Cara Mengasuh

Tips Memperbanyak ASI

By: dr Tirsa Verani Sp OG 2017-09-19 21:21:33 (UTC)
Khawatir tidak memproduksi cukup ASI sehingga si Kecil kurang nutrisi dan kesehatannya terancam? Mam tidak sendirian kok, hampir semua ibu menyusui memiliki kekhawatiran yang sama. Bahkan kadang kurangnya produksi ASI membuat Mam makin stress; padahal stress sangat berpengaruh pada produksi ASI. ASI bisa semakin sedikit atau malah berhenti sama sekali. Sebelum mengambil langkah untuk meningkatkan suplai ASI, lebih baik menenangkan diri sejenak dan baru cari tahu penyebab kurangnya produksi ASI.
 
Produksi ASI rendah bisa terjadi karena berbagai alasan. Saat memilih langkah-langkah untuk memperbaiki pasokan ASI yang rendah, Mam juga harus mempertimbangkan prinsip produksi ASI; semakin sering dan lebih maksimal diperah, semakin banyak susu yang akan diproduksi. Oleh karena itu, usahakan untuk memerah ASI hingga maksimal, agar memberi stimulasi pada tubuh untuk memproduksi lebih banyak lagi dan kesehatan serta kebutuhan si Kecil tetap terjaga.
Agar kekhawatiran Mam berkurang, berikut tips untuk meningkatkan pasokan ASI dengan sederhana. Langkah-langkah berikut, apabila dilakukan secara teratur, dapat meningkatkan produksi ASI secara maksimal.
  • Pastikan posisi si Kecil sudah benar

    Si Kecil yang menempel dengan baik akan merangsang produksi ASI dengan lebih efektif, ia pun bisa mendapatkan lebih banyak ASI. Pastikan posisi menyusui Mam sudah benar, jadi posisi si Kecil lebih nyaman saat akan minum susu..

  • Tingkatkan intensitas menyusui

    Peningkatan frekuensi menyusui dan setiap kali Mam memerah ASI akan meningkatkan proses produksi air susu. Biarkan si Kecil menyusu setidaknya setiap dua atau tiga jam di siang hari, atau lebih cepat jika dia memang lapar untuk memaksimalkan produksi ASI berikutnya.

  • Gunakan payudara bergantian saat menyusui

    Berikan ASI pada si Kecil dengan payudara kanan dan kiri secara bergantian, jangan di satu sisi saja. Hal ini bisa mendorong si Kecil yang mengantuk untuk menghisap lebih kencang untuk waktu yang lebih lama sehingga membuat produksi ASI meningkat.

  • Meningkatkan pemberian ASI saat malam hari

    Manfaatkan kadar prolaktin (hormon pembuatan air susu) yang berada dalam kondisi optimal pada sekitar dini hari dengan membangunkan si Kecil setiap tiga sampai empat jam sekali pada malam hari untuk memberi susu, atau lakukan pompa ASI jika si Kecil sedang tidur.

  • Konsumsi asupan penunjang yang membantu memperlancar ASI.

    Untuk membantu merangsang produksi ASI dari dalam tubuh, konsumsi beragam asupan yang bisa membantu meningkatkan produksi ASI. Konsumsi makanan dengan kandungan zat besi bermanfaat dalam pembentukan sel darah merah seperti daging merah, telur, dan makanan yang mengandung protein tinggi lainnya. Selain itu juga perbanyak makanan yang mengandung enzim phytoestrogens yang bermanfaat untuk memproduksi ASI. Enzim ini biasanya terdapat pada sayuran yang berwarna hijau tua, seperti daun katuk, bayam, dan brokoli, serta perbanyak konsumsi air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.


Jika seluruh tips di atas sudah dilakukan namun produksi ASI masih dirasa kurang, maka segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan obat yang dapat membantu stimulasi produksi ASI.
 
Yuk Mam, berikan si Kecil kesehatan yang terbaik dengan mencoba tips di atas secara teratur, serta jangan lupa untuk beristirahat yang cukup serta mengurangi pemicu stress. Ikuti juga berbagai tips kehamilan dan informasi pengasuhan si Kecil yang bermanfaat, dengan berkunjung ke sini.
 
Sumber:
https://www.babycenter.in/a1049926/traditional-remedies-to-increase-breastmilk-supply
https://www.babycenter.in/a1049926/traditional-remedies-to-increase-breastmilk-supply
http://www.mom365.com/baby/breastfeeding/top-10-tips-for-boosting-breast-milk-supply/
Penulis
dr Tirsa Verani Sp OG

Dokter Tirsa Verani K. Oroh, Sp.OG lulus Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya Jakarta dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi atau Kebidanan dan Kandungan Fakultas Kedokteran UI Jakarta. Aktif sebagai Controversies in Obstetrics, Gynecology dan Infertility

Cara Mengasuh

Penyebab Bayi Susah Tidur nyenyak yang Perlu Mam Ketahui

By: Wyeth Nutrition 2019-05-14 02:27:03 (UTC)

Penyebab Bayi Susah Tidur Nyenyak

Bayi baru lahir biasanya susah tidur dengan nyenyak dan terus menerus terbangun. Hal ini dapat membuat Mam juga jadi sulit tidur. Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab kenapa bayi susah tidur pada malam hari. Karena itu, penanganan yang tepat untuk mengatasinya pun bisa berbeda-beda.

