Kesehatan

Yang Harus Diperhatikan oleh Ibu Hamil dengan Tekanan Darah Tinggi

By: Windi Teguh 2018-01-17 02:40:41 (UTC)
Untuk menjalani proses kehamilan yang sehat dan nyaman, sebaiknya setiap kehamilan perlu untuk direncanakan. Apalagi, bagi Mam yang memiliki riwayat darah tinggi atau hipertensi. Hipertensi adalah saat tekanan darah mencapai 140/90 mmHg atau lebih. Sangat penting untuk mengatasi hal ini sebelum menjalankan program hamil.

Hipertensi sebenarnya umum terjadi selama kehamilan. Namun, bagi Mam yang memang memiliki riwayat hipertensi, sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter sebelum kehamilan karena kondisi ini dapat menyebabkan masalah bagi Mam dan si Kecil saat masih dalam rahim. Sebagian kasus hipertensi saat kehamilan bahkan berpotensi gangguan sangat serius.
Beberapa dampak hipertensi saat kehamilan sebagai berikut:

Menghambat Pertumbuhan Si Kecil

Tekanan darah tinggi menyempitkan pembuluh darah dalam kandungan sehingga si Kecil sangat mungkin kurang mendapatkan oksigen dan nutrisi. Ini akan berakibat pada lambatnya pertumbuhan. Hal ini menyebabkan pertumbuhan si Kecil menjadi lambat dan mengakibatkan berat badan bayi lahir rendah atau kurang dari normal.

Eklampsia (kejang selama kehamilan)

Tekanan darah tinggi disertai adanya kandungan protein dalam urine bisa menyebabkan penyakit lebih serius yaitu eklampsia. Penyakit ini memiliki ciri berbahaya, yaitu kejang otak yang bisa menyebabkan kematian saat kehamilan.

Bayi Lahir Prematur

Kelahiran bayi secara prematur mungkin diperlukan untuk menghindari masalah kesehatan serius, baik bagi Mam maupun si Kecil jika terjadi kasus tekanan darah tinggi parah.

Placental abruption

Ini adalah kondisi plasenta terpisah dari dinding dalam rahim sebelum proses persalinan. Jika hal ini terjadi, plasenta Mam akan rusak. Mam juga akan mengalami pendarahan hebat. Kedua hal ini bisa membahayakan nyawa Mam dan si Kecil.


Atur tekanan darah tinggi sebelum hamil

Untuk mengurangi komplikasi saat kehamilan, hal terbaik yang bisa Mam lakukan adalah mengatur tekanan darah sebelum merencanakan program hamil. Beberapa tips berikut akan membantu Mam mengatur tekanan darah agar tetap terkontrol.

Diet jika kelebihan berat badan

Hipertensi umumnya bisa disebabkan pola makan yang tidak baik dan tidak seimbang. Beberapa makanan yang mengandung banyak lemak dan garam tinggi merupakan salah satu faktor mudahnya Mam mengalami hipertensi. 

Batasi asupan garam 

Berhati-hatilah dengan kandungan sodium tersembunyi. Tekanan darah bisa naik salah satunya karena ketidakseimbangan kadar garam dalam darah. Kelebihan garam dapat menyebabkan hipertensi. Karena itu, hindari makanan tinggi lemak dan tinggi garam dalam asupan nutrisi Mam. Makanan tinggi lemak dan tinggi garam sebaiknya dihindari, apalagi makanan cepat saji. 

Perbanyak konsumsi makanan sehat

Makan sayur dan buah setiap hari. Hal ini untuk membuat Mam kenyang lebih lama dan tidak tergoda mencoba camilan yang bisa meningkatkan tekanan darah. Libatkan setidaknya lima sajian buah dan sayur setiap hari. Mam bisa mengganti-ganti jenis sayur dan buah sesuai kesukaan Mam.

Olahraga rutin

Selain mencegah hipertensi, olahraga rutin juga membuat Mam merasa bugar dan membantu menurunkan berat badan. Jika Mam tidak terbiasa dengan olahraga berat, lakukan yang ringan-ringan saja seperti jogging, berenang, atau berjalan santai.

Jangan lupa pula untuk selalu mengawasi tekanan darah Mam secara rutin dan meminum obat-obatan untuk mengatasi darah tinggi. Konsultasikan dahulu ke dokter jenis obat yang bisa Mam konsumsi sebelum menjalankan program hamil. Jika saat ini Mam memang sudah mengonsumsi obat penurun hipertensi, jangan berhenti atau mengganti kecuali disarankan dokter.

SOURCE
https://www.starthealthystayhealthy.in/getting-pregnant-high-blood-pressure
Penulis
Windi Teguh

Seorang ibu dari dua orang putri yang sehari-harinya bekerja di sebuah bank BUMN. Kini tinggal di Medan dan banyak menulis blog tentang pekerjaannya sebagai seorang bankir, kuliner Medan, lifestyle, dan tentu saja seputar dunia parenting.

