Info Nutrisi

Tanda Si Kecil Sudah Cukup Minum ASI

By: Wyeth Nutrition 2015-06-12 07:00:00
Saat menyusui, banyak Mam yang bertanya-tanya apakah si kecil meminum cukup ASI. Pasalnya, kebutuhan ASI setiap anak berbeda berdasarkan jenis kelamin, berat badan dan juga tinggi badan. Lalu, bagaimana mengenali tanda si kecil sudah cukup minum  ASI? Simak ulasannya berikut ini.
 
Jumlah diaper
Intensitas buang air si kecil bisa dijadikan tanda tercukupinya kebutuhan ASI yang baik. Idealnya, dalam sehari bayi yang mendapatkan ASI eksklusif bisa mengganti diaper sebanyak 6 kali dengan popok yang berat dan basah. Jika intensitas buang air kecilnya masih sedikit, Mam harus lebih mewaspadainya ya.
 
Pup Si Kecil
Cara lain untuk bisa mengetahui kecukupan ASI si kecil adalah dengan mengetahui jumlah dan warna pup. Bayi yang cukup mendapatkan ASI, warna pup nya kuning cerah dan encer. Idealnya bayi minimal buang air besar minimal 1 kali dalam sehari. Mam harus memperhatikan hal ini, jika si kecil tidak buang air besar dalam beberapa hari berarti dia kekurangan asupan ASI.
 
Berat badan
Jika Mam memiliki timbangan digital di rumah, memantau kebutuhan ASI si kecil akan semakin mudah. Sebelum memberikan ASI, timbang berat badan si kecil kemudian setelah menyusui selama 20 menit di setiap payudara timbang lagi berat badannya. Selisih berat sebelum dan sesudah menyusui adalah jumlah ASI yang telah dikonsumsinya. Jika tidak menunjukkan kenaikan berat badan yang berarti, si kecil kemungkinan tidak menghisap ASI dengan baik.
 
Pergerakan dagu si kecil
Saat menyusui, perhatikan pergerakan dagu si kecil. Semakin lama jeda naik turunnya dagu, maka semakin banyak pula ASI yang telah dihisap. Mam juga bisa melihat di daerah sekitar bibir, jika banyak ASI yang menetes berarti si kecil menghisap ASI dalam jumlah yang banyak.
 
Mengenali tanda tercukupinya kebutuhan ASI si kecil sangatlah penting, karena hal ini berkaitan dengan kesehatan serta pertumbuhannya. Konsumsi ASI yang cukup dapat membantu perkembangan otak anak serta proses berpikirnya dalam proses pertumbuhan. Pastikan si kecil mengonsumsi ASI yang cukup ya, Mam. (nbci/ay)
 
Sumber:
http://www.nbci.ca/index.php?option=com_content&id=23:is-my-baby-getting-enough-milk&Itemid=17 diakses pada 27 Desember 2014
https://www.breastfeeding.asn.au/bfinfo/my-baby-getting-enough-milkdiakses pada 27 Desember 2014  
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Info Nutrisi

5 Jenis Ikan yang Aman Untuk MPASI

By: Wyeth Nutrition 2017-12-06 22:50:36
Masuk usia 6 bulan, bayi harus memulai tahapan barunya dalam hal makan. Makanan yang lebih padat dari pada susu ini akan membantu bayi mencukupi kebutuhan gizinya yang kian bertambah banyak. ASI memang masih dapat memberikan energi pada bayi, namun, saat ini bayi juga membutuhkan zat gizi lain yang jumlahnya kian meningkat. Sama seperti makanan orang dewasa, MPASI atau makanan pendamping ASI juga sebaiknya disajikan dengan makanan yang bervariasi. Hanya saja teksturnya dibuat lebih halus.

MPASI yang bervariasi harus mencakup semua zat gizi, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Salah satu sumber protein yang dapat dikenalkan pada bayi adalah ikan. Meskipun menjadi salah satu bahan makanan yang tergolong sebagai makanan alergen (makanan penyebab alergi), namun ikan tetap dapat dikenalkan pada bayi. Untuk melihat reaksi alergi, Anda dapat menerapkan aturan tunggu dan lihat (wait and see). Namun, jika Anda masih ragu, Anda dapat mengunjungi dokter terlebih dahulu untuk berkonsultasi tentang hal ini. 

BIla lampu hijau sudah didapat, Mam dapat mencoba ikan sebagai salah satu bahan MPASI. Beri jeda satu hingga dua hari untuk mencoba jenis ikan tertentu sebelum berganti ke jenis yang lain. Karena, pemicu alergi membutuhkan waktu untuk memperlihatkan gejalanya. Jika terburu-buru diganti, Mam akan kesulitan menerka jenis ikan yang mana yang menyebabkan alergi.

Tak perlu bingung memilih jenis ikan apa saja yang bisa dikenalkan pada bayi. Berikut beberapa jenis ikan yang bisa Anda kenalkan menurut saran dari Bebby Astrika SGz

1. Salmon
Kandungan omega 3 pada ikan salmon memang tak diragukan lagi. Zat gizi ini sangat  berguna untuk tumbuh kembang bayi. Memberikan satu porsi salmon pada bayi sudah memenuhi hampir 80% kebutuhan proteinnya. 

2. Gindara
Tekstur ikan gindara yang cukup lembut membuatnya cocok untuk dijadikan bahan MPASI.  Mam bisa membeli ikan ini  dalam bentuk fillet untuk memudahkan memasak. Kandungan asam lemak omega 3 ikan ini tak jauh berbeda dengan salmon. Ditambah lagi, ikan gindara juga mengandung asam lemak omega 6 yang penting untuk proses pertumbuhan dan perkembangan anak.

3. Kakap
Salah satu jenis ikan kakap yang favorit adalah ikan kakap merah. Pengolahannya dapat  dikukus atau dicampurkan ke dalam bubur beras merah saring. Keunggulannya, selain tidak berduri halus, daging kakap juga cukup tebal. Tiap kali memasak, gunakan 50 gram kakap untuk bisa memenuhi kebutuhan protein bayi sebanyak 10 gram.

4. Gurame
Ikan air tawar juga mengandung banyak zat gizi. Sekali pembuatan MPASI (50 gram), bayi akan mendapatkan protein dari ikan ini sebanyak 9 gram. Gurame memiliki tekstur yang kenyal dan tak terlalu banyak duri, sehingga mudah diolah sebagai bahan MPASI.

5. Kembung
Salah satu ikan yang banyak direkomendasikan oleh ahli gizi dan dokter anak untuk MPASI adalah ikan kembung. Pasalnya, tidak berbeda jauh dari ikan salmon, ikan kembung juga kaya akan kandungan DHA, asam lemak omega-3 yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan otak si kecil. Bahkan kandungan Omega-3 ikan kembung jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ikan salmon, yaitu mencapai 2,6 gram per 1 ons, sementara salmon hanya 1,6 gram.

Variasikan pemberian ikan dengan bahan makanan lain seperti beras, tempe, atau sayuran agar bayi mendapatkan zat gizi yang cukup. Cek juga kesegaran ikan sebelum membeli untuk memastikan ikan tersebut masih layak dimakan.


Sumber: 
http://mommiesdaily.com/2017/04/14/bahan-makanan-yang-perlu-dihindari-untuk-mpasi/ - ( Tanggal akses: 24 September 2017, 15:30)
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top