Si Kecilku Aktif, Pintarnya Beda

Rabu, 25 Oktober 2017, 11:21 WIB1 Shares
Mempunyai anak aktif yang tidak bisa diam memang lumayan menguras energi. Tapi berita bagusnya Mam, aktivitas aktifnya ini merupakan salah satu tanda kalau ia adalah anak yang pintar. 
 
Justru Mam harus khawatir jika anak menjadi pendiam dan malas beraktivitas. Gerakan aktif anak menandakan keinginan positifnya untuk bereksplorasi dan mempelajari banyak hal menarik di sekitarnya. Itu sebabnya ia terlihat aktif dan terkesan tak mau diam, bahkan seringkali membuat rumah berantakan. 
 
Biasanya anak usia 2-3 tahun sedang aktif-aktifnya. Ada saja yang dilakukannya. Di saat inilah Mam & Pap perlu menggunakan strategi pengasuhan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
 
Stimulasi positif untuk anak aktif
  • Temani aktivitas serunya

    Bisa jadi balita bosan sehingga ia tidak bisa diam. Ajak balita untuk melakukan hal baru bersama, seperti memberi waktu 1-2 jam untuk beraktivitas di luar rumah. Misalnya berlari, melompat, menirukan gerak binatang, atau permainan seru lainnya.  

  • Sertakan ia dalam pekerjaan rumah

    Balita adalah peniru. Ketika melihat sapu, ia seperti gatal ingin menyentuh dan mencobanya. Biarkan  ia mencoba membantu. Kalau perlu berikan sapu mini dan lakukan kegiatan menyapu bersamanya. 

  • Redakan sifat aktifnya

    Jika Balita terlihat sangat aktif, awasi dia, Mam. Lindungi dia dari barang yang mudah pecah. Jika makin aktif, coba alihkan perhatiannya dengan sesuatu yang disukainya, misalnya berikan makanan atau minuman yang disukai anak.

  • Jangan larang, namun awasi

    Biarkan Balita bereksplorasi. Jangan melarangnya karena akan membuat ia makin penasaran. Yang penting Mam mengawasi semua aktivitasnya. Misalnya, ia ingin mencoba memanjat kursi, dan suka kegiatan naik-turun kursi. Biarkan ia melakukannya dan awasi agar tidak jatuh. 

  • Kenalkan kapan waktu main, kapan istirahat

    Terus lakukan komunikasi. Kenalkan berbagai aktivitas untuk menyalurkan energinya. Beritahu ia kapan mainnya selesai dan kapan beristirahat. Dengan begitu ia mulai terbiasa dan bisa mengatur aktivitasnya. 

 
Selain memberinya sarana alat permainan sesuai umurnya seperti mainan balok, bola, atau kotak pasir-pasiran, jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya, terutama nutrisi untuk mendukung kecerdasan otaknya. Berikan ia makanan kelompok brain food seperti sumber protein untuk meningkatkan konsentrasinya. Juga olahraga untuk membuat tubuhnya makin sehat. 
 
Yuk, Mam, ajak si Kecil untuk selalu aktif dan positif; sambil perkaya wawasan dengan beragam informasi menarik di sini
 
 
Sumber:
Dr. Marilyn Heins, MD, Parent Tips
http://www.webmd.com/baby/features/what-makes-kids-intelligent#1, Raising Smart Kids
http://www.rootsofaction.com/book-review-smart-parenting-for-smart-kids/, Smart kids need smart parentin

0 Komentar

Artikel Terkait

Tumbuh Kembang

Jika Anak Terlambat Bicara

Baca selengkapnya

Tumbuh Kembang

I Have a Great Pap!

Baca selengkapnya

Tumbuh Kembang

I’m a Strong Kid!

Baca selengkapnya
Hubungi Kami
Hubungi KamiHubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top