Kesehatan

Ini Tanda-tanda Mam Sedang Hamil Anak Kembar

By: Wyeth Nutrition 2018-07-09 00:54:44 (UTC)
Tahukah Mam? Kehamilan kembar terbagi ke dalam dua golongan, kembar identik dan kembar tidak identik (fraternal). Merencanakan bayi kembar dapat dilakukan secara natural atau melalui program bayi tabung (in vitro fertilization atau IVF).
Bayi kembar  identik berasal dari satu buah sel telur yang dibuahi satu sel sperma. Telur yang sudah dibuahi ini kemudian membelah menjadi dua atau lebih, menghasilkan dua atau lebih janin dengan DNA, golongan darah, dan karakteristik fisik serupa. Bayi kembar identik juga berbagi satu plasenta, tapi tumbuh dalam ketuban berbeda. Meski begitu, kembar identik tidak diturunkan dalam keluarga ataupun dipengaruhi usia, etnis, serta umur.
Kembar fraternal berkembang dari dua sel telur dan dua sel sperma yang berbeda. Kedua bayi tidak berbagi plasenta dan biasanya tidak memiliki kemiripan layaknya kembar identik. Angka kejadian kembar fraternal jauh lebih banyak dibandingkan kembar identik.
Nah, bagi Mam yang kini sedang berbadan dua, apakah Mam dapat merasakan berapa jumlah bayi yang berada dalam rahim Mam? Biasanya sih, tidak. Kehamilan kembar umumnya baru dapat diketahui dan dikonfirmasi setelah ibu hamil melakukan pemeriksaan USG pada trimester pertama.
Beberapa tanda penting yang menunjukkan Mam mengandung lebih dari satu bayi:
  • Berat badan naik pesat pada trimester pertama kehamilan
    Biasanya, kenaikan berat badan pada ibu hamil anak kembar lebih tinggi dari rata-rata ibu dengan kehamilan tunggal.
  • Ukuran kandungan tergolong besar bila dicocokkan dengan usia kehamilan
    Hal ini dapat diketahui sejak pemeriksaan pertama. Misalnya, melalui pemeriksaan, dokter mengatakan usia kehamilan Mam memasuki 8 minggu. Namun, secara kasat mata, kehamilan Mam seperti sudah berusia 10-12 minggu. Ketinggian kandungan ibu dengan bayi kembar juga melebihi umumnya, bisa mencapai 48 cm.
  • Kadar HCG naik dengan cepat
    HCG atau Human Chorionic Gonadotrophin menghasilkan telur yang dibuahi. Hormon ini diperlukan untuk menjaga kehamilan sampai plasenta berkembang. Pada kehamilan dengan satu bayi, HCG naik dengan cepat pada minggu pertama kehamilan, dan akan berlipat ganda setiap 2 atau 3 hari. Kadar HCG menjadi lebih tinggi pada kehamilan kembar.
  • Terdengar dua denyut jantung
    Pada akhir trimester pertama, dokter dapat mendeteksi adanya dua denyut jantung yang berbeda menggunakan alat Doppler. Hal ini sekaligus mengonfirmasi terdapat dua janin dalam kandungan Mam.
Perlu Mam ketahui, kehamilan kembar lebih berisiko dibandingkan kehamilan tunggal. Selain itu, kebanyakan kehamilan kembar berujung pada persalinan sesar. Lakukan langkah-langkah aman untuk menjaga kehamilan Mam agar terbebas dari komplikasi seperti preeklampsia, plasenta previa, dan diabetes gestasional. Penuhi juga kebutuhan nutrisi Mam dan janin selama hamil dengan mengonsumsi makanan bergizi.
 
Source:
babycenter.com/0_when-and-how-to-find-out-if-youre-carrying-twins-or-more_3579.bc
nakita.grid.id/read/025024/ini-dia-8-tanda-kehamilan-kembar-yang-bikin-ibu-penasaran
americanpregnancy.org/multiples/symptoms-of-multiple-pregnancy/
hellosehat.com/kehamilan/kesuburan/faktor-yang-mempengaruhi-kehamilan-kembar/
Penulis
Wyeth Nutrition

Wyeth Nutrition mengembangkan produk nutrisi berkualitas premium secara ilmiah untuk melengkapi nutrisi anak-anak. Sebagai pelopor nutrisi, Wyeth Nutrition memiliki misi untuk memberikan asupan dan dukungan nutrisi terbaik untuk kesehatan yang lebih baik. Selama lebih dari 100 tahun, Wyeth Nutrition terus meningkatkan penelitian ilmiah dan uji klinis serta standar keamanan manufaktur kelas dunia untuk memberikan solusi ilmiah dan membantu pertumbuhan anak-anak.

Hubungi Kami
Hubungi Kami Hubungi Kami. Layanan Bebas Pulsa Senin sampai Sabtu (08.00-17.00) 0800 1821 526.
Go to Top