran meningkat secara signifikan.

Ulangi kembali tes kehamilan bila hasil yang pertama negatif

Jangan langsung kecewa bila hasil tes kehamilan menunjukkan hasil negatif. Hal tersebut mungkin terjadi meski Mam sebetulnya sudah hamil. Tunggu hingga beberapa hari untuk melakukan tes kembali. Biasanya setiap 2-3 hari, kadar hCG akan meningkat secara drastis bila Mam memang hamil.

Setiap produk test pack biasanya mengklaim hasilnya paling akurat. Namun, hasil tes kehamilan ini sebetulnya bisa juga kurang akurat. Selain kadar hCG, keakuratan test pack juga bisa dipengaruhi hal-hal berikut ini:


Jangan terlalu banyak minum sesaat sebelum melakukan tes. Terlalu banyak minum akan membuat urine terlalu cair sehingga alat tes sulit untuk mendeteksi hCG.

Lakukan tes urine pertama pada pagi hari. Saat ini ada beberapa test pack yang mengklaim mampu mendapatkan hasil akurat kapan pun Mam melakukan tes kehamilan. Ada baiknya tes tetap dilakukan pada pagi hari, saat urine pertama setelah bangun tidur. Saat ini kondisi urine masih terkonsentrasi tinggi karena belum tercampur dengan air minum yang dikonsumsi sehingga kadar hCG lebih mudah terdeteksi.

Hasil dari test pack bisa Mam ketahui dengan cepat. Sekitar 5-10 menit saja. Tingkat keakuratannya pun cukup tinggi seperti melakukan tes kehamilan di laboratorium. Pastikan Mam sudah melakukan tes sesuai instruksi yang tertera pada produk test pack yang dipakai.

Hindari menggunakan produk tersebut bila sudah kedaluawarsa. Bila siklus menstruasi Mam termasuk yang tidak teratur, tunggu pemakaian alat tes kehamilan hingga 21 hari setelah Mam melakukan hubungan seks tanpa pelindung.

Jika masih ragu dengan hasil test pack di rumah yang selalu negatif padahal sudah terlambat menstruasi dan sudah melakukan tes kehamilan lebih dari satu kali, Mam bisa menghubungi dokter untuk mendapatkan hasil tes lebih akurat. Di laboratorium, tes yang dilakukan tidak hanya tes urine, tetapi juga tes darah.

Bila hasil tes positif, sangat disarankan untuk segera menghubungi dokter untuk memastikan keakuratan hasi tes kehamilan. Bila sudah dinyatakan positif hamil, dokter akan memberikan saran termasuk memberikan berbagai suplemen yang penting bagi ibu hamil[1] . Dokter juga akan memberikan beberapa penanganan khusus bila diperlukan agar selama kehamilan tetap terjaga dengan baik.
 
Other Sources:
mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/home-pregnancy-tests/art-20047940?pg=2
 https://www.starthealthystayhealthy.in/how-authentic-confirming-pregnancy-home
Penulis
Myra Anastasia

Seorang mom blogger dengan dua anak (Keke dan Nai) yang gemar jalan-jalan bersama keluarga dan memasak. Ia membagikan pengalaman bersama keluarga dalam blognya. Selain didominasi pengalaman perjalanan keluarga dan keseharian kedua anaknya yang menggemaskan, ia juga berbagi tentang tips parenting seputar kegiatan kreativitas bersama anak serta metode belajar dan sekolah kedua anaknya.

Kesehatan

Yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil Usia di atas 35 Tahun

By: Windi Teguh 2018-01-17 02:48:38 (UTC)
Terkadang kita tidak tahu kapan datangnya kehamilan. Bisa saja kehadiran si Kecil justru saat Mam sudah berusia di atas 35 tahun. Hamil di usia ini sah-sah saja, tapi Mam perlu membuat program hamil dengan ekstra hati-hati. Ini karena ada risiko kehamilan yang Mam harus ketahui dan waspadai. 

Memahami risiko yang mungkin terjadi akan membaut Mam lebih waspada. Ini juga membuat Mam dapat mengambil langkah-langkah preventif agar kehamilan tetap sehat dan menyenangkan.