Meski lebih sering terjadi pada bayi baru lahir, banyak pula yang “keterusan” susah tidur semalaman sampai lewat usia 6 bulan. Segala cara sudah dilakukan seperti diberi makan atau dibuat agar suhu ruangan tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Namun tetap saja si Kecil terbangun berkali-kali. Kenapa ya?

Faktor yang Membuat Bayi Susah Tidur

Sebelum mengetahui beberapa hal yang bisa menyebabkan bayi susah tidur, Mam juga perlu tahu dulu ciri-ciri gangguan tidur pada si Kecil. Kriteria gangguan tidur pada anak adalah bila si Kecil tidur terlalu malam (lebih dari jam 20.00), terbangun pada malam hari lebih dari tiga kali, dan ketika terbangun si Kecil bisa bangun hingga 30 menit.

Gangguan tidur bisa terjadi hanya sesekali. Jika demikian, Mam dan Pap bisa memeriksa dulu apakah si Kecil lapar atau popoknya terlalu basah, atau apakah ia kepanasan atau kedinginan.

Jika tidak, mungkin si Kecil sedang merasa tidak enak badan atau sedang tumbuh gigi. Bisa juga karena si Kecil terlalu lelah atau terlewat jadwal tidur siang, terlalu terstimulasi, tidak punya rutinitas, atau sedang dalam lompatan pertumbuhan (growth spurt).

Bila gangguan tidur itu sudah lama terjadi, penanganannya harus melalui dokter anak karena dikhawatirkan si Kecil menderita penyakit kronis. Penyakit yang mungkin diderita adalah alergi atau intoleransi pada makanan tertentu sehingga menimbulkan kolik, keseleo, atau gangguan berat seperti ADHD.

Bila si Kecil masih dalam masa ASI eksklusif, sebaiknya evaluasi asupan makanan Mam pada siang hari. Mam bisa mencatat makanan hari itu dan memperhatikan hari-hari saat si Kecil susah tidur.

Banyak bayi yang alergi pada makanan tertentu seperti produk dairy sehingga rewel dan susah tidur semalaman jika siang harinya Mam makan telur atau minum susu. Alergi sangat membuat tidak nyaman karena bisa berefek pada kolik, perut yang terasa tidak nyaman, gatal, perasaan ingin muntah, dan lain sebagainya. Hal-hal tersebut bisa menyebabkan bayi susah tidur.

Keseleo karena kesalahan menggendong juga sangat mungkin membuat bayi tidak nyaman sehingga sulit tidur. Cobalah memanggil pemijat bayi untuk melenturkan otot-otot sehingga si Kecil merasa lebih rileks.

Menangani Bayi yang Susah Tidur

Hingga 6 bulan, bayi biasanya tidur 1 jam sekali. Lewat usia 6 bulan, si Kecil baru bisa terjaga lebih dari 2 jam. Saat balita, si Kecil bisa akan bertahan tidak tidur hingga 4-5 jam. Jika sudah lewat 5 jam, si Kecil biasanya akan langsung rewel karena kelelahan.

Saat menangani bayi susah tidur, penting bagi Mam dan Pap untuk mencatat siklus tidur si Kecil. Ini untuk mengetahui seberapa sering si Kecil susah tidur dan seberapa lama ia terbangun.

Buatlah rutinitas sebelum tidur seperti mandi, pijat bayi, ganti baju dengan piyama, dan mematikan lampu. Perhatikan juga lingkungan tempat tidur si Kecil, misalnya suhu ruangan yang terlalu dingin atau terlalu panas, kelembaban, bising, dan pakaian.

Bayi di atas usia 6 bulan sudah bisa diberi barang yang bisa memberinya rasa nyaman, seperti selimut atau boneka favorit. Mam juga bisa membiasakan dengan memeluknya saat tidur karena detak jantung Mam adalah suara yang sangat akrab dengan si Kecil sejak dalam kandungan dan bisa membuatnya lebih tenang.

Jika masih juga tidak berhasil, jangan ragu untuk mengunjungi dokter anak ya, Mam. Jangan biarkan masalah bayi susah tidur ini berlarut-larut karena dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang si Kecil.
 
Original article:
parentingclub.co.id/smart-consultation/psikolog/bayi-susah-tidur-nyenyak
 
Source:
babycentre.co.uk/a123/how-can-i-get-my-baby-to-sleep-through-the-night
sleepbabylove.com/medical-reasons-baby-wont-sleep/
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Load More
Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top