Beberapa risiko kehamilan yang harus mam ketahui:

Conception blues 

Stress saat kehamilan rentan melanda Mam yang hamil setelah usia 35 tahun yang disebut conception blues. Di usia tersebut umumnya pasutri sudah mencoba berbagai cara untuk menghadirkan si Kecil. Ekspektasi yang tinggi bisa menimbulkan kekecewaan jika gagal.

Abnormalitas kondisi genetis 

Kehamilan di usia lanjut berisiko menyebabkan abnormalitas kondisi genetis terhadap si Kecil. Semakin tua usia seorang wanita, sel telurnya juga akan menua dan bisa menyebabkan pembelahan diri yang tidak sempurna. Hal paling umum terjadi adalah down syndrome, yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi jantung serta berbagai organ lain.

Keguguran
 
Wanita yang berusia di atas 35 tahun berisiko mengalami keguguran. Hal ini terjadi karena  abnormalitas kromosom yang dapat menyebabkan fetus berguguran secara spontan.  Abnormalitas kromosom sangat mungkin terjadi jika Mam berusia di atas 35 tahun. Jika Mam merencanakan program hamil, lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.


Diabetes kehamilan atau tingginya kadar gula dalam darah (Diabetes Gestasional)

Penyakit ini muncul karena perubahan hormonal dalam tubuh yang menyebabkan kegagalan  menoleransi glukosa. Akibatnya adalah tingginya kadar glukosa dalam darah  selama kehamilan. Diabetes gestasional yang tidak diobati dapat menyebabkan bayi tumbuh lebih besar dan akan mempersulit proses kelahiran.

Praeeklampsia dan eklampsia atau tekanan darah tinggi 

Kehamilan usia lanjut berisiko lebih besar terkena praeklampsia. Hal ini bisa jadi karena Mam memiliki diabetes atau tekanan darah tinggi sebelum hamil. Praeklampsia adalah komplikasi serius yang menyebabkan darah tinggi, pembengkakan pada wajah dan tangan, serta adanya protein pada urin.

Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf dan kejang, stroke, serta komplikasi serius lainnya. Kondisi ini bisa jadi sangat berbahaya bagi si Kecil karena dapat mengurangi aliran darah dan nutrisi kepada janin melalui plasenta. 

Komplikasi plasenta menyebabkan pendarahan serius
 
Komplikasi plasenta cenderung terjadi lebih sering seiring bertambahnya usia. Hal yang  paling sering terjadi karena komplikasi ini adalah placenta previa. Dalam kasus ini,  plasenta menempel di bagian bawah rahim sehingga berpotensi menutupi jalan lahir. Hal  ini bisa menyebabkan pendarahan serius saat kelahiran yang berbahaya bagi Mam dan si Kecil. 

Lebih besar kemungkinan terjadi operasi caesar

Wanita yang sudah berusia lanjut cenderung lebih mudah mengalami tahapan persalinan  yang lebih lama. Ini karena serviks mungkin tidak dapat melebar dengan mudah dan dapat  menyebabkan fetal distress atau gejala gawat janin. Hal ini meningkatkan kemungkinan  penggunaan metode bantu kehamilan seperti foceps atau kelahiran normal dengan bantuan vacuum, atau bahkan dengan operasi caesar. Kemungkinan stillbirth atau kematian bayi di dalam kandungan juga lebih tinggi. 

Kelahiran lebih dari satu
 
Kemungkinan untuk memiliki anak kembar atau bahkan kembar tiga akan menjadi lebih  tinggi pada kehamilan usia lanjut, meski tidak menggunakan penambah kesuburan.  Bagi Mam yang ingin hamil tapi usia sudah di atas 35 tahun, harus memperhatikan risiko-risiko potensial ini. Walau banyak kasus kehamilan usia senja yang baik-baik saja, penting untuk mempersiapkan program hamil yang tepat dan pencegahanannya.

SOURCE
https://www.starthealthystayhealthy.in/risks-getting-pregnant-late
Penulis
Windi Teguh

Seorang ibu dari dua orang putri yang sehari-harinya bekerja di sebuah bank BUMN. Kini tinggal di Medan dan banyak menulis blog tentang pekerjaannya sebagai seorang bankir, kuliner Medan, lifestyle, dan tentu saja seputar dunia parenting.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top